RANSEL
Headlines News :

BERITA TERKINI

LAGI ARUS MUDIK BALIK, BENAR GAK ANIES BERLIBUR KE BALI BERSAMA KELUARGA?

Written By redaksi2 Ktangsel on Thursday, June 21, 2018 | 10:05 PM


Nasional,korantangsel.com- (Jakarta) Momen cuti Hari Raya Idul Fitri 1439 H banyak dimanfaatkan untuk berlibur ke tempat wisata , maupun ke kampung halaman, Hal yang sama juga dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan keluarga berlibur ke bali di waktu arus balik lebaran.

Namun liburan keluarga Gubernur DKI Jakarta tersebut mendapat cibiran dari warganet, sebab momentum waktu dan pemilihan tempat berlibur yang dianggap tak konsisten dengan perjuangannya.

Dalam akun facebook Muhammad Jaya memberikan status pernyataan “pada sok sucikah”. Dirinya melansir situs https://justpaste.it/anismunafik yang memuat informasi dengan membeberkan dua buah foto Gubernur Anies bersama istri dan ketiga anaknya berfoto bersama, dengan caption foto: “Sekarang arus balik kita piknik ke Bali”. Dan pada foto lainnya tertera tulisan: “Indahnya Laut Pantai Pandawa Bali”.

Dalam situs tersebut bahkan terlintas cibiran, lantaran waktu liburan dilaksanakan bersamaan dengan arus balik mudik lebaran. Meski tak menginformasikan waktunya, pernyataan Muhammad Jaya yang dibuat pada Rabu (20/06/2018) sore menandakan liburan berlangsung pada hari tersebut. Sebab, dalam akun twitter @aniesbaswedan sendiri pada Selasa (19/06/2018), mencantumkan foto dan ungkapan selamat bertemu dengan Wali Kota Seoul, Korea Selatan yang baru terpilih, Park Won-soon.

“Congratulations, Mayor Won Soon Park on winning re-election. It’s been an honor to have you not only as a key partner, but also a personal friend. We’re looking forward on further collaborations and closer bond between our cities. Warmest regards from the people of @dkijakarta,” tulis Anies.
Sementara justpaste.id membeberkan kekesalan liburan Gubernur Anies dirasa tak menyerap aspirasi rakyat bawah yang sedianya merasa perlunya kehadiran sang gubernur di tengah arus balik mudik yang diperkirakan membludak ke sekitar Ibukota Jakarta. Bahkan, pemilihan Bali sebagai tempat persinggahannya dianggap tak mencerminkan perjuangannya yang menghadirkan kesusilaan Islami.

“Bukan hanya itu aja hai kaum Intelektual, saat ini kota Jakarta menjadi perhatian seluruh Indonesia karena Arus mudik dan Arus Balik Lebaran 2018 berpusat dari Ibukota Indonesia ini ehhh, Si Pelayan Masyarakat ini malah Liburan Ke BALI…Mana…Katanya SYARIAT, dia malah SURVEI ke KOTA BALI dan GAK PERDULI MA JAKARTA ???,” begitu tertulis dalam laman  https://justpaste.it/anismunafik.

Sayangnya, hingga berita ini diturunkan belum ada konfirmasi atau sanggahan yang jelas dan terperinci dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Anies terkenal anti dunia malam atau diskotik. Sementara dirinya berlibur di provinsi atau daerah yang sarat dengan tempat dunia malam.

(korantangsel.com, jon)


ARUS BALIK MENURUN,KAKORLANTAS SIAPKAN REKAYASA LALIN HINGGA JAKARTA

Written By redaksi2 Ktangsel on Wednesday, June 20, 2018 | 10:03 PM


Nasional,korantangsel.com- (Jakarta)Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol Royke Lumowa berkoordinasi dengan Jasa Marga terkait evaluasi penanganan rekayasa arus balik, di Pos Cikarang Utama, Rabu (20/6).
.
"Rapat ini untuk mencari yang terbaik, menambah yang positif dan memperkecil pengaruh negatif dalam penanganan arus balik," terang Kakorlantas.

Kakorlantas mengatakan bahwa sebagai pelayan masyarakat, baik pengguna jalan tol maupun arteri dan dimana saja. Maka pihaknya bersama sama mencari jalan yang terbaik demi kepentingan semua.

