RANSEL
Headlines News :

BERITA TERKINI

PUSKESMAS PARUNG PANJANG KEBANJIRAN ANAK TERKENA GIZI BURUK

Written By ADMIN on Tuesday, July 26, 2016 | 12:08 PM

puskesmas parung panjang
NASIONAL,korantangsel.com- (Kabupaten Bogor) Pusat Kesehatan Masyarakat Parung Panjang Kabupaten Bogor Jawa Barat di ruangan Klinik Gizi para orang tua hal ini terlihat dari masih banyak warganya yang mengalami masalah kesehatan khususnya terhadap anaknya, mengantri untuk memeriksa anaknya yang terkena penyakit kekurangan gizi, rata-rata balita ini mengalami gizi buruk, pasalnya dengan usia satu tahun mengalami berat empat killogram dengan kulit yang menipis di bagian leher maupun anggota tubuhnya.

Dalam satu harinya Puskesmas Parung Panjang ada dua puluh anak yang kekurangan gizi dan tujuh anak yang terkena penyakit gizi buruk. Namun dari bulan kemarin ada beberpa balita yang terkena penyaki gizi buruk dan akhirnya meninggal akibat kurangnya penanganan dari pemerintah setempat.

Menurut Kepala UPT Puskesmas Parung Panjang dr Susi Juniar mengatakan bahwa “anak yang terkena gizi buruk ini di temukan berawal dari posyandu dan lalu di rujukan ke puskesmas untuk di periksa tinggi badan maupun berat badan setelah itu kami memberikan penanganan pertolongan pertama kami memberikan asupan gizi seperti makanan balita sun dan akan memberika susu. Sedikit nya ada tujuh pasien yang terkena gizi buruk dan dua puluh pasien yang memeriksa anak nya yang kekurangan gizi,” katanya saat di wawancarai awak media.

Kasus gizi buruk yang menimpa balita khususnya warga kecamatan Parung Panjang sudah sering, namun dari upaya pemerintah Kabupaten Bogor belum ada bantuan untuk para balita pasalnya rata-rata balita tersebut berawal dari kekurangan gizi  yang di berikan kepada orang tuanya karena faktor ekonomi yang semakin mendesak dan mahal.



(korantangsel.com, milhan wahyudi)

KASUS TANAH PENGEMBANG PROPERTY OLEH WARGA

jaya real property
TANGERANG SELATAN,korantangsel.com- Pengukuran lahan sengketa seluas 2080 meter persegi di Kelurahan Pondok Jaya Pondok Aren Kota Tangerang Selatan, gagal dilakukan.

Upaya hukum bagi warga yang mengklaim tanah tersebut miliknya harus kecewa lantaran dihalangi pihak pengembang. Meski petugas Badan Pertanahan Nasional Kota Tangerang Selatan menunjukan surat tugas namun tetap dihalangi.

Pengembang Jaya Real Property merasa keberatan atas pengukuran ulang tanah tersebut oleh pihak BPN menurutnya tanah yang menjadi sengketa sudah di eksekusi sesuai putusan Mahkamah Agung tahun 2010.

“Kalau alasan pertama dari sisi hukum sudah menang dari tingkat Pengadilan Negeri 2007 sekitaran, saya lupa yang kedua Pengadilan Negeri Banten, yang ketiga Mahkamah Agung setelah itu dimohonkan penetapan eksekusi oleh kita kepada Pengadilan Negeri Tangerang eksekusi sudah dilakukan tahun 2013 kalau tidak salah,” katanya.

Sementara menurut kuasa hukum warga, Eggi Sudjana mengatakan eksekusi yang dimaksud pihak pengembang Jaya Real Property adalah persil nomor 63 sedangkan tanah warga memiliki persil nomor 65.

“Mereka tadi beralasan ini sudah di eksekusi perlu diketahui, eksekusi yang dimaksud adalah beda persilnya yang kita punya nomor 65 yang mereka punya 63 jadi dengan pengertian seperti itu kita melihat dengan fakta hukum disini saya himbau dengan sangat pengusah janganlah menindas rakyat yang relatif lebih susah dari kalian sebagai pengusaha yang kedua pihak polisi aparat lainnya yg kita tahu sampai dipengadilan kita sudah tahu lah di Indonesia ini brengseknya setengah mati yaitu soal sogok menyogok pasti kita lawan kalau kita kalah dengan triakan dan gerakan kita,”

Sengketa lahan tanah seluas 2080 meter persegi terjadi sejak tahun 2008 lalu, pemilik lahan Punto Wibisono yang memiliki sertifikat tanah hak milik (SHM) nomor 279 tahun 1991 oleh Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Tengerang di gugat pihak pengembang.


