RANSEL
Headlines News :

BERITA TERKINI

TUMBUHKAN SEMANGAT JUANG PAHLAWAN, PDIP AJAK FKUB DAN VETERAN TEBAR BUNGA DI TMP TARUNA

Written By korantangsel.com on Saturday, August 17, 2019 | 9:19 PM


 TANGERANG RAYA,korantangsel.com-Hari Kemerdekaan Indonesia selayaknya dimaknai sebagai pengingat perjuangan pahlawan oleh para generasi muda. Untuk mengingat dan menumbuhkan perjuangan itu, DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan mengajak Forum Kerukunan Umat Beragama dan Veteran tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Taruna, Tangerang, Sabtu (17/8/2019).

 Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kota Tangerang, Gatot Wibowo mengatakan ritual pengibaran bendera dan upcara kemerdekaan memiliki nilai luhur,  sekaligus peringatan untuk senantiasa menghargai perjuangan pahlawan dalam merebut kemerdekaan.

"Semoga kita mendapat api semangat kemerdekaan dari para pahlawan pejuang kemerdekaan," katanya kepada awak media saat acara tabur bunga.


Tak hanya itu, Gatot menambahkan, perayaan kemerdekaan juga merupakan pemersatu ke Bhinekaan bangsa. Ini membuktikan bahwa Kota Tangerang adalah kota yang heterogen, bisa rukun bersama, guyub bersama, walaupun ada perbedaan pandangan.

Sementara, Ketua Komite Nasional Pemuda Indoensia (KNPI) Kota Tangerang, Uis Adi Darmawan menuturkan, seyogyanya generasi muda mengaktualisasikan diri dengan ide dan aktifitas positif, dan itu senada dengan pesan perayaan Kemerdekaan Indonesia ke-74, yakni 'SDM Unggul, Indonesia Maju'.

"Jauhi narkoba, dan selalu berpikiran positif untuk mengisi kemerdekaan Indonesia," tukasnya.

(korantangsel.com,dens)

YUK, MELIPIR KE FKS 2019. RAGAM KULINER DARI BUMI ANDALAS ADA DISINI


KULINER,korantangsel.com- Festival Kuliner Serpong yang sudah menjadi agenda tahunan Summarecon Mall Serpong, untuk ke sembilan kalinya kembali digelar, tepatnya di area Parkir Selatan SMS, Rabu (14/8/2019).


Plataran parkir selatan Summarecon Mall Serpong ini berhasil disulap dengan sentuhan kebudayaan dari Pulau Sumatera. Suasana Bumi Andalas pun semakin kental dengan kehadiran replika jam gadang dari Kota Padang, desain etnik dari masing-masing kedai dan panggung utama.


Tak ketinggalan, sambil menemani santap makan pengunjung, Anda akan dihibur oleh penampilan khas Sumatera mulai dari alunan musik khas Melayu oleh Harmoni Deli, merdunya musik khas Minang oleh Alkawi Musik, musik tradisional oleh Senandung Orquesta, dan musik khas Batak oleh Trio Batak RNB.

Center Director Summarecon Mall Serpong, Willy Effendy mengatakan perhelatan akbar kuliner Bumi Andalas ini, menyuguhkan beragam cita rasa yang khas dari kota Aceh,Padang, Medan, Palembang hingga Lampung.


Lanjut Willy, sebut saja seperti Pempek Beringin asli Palembang, Keripik Balado Christine Hakim, Nasi Kapau Bukit Tinggi yang menyediakan beragam menu, Mie Belitung ATEP yang berisi kentang, tahu dan kuah kental yang terbuat dari rempah-rempah, Sate Padang Pariaman, Soto Medan, Bihun Kari Medan, BPK Sinabung, Ayam Atjeh, Bakmi Bangka Asoka 57, Es Durian Iko Gantinyo, dan aneka keripik pisang Yen-Yen Lampung.

"Ada sekitar puluhan tenan makanan dari daerah lain, jadi Anda bisa berwisata kuliner dari berbagai daerah lainnya," katanya.