Adapun langkah-langkah yang disiapkan antara lain, adalah mulai pengalihan arus yang dialihkan ke pantura, begitu pula sebaliknya. 
.
"Kaya airlah, kita mencari mana yang lebih rendah mana yang lebih kondusif untuk dilewati," katanya.
.
"Yang kedua kami melakukan contra flow, contra flow ini secara parsial, tiap tiap titik tertentu, untuk menghindari bootle neck dan rest area," imbuhnya lagi.

Yang ketiga, kata Kakorlantas jika semua itu tidak mampu mengurai kepadatan maka akan diberlakukan one way.
.
One way pun ini harus sistemable atau bersambung, jangan malah memindahkan kemacetan.

Untuk yang terakhir kata Kakorlantas, kecenderungan  arus balik hari ini sepertinya semakin menurun. 

Kondisi di lalulintas di Palimanan tidak ada antrian, kali kuto dan kertasari juga demikian tidak ada antrian, berbeda dengan hari kemarin. 

"Makaya kita lihat situasi, apakah one way atau tidak, kalau tetap meredup one way tidak kita lakukan, kami akan melakukan contra flow di poin-poin tertentu. Khususnya di rest area-rest area,"   paparnya.

Dikatakan Kakorlantas, bahwa untuk hari ini yang akan dilakukan pihakmya adalah pemberlakuan one way di gerbang Cikarang Utama.
.
"Ini full 100% murni one way hingga Cikarut, dari Cikarut ke Jakarta kita berlakukan contra flow," terangnya.

Untuk arus kendaraan, yang dari Jakarta nanti dialihkan ke Cikarang Barat, yang timur ke Jakarta pake satu lajur contra flow ke Jakarta.
.
"Ini kalau terjadi one way, mudah-mudahan kalau meredup kita tidak berlakukan one way, cukup dengan contra flow di rest-rest area," ujarnya.

Sementara berdasarkan data Jasa Marga, arus kendaraan yang masuk ke Jakarta mencapai 133 ribu, masih kurang 53% dari data mudik. Untuk hari pertama 18 Juni 2018 data kendaraan masuk Jakarta sudah 116 ribu kendaraan masuk di Cikarang Utama.

(korantangsel.com, jon)


TOKOH MUDA YANG AGAMIS, CERDAS DAN BERMASYARAKAT SIAP MAJU DI PILEG 2019

NASIONAL,korantangsel.com- Menjelang Pemilihan Umum 2019 mendatang, kini mulai bermunculan kandidat  yang siap bertarung di ajang Pemilihan legislatif dari seluruh partai yang menjadi peserta Pemilu 2019. Salah satu nya  Mulyadi Karyadi pria muda kelahiran Serang, 16 Desember 1990, dia adalah seorang wirausahawan  dan sosok muda yang Bersinergis, Agamis, Cerdas, dan Bermasyarakat.

Mulyadi Karyadi yang biasa di panggil  Kang Chuenk adalah pemuda yang lahir dari keluarga Birokrat, dari seorang Bapak yang pernah menjabat sebagai Kepala Desa Sukajaya Kecamatan Curug Kabupaten Serang, jiwa kepemimpinan yang dimiliki Bapaknya  sudah mengalir dalam dirinya, dan kakeknya pun pernah menjadi Kepala Desa, sehingga sekarang  yang menjadi  Kepala Desa Sukajaya Kecamatan Curug adalah kakaknya sendiri, kini Mulyadi Karyadi  seorang  cucu Achmad Waluh dari Bapak yang bernama Haji.Tabrani akan menjadi putra daerah di Curug yang siap maju dalam Pileg 2019.
Mulyadi Karyadi adalah sosok pemuda yang aktif dalam Organisasi KKPMP (Kesatuan Komando Pembela Merah Putih) sebagai ketua Marcab Curug,dan sekarang bergabung dalam ARUN (Advokasi Rakyat Untuk Nusantara) dan sampai sekarang Menjadi ketua BNM ( Badan Narkotika dan Maksiat).

