BREAKING NEWS

TANGERANG SELATAN

NASIONAL

TANGERANG RAYA

Monday, February 2, 2026

Beredar Pamflet Kesejahteraan Jaksa, Berikut Catatan Kinerja Jaksa Untuk Negarak

 

Beredar Pamflet Kesejahteraan Jaksa, Berikut Catatan Kinerja Jaksa Untuk Negara

NASIONAL, Korantangsel.com-  Api membara menjadi latar. Barisan jaksa berdiri tegak, seragam cokelat tersusun rapi, tatapan lurus tanpa kompromi. Di tangan mereka, selembar tuntutan. Sebuah pamflet beredar di ruang publik dan media sosial“Menuntut Kesejahteraan Jaksa & Pegawai Kejaksaan RI.”

Pamflet itu bukan sekadar visual. Ia adalah simbol. Simbol dari kegelisahan panjang aparatur penegak hukum yang selama bertahun-tahun bekerja dalam senyap, di balik tumpukan berkas perkara dan angka-angka kerugian negara yang nyaris tak terbayangkan.

Narasi yang dibangun pamflet tersebut diperkuat dengan capaian strategis Kejaksaan. Namun lebih dari itu, fakta-fakta penanganan perkara tindak pidana korupsi oleh Kejaksaan Agung sepanjang 2020 hingga 2025 sesungguhnya telah berbicara lantang bahkan tanpa pamflet sekalipun.

Dalam kurun waktu tersebut, Kejaksaan Agung melalui penanganan perkara korupsi strategis telah berperan besar dalam mengembalikan dan memulihkan kerugian keuangan negara dalam skala triliunan rupiah. Beberapa di antaranya menjadi tonggak penting sejarah penegakan hukum nasional.

Kasus korupsi PT Jiwasraya misalnya, mencatat kerugian negara sekitar Rp16 triliun. Disusul perkara PT Asabri dengan nilai kerugian mencapai Rp22 triliun. Dua perkara besar di sektor keuangan negara yang membuka mata publik tentang rapuhnya tata kelola dana publik, sekaligus memperlihatkan kapasitas Kejaksaan dalam membongkar kejahatan sistemik.

Lebih jauh, perkara PT Duta Palma Group menjadi salah satu kasus korupsi sumber daya alam terbesar, dengan estimasi kerugian negara mencapai Rp78 triliun. Belum termasuk perkara tata kelola timah, yang mencatatkan potensi kerugian negara fantastis hingga Rp300 triliun, menjadikannya salah satu perkara korupsi terbesar dalam sejarah Indonesia.

Kejaksaan juga menangani perkara strategis lain yang berdampak langsung pada hajat hidup masyarakat, seperti korupsi minyak goreng/CPO dengan kerugian sekitar Rp4 triliun, Krakatau Steel senilai Rp6,9 triliun, serta kasus BTS Kementerian Kominfo dengan kerugian negara sekitar Rp10 triliun.

Belum lagi perkara korupsi impor garam, impor gula, hingga pengadaan Chromebook di sektor pendidikan. kasus-kasus yang mungkin tak selalu bernilai ratusan triliun, tetapi berdampak langsung pada keadilan sosial dan kualitas layanan publik.

Beredar Pamflet Kesejahteraan Jaksa, Berikut Catatan Kinerja Jaksa Untuk Negara


Tentu, sebagai institusi penegak hukum, Kejaksaan harus tetap menjaga marwah dan kepercayaan publik. Aspirasi kesejahteraan idealnya disalurkan melalui mekanisme yang elegan dan institusional. Namun kemunculan pamflet ini seolah menandai bahwa ada suara-suara dari dalam yang merasa belum sepenuhnya didengar.

Pamflet tersebut akhirnya menjadi lebih dari sekadar alat komunikasi. Ia adalah pengingat sunyi bahwa di balik triliunan rupiah yang berhasil diselamatkan untuk negara, ada aparatur yang berharap negara juga hadir secara adil bagi mereka.

Dan pada akhirnya, pertanyaannya kembali pada negara, mampukah memberi kesejahteraan yang sepadan kepada mereka yang berdiri paling depan menjaga hukum dan keuangan republik ini? Lensa.Today /Ss)

Sunday, February 1, 2026

Penuhi Undangan Klarifikasi Polsek Neglasari, Epa Emilia : Saya Tidak Melakukan Apa Yang di Tuduhkan

Penuhi Undangan Klarifikasi Polsek Neglasari, Epa Emilia : Saya Tidak Melakukan Apa Yang di Tuduhkan


Tangerang Raya, Korantangsel.com - Diduga di tuduh dan dilaporkan atas dugaan penganiayaan. Terlapor, Epa Emilia, telah memenuhi undangan klarifikasi Polsek Neglasari, Polres Metro Tangerang Kota terkait laporan yang dibuat oleh Pabuadi. 


