BREAKING NEWS

TANGERANG SELATAN

NASIONAL

TANGERANG RAYA

Wednesday, October 14, 2026

Berikan Bantuan Air Bersih, Wakil Walikota Tangerang Bersama Tirta Benteng Gercep Atasi Kemarau

Berikan Bantuan Air Bersih, Wakil Walikota Tangerang Bersama Tirta Benteng Gercep Atasi Kemarau
Berikan Bantuan Air Bersih, Wakil Walikota Tangerang Bersama Tirta Benteng Gercep Atasi Kemarau

Tangerang Raya, Korantangsel.com- Mengantisipasi dampak musim kemarau dan potensi kekeringan, Jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang bersama Perumda Tirta Benteng Kota Tangerang bergerak cepat menyalurkan bantuan air bersih sekaligus memetakan wilayah terdampak di Kelurahan Kunciran Jaya, Kecamatan Pinang, Selasa (13/10/2026).


Wakil Wali Kota Tangerang, H. Maryono, turut turun langsung ke RT 004/RW 003 untuk memastikan penanganan kebutuhan air bersih berjalan lancar dan kebutuhan warga terpenuhi. Ia juga menginstruksikan jajaran kewilayahan bersama perangkat daerah dan instansi terkait untuk memperkuat koordinasi dalam merespons dampak hidrometeorologi, khususnya kekeringan yang mulai dirasakan masyarakat.


“Dalam menghadapi dampak musim kemarau, yang utama adalah memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi. Karena itu, penanganan harus dilakukan dengan cepat, disertai pemetaan kondisi di lapangan agar langkah yang diambil sesuai dengan kebutuhan warga,” ujar Maryono.


Penanganan dilakukan melalui kolaborasi jajaran kewilayahan dengan Dinas Perumahan, Permukiman dan Pertanahan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Perumda Tirta Benteng serta PMI.


Selain menyalurkan air bersih untuk memenuhi kebutuhan darurat, tim gabungan melakukan pemetaan wilayah terdampak (mapping) dan pendataan kebutuhan teknis. Langkah ini menjadi bagian dari upaya mitigasi agar penanganan tidak hanya berfokus pada kondisi saat ini, tetapi juga mengantisipasi potensi kekeringan berkelanjutan.


Maryono, menjelaskan, terdapat empat titik permukiman di Kelurahan Kunciran Jaya yang menjadi fokus penanganan awal. Distribusi air bersih dilakukan dengan mengisi tandon yang tersedia agar dapat dimanfaatkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.


“Untuk sementara, ada empat titik yang terdampak. Kami melakukan penanganan awal melalui penyaluran air bersih dan pengisian tandon. Kami berharap, bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan warga. Masyarakat juga perlu menggunakan air secara bijak, sementara dinas terkait melakukan pemetaan dan menyiapkan langkah mitigasi lanjutan,” jelasnya.


Adapun empat titik yang menjadi fokus penyaluran air bersih meliputi: RT 004/RW 003, RT 002/RW 002, RT 003/RW 002, dan RT 005/RW 003


Jajaran Pemkot Tangerang, lanjut Maryono, juga senantiasa berkoordinasi dengan lintas sektor dalam menghadapi potensi dampak hidrometeorologi. Pemetaan dan pendataan lapangan menjadi dasar untuk menentukan kebutuhan penanganan, sehingga upaya mitigasi dapat dilakukan secara lebih terarah, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.


Masyarakat yang mengalami kesulitan air bersih diimbau segera melapor melalui RT/RW atau kelurahan setempat agar dapat segera ditangani. Melalui respons cepat dan mitigasi berkelanjutan, Jajaran Pemkot Tangerang berupaya meminimalkan dampak kekeringan serta memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi.


“Yang terpenting bukan hanya seberapa cepat kita merespons, tetapi bagaimana memastikan setiap langkah penanganan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat dan mengurangi risiko ke depan,” tutur Maryono. (Hs)

Tuesday, October 13, 2026

PORPROV di Tangsel, Venue Ada di Kota Tangerang dan Lebak

 

TANGERANG SELATAN, korantangsel.com- Gelaran Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten yang akan dilaksanakan di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) pada November mendatang akan menggunakan sejumlah venue di Kota Tangerang dan Kabupaten Lebak.

Asisten Daerah (Asda) 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Tangerang Selatan Chaerudin menjelaskan, pemilihan venue di daerah lain seperti Kota Tangerang dan Pantai Sawarna Kabupaten Lebak, merupakan hasil kesepakatan bersama dan telah disetujui oleh Pemerintah Provinsi Banten.

Venue di luar wilayah Tangsel didasari oleh pertimbangan ketersediaan fasilitas olahraga spesifik, termasuk venue yang dimiliki Pemkot Tangerang. Termasuk cabang olahraga air yang membutuhkan akses wilayah perairan atau laut yang tidak dimiliki oleh Kota Tangsel.

“Pertimbangannya kan yang kita tidak ada, ada di sana. Karena cabang olahraga air, kita tidak punya laut. Jadi dari provinsi juga sudah menyetujui, dan dari kabupaten/kota lain juga sudah oke,” jelasnya.

Chaerudin mengatakan, seluruh tahapan dan mekanisme persiapan terus berjalan sesuai rencana. Pelaksanaan tahapan mekanisme persiapan PORPROV saat ini tengah berlangsung dengan lancar guna memastikan seluruh sarana dan prasarana siap digunakan.

​”Untuk persiapan alhamdulillah kita tahapan proses mekanismenya sedang berjalan,” ujar Chaerudin saat ditemui usai menghadiri kegiatan Pelantikan Ketua dan Anggota DPRD Kota Tangerang Pergantian Antar Waktu (PAW), Senin 12 Oktober 2026.