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) adalah partai pilihan nya untuk mewujudkan langkahnya ikut serta dalam Pileg mendatang,dengan membawa
Visi yaitu “bekerja bersama rakyat untuk rakyat,dan Menjadikan masyarakat maju dan pemuda berkualitas berahlakul karimah” dengan Misi memperjuangkan aspirasi masyarakat di bidang UKM,pelestarian hidup, mempertahankan seni dan budaya”.

Mulyadi Karyadi  adalah sosok muda  yang agamis, bermasyarakat dan cerdas siap maju di Dapil empat (4) Curug Walantaka.

(korantangsel.com, jon)

BULAN RAMADHAN,SILOAM HOSPITALS GROUP SEDIAKAN TAKJIL

Written By redaksi2 Ktangsel on Friday, June 15, 2018 | 1:03 AM



NASIONAL,korantangsel.com- Bertepatan bulan suci ramadhan, Siloam Hospitals Group melakukan aksi kepedulian yang memiliki dampak besar bagi pasien rawat inap yang masih terbaring sakit di rumah sakit, yaitu membagikan buah kurma

"Kami ingin agar para pasien rawat inap merasa diperhatikan. Sentuhan kecil ini meski terlihat sederhana, namun diharapkan dapat berdampak pada peningkatan rasa sehat. Itulah tujuan kenapa kami membagi buah kurma bagi pasien rawat inap. Terlebih disaat penghujung bulan suci Ramadhan ini. Agar pasien turut serta merasakan kebaikan berkah bulan Ramadhan, " papar Jenifer Hendra CEO Siloam Hospitals Lippo Village.

Menurut Jenifer, berbagi buah kurma merupakan bagian dari program Patient Centric Initiative Siloam Hospitals Group setiap tahunnya disetiap perayaan hari hari besar setiap umat beragama.  Patient Centric Initiative merupakan bentuk kepedulian melalui kegiatan saling berbagi. 

"Meskipun terlihat sederhana, namun sentuhan kecil ini diharapkan dapat meningkatkan rasa optimis dan semangat dan pada akhirnya peningkatan kesehatan pasien semakin membaik, " imbuhnya.

Sementara itu, Wakil Presiden Direktur Siloam Hospitals Group, Caroline Riady mengatakan bahwa pada Bulan Ramadhan 1439 Hijriah kali ini, kepedulian Siloam Hospitals Group akan keberkahan Ramadhan bukan semata dilandasi adanya momentum namun kepedulian terhadap sesama umat memang sejak awal di tumbuhkan jaringan rumah sakit Siloam diseluruh Nusantara sejak awal didirikannya.

"Kepedulian, cinta kasih terutama dalam lingkup kesehatan merupakan visi Siloam Hospitals Group guna ikut membangun kesejahteraan masyarakat disetiap momentum perayaan, termasuk didalamnya bulan suci Ramadhan. 

Selain mengadakan santunan, Caroline menambahkan menyediakan makanan berbuka puasa bagi umat muslim yang menjalankan ibadah puasa.

Hingga 2018, Siloam Hospitals Group telah mengoperasikan sebanyak 33 rumah sakit di berbagai pelosok negeri. Selain mengisi kegiatan Ramadhan melalui aksi sosial dan santunan, sejumlah unit rumah sakit Siloam hospital telah melayani program BPJS kesehatan dan BPJS ketenagakerjaan dengan fasilitas lengkap berstandar internasional.

(korantangsel.com,rilis/dini)

JAMAAH & DKM MASJID ALFALAH PINTA KEPASTIAN

Written By redaksi2 Ktangsel on Thursday, May 31, 2018 | 3:08 AM



TANGERANG SELATAN,korantangsel.com- Puluhan warga RT 01, RW 10, Kampung Rawa Lele, Kelurahan Jombang, Ciputat, Tangerang Selatan, Kamis (31/5), adakan aksi untuk mendesak Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pengadaan tanah Toll Serpong-Kunciran segera memberi kejelasan terkait rencana relokasi Masjid Jamie Al-Falah.

Puluhan warga yang mengaku sudah geram dengan janji-janji yang dilontarkan oleh pihak PPK panitia pengadaan berusaha menghentikan kegiatan pengerjaan proyek yang berada disekitaran Masjid Jamie Al-Falah.