(korantangsel,com, tur)

HARI ANAK NASIONAL, SILOAM HOSPITALS BAGIKAN BUKU

siloam hospital
NASIONAL,korantangsel.com- Bertepatan dengan Hari Anak Nasional, Siloam Hospitals membagikan buku aktivitas Siloam “Around The Hospitals” beserta alat mewarnai kepada pasien anak yang dirancang khusus bagi pasien rawat inap dan rawat jalan.

Direktur Network, Research, and Development Siloam Hospitals Group Kamaljeet Singh mengatakan, anak-anak di usia tiga sampai 10 tahun memiliki beragam imajinasi di dalam pikirannya. Aktivitas mewarnai merupakan cara mereka mengekspresikan perasaan sekaligus sebagai terapi mengatasi rasa sakit.

Ia menambahkan, kegiatan ini merupakan peran tim Patient Centric Initiatives (PCI), yang berkordinasi dengan seluruh unit jaringan rumah sakit untuk mengumpulkan ide. Pasalnya, PCI melihat kepercayaan orangtua terhadap pelayanan kesehatan yang diberikan Siloam untuk si kecil semakin meningkat. 

“Inilah bentuk apresiatif Siloam untuk orangtua yang mempercayakan kesehatan anak-anaknya di tangan para spesialis kami, ” kata Singh saat siara pers beberapa waktu lalu.

Singh menjelaskan, Apa keistimewaan buku aktivitas Siloam “Around The Hospital”? Materinya dibuat dan didesain dengan konsep yang menghibur bagi anak-anak, sekaligus pembelajaran dan pendidikan kesehatan dasar. Dalam buku ini, anak akan diperkenalkan dengan proses mengelola keadaan darurat, mulai dari “apa yang harus dilakukan” dan “siapa yang harus dihubungi” bila ada keadaan darurat.


ANGGOTA PRAMUKA SMA SYEKH YUSUF IKUTI SELEKSI PASUKAN HARI JADI PRAMUKA

pramuka syekh yusuf
NASIONAL,korantangsel.com- Menyambut Hari Pramuka yang ke 55, melalui Dewan Kerja Cabang Gerakan Pramuka Kota Tangerang, menggelar seleksi pasukan untuk persiapan Hari Pramuka yang jatuh pada tanggal 14 Agustus mendatang.

“Saya sebagai anggota Pramuka SMA Syekh-Yusuf Tangerang merasa bangga dan senang karena bisa ikut seleksi ini, dan anggap saja ini adalah latihan gabungan dengan Pramuka se Kota Tangerang dan ikut merayakan hari ulang tahun Pramuka nanti,” Kata Muamar Sidqy.

pramuka syekh yusuf
"Ini semua akan mejdadi pengalaman yang asyik dan menarik bagi saya dan teman-teman seperjuangan saya dari SMA Syekh-Yusuf Tangerang, dan nantinya akan kita terapkan disekolah,” tambahnya.

“Seleksi ini diikuti seluruh gugus depan tingkat SMP dan SMA seKota Tangerang kurang lebih 400 anggota yang akan terpilih sebagai, Petugas Upacara, Pembawa Acara, Pemimpin Upacara , Pengucap Pancasila, Pembukaan UUD 45, Pembacaan Dasa Darma, Pemimpin Pasukan Dan Pasukan Pengawal Panji Gerakan Pramuka, untuk  peringatan Hari Pramuka ke 55 tingkat Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Tangerang,” Kata Ita Kurnia selaku panitia penyelenggara


(korantangsel.com, mulyadi)

RAMADHAN CERIA ALA SEKOLAH TUNAS METROPOLITAN

tunas metropolitan
NASIONAL,korantangsel.com- Kegiatan Ramadhan Ceria yang diselenggarakan oleh Sekolah Tunas Metropolitan dengan berbagai rangkaian acara yang diawali dengan Pesantren Kilat, Berbagi dengan sesama dan diakhiri dengan Buka Bersama keluarga besar Tunas Metropolitan, Siswa Sekolah Tunas Metropolitan melengkapi ibadah puasa di bulan ramadhan ini dengan mengaji bersama, mempelajari banyak hal keagamaan dan melakukan sholat dhuha setiap hari saat Pesantren Kilat yang diadakan sekolah tunaas metropolitan.