​Ia menambahkan, koordinasi antarwilayah berjalan sangat baik dan seluruh pihak telah menyepakati pembagian lokasi pertandingan tersebut. Pemkot Tangsel optimistis dapat menjadi tuan rumah serta peserta yang sukses dalam penyelenggaraan PORPROV Banten mendatang. (Dini)

Tuesday, October 6, 2026

Di Ikuti 13 Negara, 7 Calon Atlet Taekwondo GTI SDN 14 Tangerang Kota Sabet Mendali di Kejuaraan Internasional

 

Di Ikuti 13 Negara, 7 Calon Atlet Taekwondo GTI SDN 14 Tangerang Kota Sabet Mendali di Kejuaraan Internasional
Di Ikuti 13 Negara, 7 Calon Atlet Taekwondo GTI SDN 14 Tangerang Kota Sabet Mendali di Kejuaraan Internasional

Tangerang Raya, Korantangsel.com – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pelajar Kota Tangerang di kancah internasional. Sebanyak 7 calon atlet Taekwondo dari Generasi Taekwondo Indonesia (GTI) perwakilan SDN 14 Kota Tangerang berhasil memborong medali dalam ajang Pugnator International Taekwondo Championship 2026.


Kejuaraan liga internasional tersebut digelar di GOR Indoor Stadium Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Banten, pada 2-4 Oktober 2026 dan diikuti oleh atlet dari 13 negara, di antaranya Filipina, Pakistan, Hong Kong, dan Indonesia sebagai tuan rumah.


Kontingen SDN 14 Kota Tangerang tampil gemilang dengan membawa pulang total 7 medali, dengan rincian 1 medali emas, 4 medali perak, dan 2 medali perunggu. Hebatnya, dari 7 atlet yang diberangkatkan, semuanya berhasil naik podium juara.


Kepala SDN 14 Kota Tangerang, Mintarsih, mengaku sangat bangga dengan capaian anak didiknya.


"Alhamdulillah ya, saya sebagai kepala sekolah SDN 14 ini sangat bangga dengan prestasi-prestasi yang diperoleh siswa-siswa kami. Karena lombanya diikuti oleh 13 negara, alhamdulillah dari perwakilan 7 orang ini semua mendapat juara," ujar Mintarsih.


Ia menambahkan, pihaknya akan terus memberikan dukungan penuh tidak hanya untuk Taekwondo tetapi untuk semua ekskul dan kegiatan positif siswa.


"Saya sangat mensupport dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya. Pesan saya, semoga ini bisa menjadi motivasi buat anak-anak semua untuk mengikuti ekskul Taekwondo ini," katanya. Ia menyebutkan 7 atlet berprestasi tersebut berasal dari kelas 2, 3, 4, 5, dan 6.

Di Ikuti 13 Negara, 7 Calon Atlet Taekwondo GTI SDN 14 Tangerang Kota Sabet Mendali di Kejuaraan Internasional
Raih 1 Emas, 4 Perak, 2 Perunggu di Pugnator Open 2026 Indoor Stadium Kelapa Dua

Sementara itu, Pelatih Generasi Taekwondo Indonesia (GTI) Cabang Kota Tangerang, Sabeum Yuli, menjelaskan timnya turun di dua kategori pertandingan, yakni Kyorugi (pertarungan) dan Poomsae (jurus).


"Bismillahirrahmanirrahim, dari SDN 14 kita membawa 7 atlet dengan dua kategori kyorugi dan poomsae. Alhamdulillah kita dapat meraih 1 emas, 4 perak, dan 2 perunggu di GOR Indoor tanggal 2 sampai 4 Oktober," jelas Sabeum Yuli.


Meski bangga, ia mengaku masih memiliki pekerjaan rumah untuk meningkatkan prestasi atlet ke depan.


"Hasil tersebut cukup membanggakan, tapi masih banyak PR saya untuk atlet-atlet ke depannya karena target kami adalah semuanya bisa dapat medali emas," tegasnya.


Menurutnya, Banten dalam dua tahun terakhir sudah sering menjadi tuan rumah event internasional, sehingga menjadi peluang besar bagi pembibitan atlet-atlet Kota Tangerang.


Sabeum Yuli juga menekankan pentingnya dukungan semua pihak. "Setiap kami sebagai pelatih, klub, maupun sekolah sangat butuh support dari orang tua, baik itu materi, waktu, dan doa," ujarnya.


Salah satu Calon Atlet dari kontingen tersebut adalah Zaskia Nur Azizah, kelas 6 SDN 14 Tangerang Kota, yang meraih medali emas.


"Alhamdulillah, aku senang, bahagia. Seru, ramai, terus banyak teman, bisa ketemu atlet-atlet dari luar juga," ungkap Zaskia dengan polos.


Ia mengaku sempat ragu karena harus menghadapi lawan-lawan tangguh dari luar negeri yang memiliki power dan kemampuan di atas rata-rata.


"Tantangannya itu dari power, terus dari kemampuan kita, sama kayak tantangannya atlet-atlet gitu lawannya. Ada ragu-ragu karena lawannya banyak atlet yang bagus juga," ceritanya.


Namun keraguan itu berhasil ia taklukkan. Kini Zaskia punya mimpi yang lebih besar.


"Harapanku bisa membanggakan orang tua, bisa menjadi atlet PON, terus bisa bikin bangga nama sekolah," tutupnya. (Sansss)

 
Copyright © 2014 RANSEL. Designed by OddThemes