Dalam aksi boikot tersebut, para warga memberhentikan salah satu alat berat yang berada disekitaran Masjid.
Tak sampai disitu saja, alat berat itupun dijadikan tempat untuk membentangkan spanduk-spanduk seruan protes.

Ditemui saat aksi berlangsung, Syaifulloh, anggota DKM Masjid Jamie Al-Falah yang juga merupakan salah seorang keluarga dari pemberi wakaf Masjid mengatakan, para warga jamaah masjid sudah geram dengan kesimpang siuran rencana relokasi masjid tempat mereka beribadah. Padahal, menurut Syaiful, para warga sudah bersedia jika rumah ibadah mereka harus direlokasi, bahkan warga juga telah menyiapkan lokasi yang pas untuk dibangun Masjid pengganti.

Diterangkan juga oleh Syaiful, warga juga tidak bisa menolak relokasi, karena warga telah kehilangan kenyamanan beribadah yang diakibatkan oleh bising deru campur debu proyek pembangunan tol.
"Dari Desember 2017 kami warga mulai mendesak. Makan janji terus kita, dari panitia pengadaan. Kata mereka menjelang puasa Masjid pasti pindah tapi kembali hanya janji-janji doang sampai saat Ramadhan ini kami masih beribadah disini. Padahal bisa dikatakan sudah tidak layak karena berisik dan banyak debu-debu," papar Syaiful.

Dari keterangan Syaifulloh juga diketahui kabar terakhir dari Statement pihak terkait, warga harus menunggu rekomendasi walikota untuk relokasi tersebut. 

"Selalu kita mulu yang ngomel baru ada respon, padahal Sebenarnya warga sudah mempersiapkan lokasi relokasi, dan dari kontraktornya pun sudah siap untuk membangun, bahkan desainnya sudah siap. Tanah juga kita (warga) sudah ratain, ini hambatannya adalah dari pihak panitia pengadaan aja," tuturnya.

H. Syamsudin selaku DKM masjid  mengatakan bahwa biasanya jika  jelang Ramadhan, masjid yang berukuran 870x 100 meter dirapikan sana-sini atau pengecatan, namun karena berlarutnya rencana relokasi juga menjadi berantakan keadaannya.

“Ibadah warga juga menjadi terganggu dan jamaah masjid menjadi berkurang akibat terpisah jalannya dengan warga RT 02 akibat proyek tol,”tegasnya.

Dia membenarkan penyampaian dari Saeful, bahwa pelaksana sudah menyatakan oke dan disimpulkan dari masalah masjid ini, tinggal diselesaikan oleh tim pengadaan lahan. “Rapat semalam dengan Pak Martono selaku Panitia Pengadaan lahan disampaikan secara lisan bahwa tinggal menunggu surat rekomendasi dari Walikota,”jelasnya.

Dalam pantauan, tampak belasan Petugas kepolisian sektor Ciputat bermediasi dan memantau jalannya kegiatan tersebut dengan aman dan damai.

Sementara saat dikonfirmasi para awak media lewat seluler terkait hal ini, Raja Mutia selaku PPM PT Adi-Acset menyatakan masalah tersebut bukan ranahnya lagi, melainkan urusan warga dengan pihak Pemerintah Daerah.
“Kalau masalah itu bukan ranah kami lagi pak, kami justru dirugikan karena pekerjaan yang kami lakukan mengalami hambatan yang di lakukan oleh warga, saya kira warga hanya menagih janjinya kepada pemerintah daerah terkait relokasi Masjid Al Falah,” ujarnya.

Dan dari pihak Pemerintah Daerah pun, yang menangani pembebasan lahan peruntukan tol Serpong-Kunciran, Suhaemi, yang bertindak sebagai perwakilan Badan Pertanahan Nasional Kota Tangsel mengatakan pihaknya hanya membantu saja.

“BPN Tangsel dalam hal ini hanya membantu saja, sejak UU di berlakukan kami support saja. Dan saat ini sepenuhnya ditangani oleh Kementrian Pekerjaan Umum,” jelasnya dalam via Hp.

Hingga berita ini ditulis, masalah terkait desakan puluhan warga ini belum mendapatkan titik temu, antara Pemerintah Daerah maupun Kementerian Pekerjaan Umum Pusat.

