BREAKING NEWS

Friday, February 7, 2020

PEMKAB TANGERANG AJUKAN HARGA AIR TINGGI, ARIEF TIDAK HADIR TUKAR HIBAH ASSET


TANGERANG , Korantangsel.com – Jawaban Walikota Tangerang Arief R. Wismansyah masih ada pembahasan yang belum selesai dengan Kabupaten Tangerang yang akan Pemkot tuntaskan.

Seperti asset PDAM TKR dengan PDAM Tirta Benteng, Pemkab Tangerang menginginkan penyerahannya 3 tahun kemudian ke Pemkot Tangerang. ”Nah kami Pemkot Tangerang minta sekalian aja sekarang. Tapi dikerjasamakan jadi kami tidak kehilangan pelanggan,” tegas Arief usai  Press Conference di Plaza Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Kamis (6/2).

Menurutnya, untuk dari sisi harga, Pemkab Tangerang mengacu ke Permen PU dengan harga cukup tinggi Rp.3.750. Sedangkan Pemkot minta ke Pemda dengan harga negosiasi.

Arief mencontohkan, Pemkot Tangerang melalui PDAM Tb Kota Tangerang beli air bersih ke PT. Moya Indonesia termasuk jaringan dengan harga Rp3.100.

Nah, kalau Pemkot menyepakati dengan cas harga PDAM TKR Kabupaten Tangerang dengan harga Rp.3.750 kira-kira mau dijual ke masyarakat berapa, itu kan jadi beban masyarakat Kota Tangerang.

”Nah maka beberapa poin yang belum tuntas yang kami mohon mudah-mudahan Kabupaten Tangerang memberikan ruang untuk bisa mencari jalan keluar bersama, karena kami juga kan sama-sama pemerintah,” jelasnya.

Saat ini asset Kabupaten Tangerang yang berada di Kota Tangerang. Arief mengaku sebenarnya Pemkot perlu tidak perlu dengan asset tersebut. Hanya saja asset tersebut berada di wilayah Kota Tangerang dari pada asset tersebut tidak dimanfaatkan Pemkot bakal memanfaatkan.

Sekedar diketahui untuk masyarakat Kota Tangerang dan Kabupaten Tangerang saling menghibahkan asset. Pemkot Tangerang memiliki lahan seluas 10 hektare di Jatiwaringin Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang,ada 2 lahan Pemkot yang sudah dipakai IPA PDAM TKR Kabupaten Tangerang.


(Korantangsel.com,jon/gun)

Share this:

 
Copyright © 2014 RANSEL. Designed by OddThemes