Willy menambahkan, untuk Anda yang ingin mencicipi kuliner Bumi Andalas di FKS, cukup menukarkan uang menjadi kartu makan berisi saldo yang bisa digunakan di setiap tenan, dan Anda pun bisa menikmati ragam sajian kuliner Andalas di FKS.

(korantangsel.com,dini/foto dens)


PER 15 AGUSTUS, TERMINAL 1C BANDARA SOETTA SEMENTARA TIDAK BEROPERASI

Written By korantangsel.com on Tuesday, August 13, 2019 | 9:32 PM



NASIONAL,korantangsel.com- Per tanggal 15 Agustus mendatang, PT Angkasa Pura II (Persero) akan melaksanakan revitalisasi Terminal 1C Bandara Internasional Soekarno-Hatta mulai Kamis 15 Agustus mendatang. Pengembangan Terminal 1 dilakukan secara bertahap yang dimulai dari Terminal 1C, menyusul kemudian 1B dan 1A.  Selama dilakukan penataan, Terminal 1C tidak dapat dioperasikan untuk sementara waktu.

Senior Manager of Branch Communication and Legal Bandara Internasional Soekarno Hatta, Febri Toga Simatupang mengatakan, revitalisasi ini dilakukan untuk meningkatkan pelayanan dan kapasitas jumlah penumpang dua kali lipat dari yang ada saat ini. Khusus di Terminal 1, nantinya terminal ini akan memiliki kapasitas 18 Juta dari sebelumnya 9 Juta penumpang per tahun.


"Terminal 1 sejak pertama kali di operasikan pada tahun 1985 hingga saat ini, belum pernah dilakukan revitalisasi," kata Febri.


Lanjut Febri, berdasarkan data yang didapat, kapasitas penumpang tahun 2018 di Bandara Soekarno-Hatta sudah mencapai 67 juta orang, sedangkan kapasitasnya hanya 43 juta orang.  Tentunya, kondisi ini dinilai kurang memadai untuk melayani jumlah penumpang yang terus bertambah. Selain itu, gagasan untuk melakukan peremajaan ini, dilakukan untuk mengimplementasikan dari perkembangan dunia teknologi. Pasalnya, ke depan akan diberlakukan layanan berbasis digital. Seperti digital lounge, fasilitas game station, digital wayfinding, dan smart baggage akan tersedia di terminal ini.

Mengenai desain, tambah Febri, revitalisasi Terminal 1 akan tetap mempertahankan desain awal.  Proyek yang diagendakan selesai pada 360 hari ini, akan memperluas central corridor area, connecting boarding lounge area, check-in counter area dan sebagainya.

“Maskapai yang berada di Terminal 1C saat ini Citilink, Trigana Air dan Airfast Indonesia akan berpindah operasional pada 15 Agustus 2019.  Khusus maskapai Citilink akan pindah ke Terminal 2 domestik. Sedangkan  Trigana dan Airfast bergeser ke Terminal 1B,” jelas Febri.


Berdasarkan informasi, rencananya tak hanya Terminal 1 saja, Terminal 2 pun secara bertahap akan dilakukan revitalisasi. Sehingga kedepan secara keseluruhan total akan menampung 75 Juta penumpang per tahun. Dan proyek revitalisasi ini, akan terintegrasi dengan sejumlah proyek pengembangan Bandara Internasional Soekarno-Hatta lainnya. Seperti proyek pembangunan integrated building, dan peningkatan aksesibilitas yang nantinya akan menjadikan Bandara Soekarno-Hatta sebagai salah satu bandara terbaik di dunia.

(korantangsel.com,dens)

GRAND SOLL MARINA HOTEL AJAK HIDUP SEHAT DENGAN DONOR DARAH



TANGERANG RAYA,korantangsel.com- Banyak cara yang dilakukan seseorang untuk menjalankan hidup sehat. Salah satunya dengan cara donor darah yang dilakukan oleh Hotel Grandsoll Marina yang bekerjasama dengan PMI Kota Tangerang, Donor darah yang diikuti oleh diikuti puluhan karyawan ini, mengusung tema 'Jadilah Pahlawan Dengan Mendonorkan Darah Kita' tepatnya di Jatiuwung, Kota Tangerang, Selasa (13/8/2019).