Dalam aksi yang dijaga ketat oleh belasan aparat Kepolisian itu turut juga hadir salah seorang tokoh perempuan Kecamatan Ciputat yang juga anggota keluarga penyerah wakaf Masjid, Hj. Nurhayati.


(korantangsel.com, zul)

BEREBUTAN LAHAN PARKIR, DUA ORMAS BENTROK


TANGERANG SELATAN,korantangsel.com- Akibat perebutan lahan parkir, dua ormas terlibat bentrokan di Jalan Arya Putera, Pamulang, Tangerang Selatan, (31/5), dini hari. Tidak ada korban jiwa atas kejadian tersebut.

Berdasarkan informasi yang didapat, pemicu terjadinya bentrokan akibat lahan parkir THR. Dimana bentrokan terjadi di Perumahan Taman Kedaung. Pemuda penjaga parkir dipukul dan dimintai THR oleh ormas atau ormas yang melakukan pemukulan. Namun, bentrokan bisa diatasi setelah petugas kepolisian datang ke tempat kejadian bentrokan.

Sementara Kanit Reskrim Polsek Pamulang, Iptu Hitler membenarkan peristiwa tersebut. Bahwa ada terjadi selisih paham antara Pemuda Pancasila dengan Forum Betawi Rempug, dan masalah tersebut sudah selesai, dan tidak ada korban luka. 

(korantangsel.com,milhan/foto:radartangsel.com)

YUK, MAIN LUMPUR DI SERPONG GREEN WARRIOR RUN 2018

Written By redaksi2 Ktangsel on Wednesday, May 30, 2018 | 9:00 PM

NASIONAL,korantangsel.com- Untuk ketiga kalinya, Summarecon Mal Serpong menggelar acara kompetisi lari yaitu Serpong Green Warrior Run (SGWR) 2018 yang akan diadakan 16 September mendatang. 

Center Director Summarecon Mal Serpong, Willy Effendy mengatakan ada yang berbeda dari acara SGWR tahun ini, yaitu adanya obstacle atau tantangan yang harus ditaklukan oleh para warrior sebutan bagi peserta SGWR. 

"Peserta harus menaklukan 25 obstacle disepanjang jalur lari," katanya.

Lanjut Willy, dengan tingkat kesulitan obstacle yang bermacam-macam, peserta harus menyiapkan fisik dan stamina maksimal, agar bisa melewati setiap tantangan dengan cekatan,lincah, dan cepat. Sebab akan ada tiga jenis kategori lomba yaitu, 5K, 10K, dan 1K.

Tak hanya diperuntukkan bagi orang dewasa, untuk memfasilitasi anak-anak yang ingin ikut dalam kompetisi lari ini, seru-seruan bermain lumpur menjadi salah satu keunikan tersendiri.

Willy menambahkan, peserta harus berani kotor. Karena ada beberapa rintangan SGWR yang melibatkan alam hijau di kawasan Summarecon Serpong, seperti kolam lumpur dan tanah. 

"Peserta tak perlu takut, segala rintangan yang ada sudah memiliki tingkat keamanan tinggi, dan sudah di uji coba, sehingga menjamin keselamatan peserta," ucapnya.

Untuk mengikuti kompetisi tersebut, Willy memaparkan peserta bisa resgistrasi melalui website www.sgwrun.com atau pendaftaran langsung di area foodcourt Summarecon Mal Serpong lantai 2. Mengenai biaya, pendaftaran kategori 5K speed dan obstacle peserta wajib membayar Rp 300 ribu, dan 10K kategori speed dan obstacle peserta membayar Rp 350 ribu.

"Bagi yang sudah medaftar, peserta akan mendapatkan running tee, bin number, eco bag. Dan khusus kategori obstacle dan family warrior challenge akan mendapatkan headband. Menariknya lagi, peserta memiliki kesempatan memenangkan hadiah total Rp 333 juta, dan perjalanan ke Korea Selatan," jelasnya.

 
Support : Editor Website
Copyright © 2011. RANSEL - All Rights Reserved
www.korantangsel.comBeranda|Info Iklan

INFORMASI SEPUTAR KOTA TANGERANG SELATAN DAN SEKITARNYA