Kedatangan Epa Emilia, ini merupakan tindak lanjut dari laporan yang dibuat oleh Pabuadi yang diketahui sebagai mantan orang kepercayaan Epa Emilia, pada beberapa waktu lalu. Dalam klarifikasi tersebut, Epa Emilia, memberikan keterangan terkait tuduhan yang dilaporkannya.


 "Beberapa waktu lalu saya hadir (Kepolsek Neglasari-red) untuk memberikan klarifikasi dan membuktikan bahwa saya tidak bersalah. Secara terpisah dan diwaktu yang berbeda beberapa saksi juga sudah hadir dan memberikan keterangan. Bukan tanpa dasar, saya juga mencantumkan dan memperlihatkan sejumlah bukti yang berbeda dari keterangan Terlapor ya," hal tersebut seperti yang diucapkan oleh Epa Emilia saat dijumpai oleh tim Himpunan Wartawan Tangerang (Hiwata) pada Sabtu (31/1/2026).


Lebih lanjut, dirinya menceritakan terkait tuduhan yang dilaporkan terhadap dirinya tersebut.


"Padahal saya sudah sangat percaya banget sama dia, tapi kenapa malah ada hal seperti ini. Saya sebagai wanita juga mikir dan tidak mungkin juga berani melakukan hal yang di laporkan tersebut (Penganiayaan sesuai pasal 351 yang tertuang dalam isi surat laporan-red). Bukan maksud saya merendahkan atau menjelekan seseorang tetapi ini memang jauh berbeda dari faktanya," ujar Epa Emilia, seorang perempuan yang diketahui sangat ramah dilingkungan dan penyayang terhadap kucing.


"Di saat kejadian yang dilaporkan tersebut saya sedang tidak berada di rumah dan sedang beraktivitas dengan bannyak kesibukan, seperti waktu itu saya sedang ke bengkel untuk memperbaiki kaca mobil saya, itupun saya ada bukti baik itu kwitansi, bahkan ada juga yang mendampingi saya (beberapa orang yang juga di jadikan saksi atas kasus tersebut-red), bukan hanya itu saja, itu kan ada beberapa waktu juga yang disebutkan, di hari yang sama saya juga melakukan beberapa aktivitas lainnya, dan ada buktinya termasuk dokumentasi karenakan saya juga aktif ya disosial media," tambahnya. 


Epa Emilia sendiri juga menyatakan bahwa ia siap menghadapi proses hukum yang sedang berjalan dan membuktikan bahwa ia tidak bersalah.  "Saya tidak melakukan apa yang dituduhkan kepada saya, Saya siap menghadapi proses hukum dan membuktikan kebenaran. Apalagi selama dia sama saya, semuanya sudah saya kasih baik itu materi maupun immateri. ini saja dengan saya yang sudah sangat dekat dan percaya sama dia, apalagi orang lain nantinya, jujur saya sangat kecewa, semoga tidak ada orang lainn lagi yang dikecewakan di kemudian hari," pungkasnya.


Atas adanya hal ini, pihak kepolisian diharapkan dapat secara profesional dan dapat memberikan keadilan atas kasus ini. (Hiwata/s)

Saturday, January 31, 2026

HUT ke-46, RS Melati Kota Tangerang Launching Logo Baru

 

Korantangsel.com- Direktur Rumah Sakit Melati Kota Tangerang dr. Bagus Nugroho, MARS, secara resmi meluncurkan logo dan tema RS Melati sebagai simbol transformasi dan komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kota Tangerang, tepatnya di Ballroom Novotel Hotel, (30/1/26).

Ia menjelaskan, logo RS Melati yang baru menandakan bahwa ini sebuah refleksi semangat pembaruan dengan desain yang lebih fresh, modern dan elegan, namun tetap menjunjung nilai-nilai inti. Yaitu, Bunga Melati yang melambangkan kesucian dan ketulusan, tiga kelopak simetris yang menggambarkan pertumbuhan dan harapan, serta warna hijau yang menandakan kesegaran dan kehidupan baru.

Ia berharap, dengan wajah baru ini, RS Melati berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan kesehatan yang professional, berkualitas dan berkelanjutan menjadi mitra terpercaya dalam menjaga kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.


“Mengusung tema “Road To Exellence”, RS Melati akan terus bergerak dan berinovasi dalam meraih visi bersama,” katanya.

Wakil Wali Kota Tangerang Maryono Hasan menegaskan, bahwa peran penting rumah sakit swasta sebagai mitra pemerintah daerah dalam memperkuat layanan kesehatan masyarakat. Selain itu, kehadiran RS Melati selama puluhan tahun ini, menunjukkan komitmen jangka panjang dalam memberikan pelayanan kesehatan yang berkelanjutan dan dekat dengan masyarakat.

“Melalui momentum HUT ini, RS Melati terus berinovasi serta menjaga profesionalisme dalam memberikan pelayanan kesehatan yang bermutu, aman, berempati dan bersama-sama mewujudkan masyarakat yang semakin sehat,” tutupnya. (Dini)

 

 
Copyright © 2014 RANSEL. Designed by OddThemes