General Manager Grand Soll Marina Hotel, Tawinna mengatakan, tak hanya donor darah, pemeriksaan mata gratis, pemeriksaan body mass index dan pemeriksaan gula darah pun diadakan di hotel ini. "Kita ingin mensosialisasikan gerakan donor darah sebagai gaya hidup yang baik ke kalangan masyarakat luas," kata Tawinna.


Sementara itu, Sekretaris Kecamatan Jatiuwung Maulana A. Damanik. menuturkan, bahwa donor darah selain memiliki sisi kepedulian antar sesama juga memberikan manfaat kesehatan bagi tubuh manusia. Oleh karena itu, pihaknya kedepan mendorong dan mengajak masyarakat melalui berbagai kegiatan yang ada untuk aktif mendonorkan darahnya.

"Kita akan sandingkan kegiatan kampung-kampung dengan PMI, agar nantinya lebih banyak peminat pendonor. Sehingga dapat membantu masyarakat yang membutuhkan," ujar Maulana kepada awak media di lokasi acara.

Humas PMI Kota Tangerang, Ade Kurniawan menjelaskan pihaknya mendukung acara positif ini, sejumlah personil PMI telah ditugaskan ke lokasi acara.

"Kami apresiasi kegiatan positif ini, selain sebagai sosialisasi gaya hidup sehat berdonor darah juga menjadi bukti keaktifan masyarakat dalam membantu sesama, terutama yang membutuhkan darah," tandasnya.

(korantangsel.com,dens)

LEMBAGA PEMASYARAKATAN PEREMPUAN 2A TANGERANG BAGIKAN PULUHAN HEWAN KURBAN

Written By korantangsel.com on Monday, August 12, 2019 | 12:02 PM


TANGERANG RAYA,korantangsel.com- Pemandangan menarik saat melihat perayaan Idul Adha 1440 Hijriah di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas 2A Tangerang. Pasalnya, perayaan yang identik dengan pemotongan hewan kurban dan biasa dilakukan oleh pria ini, tak dilakukan oleh pria melainkan wanita.

"Hampir semua kegiatan di Hari Idul Adha, mulai mengolah, menguliti, memilah dan membagikan hewan kurban ke warga sekitar perempuan yang lakukan," kata Kepala Lapas Perempuan 2A Tangerang, Herlin Candrawati.

Herlin menambahkan, tradisi mengolah makanan bukan barang biasa bagi warga binaan. Pasalnya, momen tahunan ini jadi ajang perekat persaudaraan antar warga binaan.

Tahun ini, Herlin mengaku sebanyak 5 sapi dan 15 kambing akan dibagikan kepada fakir miskin, warga setempat dan warga binaan untuk dijadikan olahan makanan.

‌"Sebagian besar pasti kita serahkan ke fakir miskin, sebagian ke sekitar sini, termasuk yang mengangkut sampah, kemudian masyarakat sekitar. Kalau ada lebihnya sedikit paling kita buat sop untuk seluruh warga binaan," tambah Herlin, Minggu (11/8/2019).

Sementara itu, warga binaan LPP Kelas 2A, Maria mengungkapkan kegiatan ini sudah menjadi hal biasa.

‌"Sudah biasa kita mas olah hewan kurban, senang lah bisa terlibat. Di bawa asyik aja bareng-bareng gini,"katanya sambil mencincang daging.

(korantangsel.com,dens)

KOTRET HADIRKAN BINGKAI PERSATUAN DI MUSIUM JUANG

Written By korantangsel.com on Sunday, August 11, 2019 | 5:27 PM


TANGERANG RAYA,korantangsel.com- Bertepatan dengan Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) ke-74, Komunitas Taman Potret (Kotret) menggelar pameran fotografi mulai 10 Agustus hingga 18 Agustus tepatnya di Musium Juang TMP Taruna, Kota Tangerang, Sabtu (10/8/2019).