 Indahnya berbagi dengan sesama juga dilakukan dengan maksud mengajarkan siswa untuk selalu peka terhadap lingkungan sosial di sekitar dan yang terpenting adalah siswa Tunas Metropolitan harus selalu dapat menjadi Manfaat dalam segala hal dimanapun mereka berada.

Ketua Pelaksana Harian Sekolah Tunas Metropolitan  Shanti Widiawati MBA, Merangkap Kepala SD Tunas Metropolitan. KB TK SD SMP Tunas Metropolitan, mengatakan "Kegiatan ini dilakukan setiap tahunnya dengan,kegiatan ramadhan ceria yang dilaksanakan bernilai positif dan menanamkan kepada seluruh siswa tentangnya indah berbagi dan peka terhadap lingkungan sosial disekitarnya," katanya

Sekolah Tunas Metropolitan dibawah naungan Yayasan Pendidikan Metland mengajarkan pendidikan karakter sejak dini seperti yang terlihat pada kegiatan Ramadhan Ceria ini"tambahnya.        



(korantangsel.com, zulkarnaen)

FAVE HOTEL CIPONDOH TIDAK KANTONGI IJIN LINGKUNGAN

Written By ADMIN on Saturday, July 23, 2016 | 1:25 AM

fave hotel
NASIONAL,korantangsel.com- (Kota Tangerang) Pembangunan gedung Fave Hotel di sentra bisnis Golden City yang berlokasi di jalan Hasyim Ashari Kel. Cipondoh Kec. Cipondoh Kota Tangerang disoal oleh warga sekitar karena diduga tidak memiliki ijin pembangunan dan ijin lingkungan.

Zainal Abidin assegaf salah satu warga sekitar yang bertempat tinggal di Gg. Parit dengan bersampingan dengan pembangunan Fave Hotel merasa terganggu dengan aktivitas penancapan paku bumi pembangunan Fave Hotel yang dilakukan oleh pengembang dibawah naungan Group ARCHIPELAGO INTERNATIONAL.

"jelasnya saya sebagai warga merasa terganggu dengan kebisingan dan getaran alat berat dari aktifitas pembangunan Fave Hotel yang sekarang ini sedang berjalan sejak April 2016 lalu hingga membuat dinding rumah mengalami retakan" ungkap Zainal Assegaf.

Zainal juga mengatakan pelaksanaan pembangunan Fave Hotel ini belum melakukan musyawarah dengan warga sekitar untuk pembuatan ijin lingkungan.

"saya sebagai warga tidak pernah melakukan komunikasi untuk bermusyawarah dengan pengembang begitu juga tidak adanya undangan dari ketua RT dan RW setempat yang memberikan himbauan mengenai pembangunan ini" Tambah Zainal

"Saya menduga ada permainan perijinan sepihak, jelas saya akan melayangkan somasi teguran hukum ke Walikota Tangerang" tambahnya lagi.        

(korantangsel.com, ar&mulyadi)


PENGANIAYAAN SEORANG WANITA, KORBAN LAPOR POLISI, BELUM ADA TINDAKAN

penganiayaan
TANGERANG SELATAN,korantangsel.com- Virdayanti (34) warga Pasar Bengkok Cipondoh Kota Tangerang, korban penganiayaan yang dilakukan kekasihnya bernama Fendi alias Ajhon, warga Paku Jaya Serpong Utara Kota Tangerang Selatan.

Korban dan pelaku penganiayaan memang menjalin hubungan sudah tiga bulan namun korban sering mendapatkan penganiayaan dari kekasihnya, sehingga korban mengalami banyak luka lebam dibagian tangan dan kaki serta kepala.

Penganiayaan ini dipicu lantaran kekasih korban seorang yang arogan dan emosi, bila ada persoalan diantara mereka berdua, kekasih korban langsung main tangan dan berlaku kasar.

Virdayanti, korban mengatakan saat dirinya sedang berada dirumah diajak kekasih keluar mencari tempat makan, disitulah dirinya dianiaya kekasihnya memang mereka berpacaran baru tiga bulan namun sering mendapat perlakuan kasar, sering melakukan pemukulan dan tendangan hingga mengalami luka lebam dibagian tangan dan kaki serta kepala.

Kejadian penganiayaan ini, korban sudah melapor kepada Kepolisian Serpong Kota Tangerang Selatan, hingga melakukan visum namun belum ada tanggapan dari pihak Kepolisian Polsek Serpong, terhadap kasus tersebut.         




 
Support : Editor Website
Copyright © 2011. RANSEL - All Rights Reserved
www.korantangsel.comBeranda|Info Iklan

INFORMASI SEPUTAR KOTA TANGERANG SELATAN DAN SEKITARNYA