NASIONAL, korantangsel.com - (Kota Tangerang) Bulan Ramadhan memiliki keistimewaan luar biasa sebagai bulan suci penuh berkah, di mana Al-Qur'an diturunkan (Syahrul Qur'an) dan pintu surga dibuka sedangkan pintu neraka ditutup. Ramadhan menjadi momentum penghapusan dosa, pelipatgandaan pahala ibadah, terdapat malam Lailatul Qadar yang lebih baik dari seribu bulan, serta bulan yang mustajab untuk berdoa
Iinisiatif yang
dilakukan Rumah Bocil Pojok Nusantara, Kenanga Cipondoh Kota Tangerang, dengan
menyelenggarakan Semarak Ramadhan 1447 H.
Acara ini
digelar selama sepekan, melibatkan anak-anak dari prasekolah hingga sekolah
dasar (SD), madrasah ibtidaiyah (MI), santri di Taman Pendidikan Alquran (TPQ),
dan masyarakat sekitar. Acara ini juga untuk merayakan ulang tahun ke-33 Kota
Tangerang
Ketua Panitia
Semarak Ramadan Rumah Bocil Pojok Nusantara, Ustadzah Ernawati, mengatakan
bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kecintaan terhadap Alquran pada
anak-anak dan membina karakter religius sejak usia dini melalui kegiatan
edukatif dan menyenangkan.
"TPQ
adalah tempat pertama bagi banyak anak untuk belajar tentang Alquran. Dari
tempat sederhana ini, anak-anak belajar membaca, menghafal, dan memahami
nilai-nilai moral dan kebersamaan," kata Ustadzah Ernawati (8/9).
Rangkaian
kegiatan Semarak Ramadan meliputi beberapa lomba bertema Islami, seperti lomba
hafalan Alquran untuk Juz 30, lomba azan, cerdas cermat Islami, dan lomba
mewarnai. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan diri dan
kreativitas anak-anak.
Selain
perlombaan, Rumah Bocil Pojok Nusantara juga menyalurkan bantuan santunan untuk
anak yatim, ojol dan kurir sebagai ikhtiar sosial untuk membantu meringankan
saudara saudara yang membutuhkan.
Panitia juga
menyelenggarakan Bazar Ramadhan, yang melibatkan orang tua siswa dan masyarakat
sekitar. Bazar ini diharapkan dapat menciptakan ruang kebersamaan dan dukungan
untuk kegiatan pendidikan Alquran di lingkungan TPQ.
Ustadzah
Ernawati, sangat berharap kepada generasi muda Kota Tangerang ini tidak hanya
belajar membaca Al-Quran tetapi juga dibimbing untuk mengembangkan akhlak yang
baik, disiplin, dan kepedulian terhadap sesama.
Panitia
berharap Ramadan akan memberikan ruang bagi kolaborasi antara masyarakat,
lembaga pendidikan, dermawan dan pemerintah untuk memperkuat syiar Alquran
melalui TPQ.
Kegiatan ini
menjadi bentuk kepedulian sosial terhadap masyarakat yang membutuhkan,
sekaligus memperkuat semangat berbagi di bulan Ramadan. Menurut panitia,
kegiatan santunan tersebut merupakan ikhtiar untuk meringankan beban masyarakat
sekaligus mempererat solidaritas sosial di lingkungan sekitar.
Semarak Ramadan
2026, Rumah Bocil Pojok Nusantara berharap dapat terus menanamkan nilai-nilai
keislaman, kebersamaan, dan kepedulian sosial kepada generasi muda sejak usia
dini. (Dini)