‌Kepala Bagian Humas Pemerintah Kota Tangerang, Achmad Ricky Fauzan mengatakan pameran foto ini merupakan ruang bagi para pewarta foto dan masyarakat umum untuk menampilkan karya fotografinya.

‌"Kami sangat mendukung penuh pameran fotografi ini, karena menjadi wadah untuk bisa menyebarluaskan karya-karyanya," katanya.

‌Ricky mengungkapkan rasa bangganya terhadap pewarta foto maupun masyarakat umum Kota Tangerang, yang tergabung dalam pameran foto tersebut.

‌Melalui pameran ini, lanjut Ricky, dapat meningkatkan kunjungan wisatawan lokal maupun mancanegara di Kota Tangerang.

‌"Pameran ini selaras dengan program Tangerang LIVE yang salah satunya adalah _visitable_ (kota layak dikunjungi)," ucapnya.

‌Ketua Kotret, Adrianto mengungkapkan
‌pameran foto ini menampilkan 43 foto termasuk 5 arsip foto Palang Merah Indonesia (PMI) yang mencerminkan bingkai persatuan, 15 foto pameris, pewarta dan masyarakat umum.

"Pameran bertajuk "Bingkai Persatuan" ini merupakan pameran ketiga yang digelar, dengan tujuan memberikan edukasi kepada masyarakat untuk memahami dunia fotografi," tuturnya.


‌Sementara itu, Kasie Pembinaan LPKA Kelas I Tangerang, Heti Hartati yang turut hadir dalam pembukaan mengucapkan terimakasih kepada panitia penyelenggara pameran karena telah melibatkan anak-anak binaannya untuk tampil bermusik.

‌"Semoga ke depan masih ada kegiatan-kegiayan lain yang dapat melibatkan anak-anak kami sehingga mereka bisa bermasyarakat," ucapnya.

‌Ketua Pelaksana Pameran Foto Bingkai Persatuan Dennys Suprihatin menjelaskan pameran foto digelar untuk menyambut HUT RI ke-74 tahun.


‌‌Ia juga ingin memulihkan kondisi persatuan Indonesia setelah panasnya pagelaran Pemilu 2019. Selain itu, pameran ini dapat menghidupkan cagar budaya di Kota Tangerang, yaitu Gedung Museum Juang TMP Taruna.

‌"Kami berupaya mendukung sektor pariwisata sekaligus menghidupkan cagar budaya di Kota Tangerang," pungkasnya.

(korantangsel.com,dens)

DUKUNG PAMERAN FOTO. WALI KOTA TANGERANG : INILAH WAJAH KOTA TANGERANG


TANGERANG RAYA,korantangsel.com- Usai menunaikan salat Idul Adha 1440 Hijriah, Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah dan Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin menyambangi pameran foto yang digelar oleh Komunitas Taman Potret (Kotret), tepatnya di Museum Juang Taman Makam Pahlawan (TMP) Taruna, Minggu (11/8/2019).

Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah mengatakan, melalui foto masyarakat bisa mengetahui dan memberikan visual mengenai kehidupan masyarakat, serta wajah Kota Tangerang.

Arief menambahkan, pameran ini bisa menginspirasi jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang, untuk terus menjaga harmonisasi masyarakat di wilayah ini.


"Melalui lensa kamera komunitas potret melalui ini, dapat mengguggah hati dan kesadaran masyarakat terhadap persaudaraan dan kesatuan yang indah.
 Sehingga kita harus jaga dan lestarikan," katanya.

‌Arief menilai, pameran yang berada di Musium Juang ini sangat tepat. Karena disini berisi foto-foto sejarah itu, dan bisa menarik minat masyarakat untuk datang ke tempat ini.

(korantangsel.com,dens)

 
Support : Editor Website
Copyright © 2011. RANSEL - All Rights Reserved
www.korantangsel.comBeranda|Info Iklan

INFORMASI SEPUTAR KOTA TANGERANG SELATAN DAN SEKITARNYA