RANSEL
Headlines News :

BERITA TERKINI

KONSISTENSI CSR, HERO GROUP DAPAT PENGHARGAAN INTERNASIONAL

Written By redaksi2 Ktangsel on Sunday, April 22, 2018 | 11:01 PM



 NASIONAL, korantangsel.com- Untuk kesekian kalinya, PT Hero Supermarket Tbk (Hero Group) menerima penghargaan internasional dalam bidang tanggung jawab sosial (CSR) pada acara The 10th Annual Global CSR Summit dan Award 2018, tepatnya di Lombok, Nusa Tenggara Barat, Kamis (19/4).

Tony Mampuk, GM Corporate Affairs PT Hero Supermarket Tbk mengatakan ini merupakan salah satu bukti, bahwa HERO Group merupakan salah satu perusahaan dengan CSR terbaik di Indonesia. Dimana kedua penghargaan yang diterima sudah diterima oleh Hero Group adalah Gold untuk kategori CSR Leadership Award, dan Silver untuk kategori Best Country Award for Overall CSR Excellence in Indonesia.

Tony menambahkan, acara yang diinisiasi oleh The Pinnacle Group International ini, diikuti 90 perusahaan dari negara di Asia meliputi Indonesia, Singapura, Malaysia, Thailand, Filipina, India, Kamboja, dan Timur Tengah. 

Untuk peneliannya sendiri, ia melanjutkan, ada sebanyak 200 materi yang terdaftar dan melalui proses seleksi. Dan program CSR yang diseleksi, harus bisa menampilkan keunggulan serta komitmen perusahaan dalam menggabungkan nilai-nilai etis, kepatuhan terhadap ketentuan hukum, dan respek terhadap individu, komunitas, dan lingkungan dalam menjalankan bisnisnya.

HERO Group yang dinyatakan layak mendapatkan penghargaan CSR Leadership Award , Tony mengungkapkan disebabkan karena Hero Group dinilai menjalankan program tanggung jawab sosial yang berkelanjutan, dan berdampak pada berbagai aspek seperti kesehatan, pendidikan, lingkungan, pemberdayaan masyarakat, dan kemitraan.

Tak hanya itu, Hero Group juga berhasil memenangkan penghargaan Best Country Award for Overall CSR Excellence in Indonesia. Dimana, kategori penghargaan ini, diberikan kepada perusahaan yang mampu menerapkan dan menjalankan CSR secara menyeluruh dan berkelanjutan di Indonesia.

 “Hero Group berfokus pada pendekatan ISO 26000, serta mengacu pada Sustainable Development Goals (SDGs) yang berhubungan dengan beberapa isu seperti pertumbuhan ekonomi, kesehatan dan kesejahteraan, kualitas pendidikan, lingkungan dan kemitraan yang baik. Penerapan CSR holistik perlu dan harus dilakukan untuk keberlanjutan perusahaan. Karena kami yakin dampak positifnya tidak hanya dirasakan oleh perusahaan, tapi juga untuk lingkungan dan masyarakat, serta untuk
kehidupan yang lebih baik,” tutup Tony Mampuk.

(korantangsel.com,dini)

PLANET 21, BUKTI NOVOTEL PEDULI LINGKUNGAN



NASIONAL,korantangsel.com- Sebagai bentuk nyata kepedulian hotel terhadap lingkungan hidup, Novotel Tangerang menggelar Planet 21 yang bertepatan pada Hari Kartini, beberapa waktu lalu tepatnya di Sky Garden.

Irma Riesan, Residance Manager Novotel Tangerang mengatakan melalui program Planet 21 ini, kedepan setiap hotel di bawah Accor harus mampu menghidupi hotelnya sendiri, jadi dengan hidroponik akan memenuhi kebutuhan sayuran di hotel. 

"Hampir setiap hari kita membutuhkan sayur pokcoy dan sawi untuk sarapan, jadi melalui tanaman hidroponik kita bisa memanen dan memanfaatkannya sendiri," katanya. 

Ia menambahkan, tak hanya menanam, bertepatan Hari Kartini, Novotel mengadakan senam zumba menggunakan kebaya. "Inilah uniknya, peserta boleh ikut senam zumba, tetapi harus menggunakan kebaya dan kita nilai", katanya.

WORLD PURPLE DAY, EPILEPSI BUKANLAH PENYAKIT KUTUKAN

Written By redaksi2 Ktangsel on Saturday, April 21, 2018 | 9:10 PM



KESEHATAN,korantangsel.com- Apakah Anda berfikir bahwa penyakit epilepsi merupakan penyakit menular dan penyakit kutukan? Melalui seminar awam "Mari Peduli Epilepsi"yang digagas oleh Siloam Hospitals Lippo Village ini, bisa menghilangkan mitos yang beredar di masyarakat tentang epilepsi bukanlah penyakit aneh, Sabtu (21/4).

Dokter Jeffry Oeswadi, MARS, Vice CEO SHLV mengatakan epilepsi bukanlah termasuk penyakit menular dan penyakit kutukan. Karena sebenarnya, epilepsi adalah penyakit neurologis atau terjadi gangguan pada otak. Namun sayangnya, serangan epilepsi seperti kejang terkadang dianggap bukanlah suatu penyakit.

"Kurangnya pengetahuan masyarakat, membuat penderita epilepsi terlambat ditangani dan mendapat stigma negatif di masyarakat", katanya.

Ia menambahkan,  epilepsi dapat dikontrol dengan minum obat secara teratur, dan rutin kontrol pengobatan yang baik sesuai kondisi pasien. Bahkan, penderita epilepsi juga dapat hidup dan bekerja lakyaknya manusia normal.     

Sementara itu, Dokter Spesialis Saraf Siloam Hospitals Lippo Village, dr. Retno Jayantri Ketaren, SpS mengatakan serangan epilepsi berbeda-beda pada setiap kasus, tergantung otak mana yang terganggu. Selain berupa kejang-kejang, serangan epilepsi dapat berupa hilang kesadaran sesaat seperti 'bengong', sampai tiba-tiba menjatuhkan atau melempar benda yang dipegang.

"Untuk penangannya sendiri, pentingnya orang terdekat seperti orang tua, anak dan kerabat dekat, dapat membantu penyandang epilepsi agar tidak panik setiap kali ada serangan", ucapnya.

Retno menuturkan, berdasarkan data, hampir diseluruh dunia diperkirakan terdapat 4-10 penyandang epilepsi per 1.000 penduduk per-tahun. Sedangkan di Indonesia dari sekitar 250 juta penduduk, diperkirakan 1,5-2,4 juta penyandang epilepsi yang memerlukan pengobatan. "Jadi, hilangkan stigma negatif bahwa penyakit epilepsi itu adalah penyakit kutukan", jelasnya

(korantangsel.com,dini)











SCIENTIA ART FESTIVAL, WADAH PARA JIWA SENI


HIBURAN,korantangsel.com- Berkolaborasi dengan beberapa pihak yang bergerak dibidang karya seni, Scientia Square Park (SSQPark) mengadakan kegiatan Scientia Art Fest, Sabtu (21/4). Tak hanya memamerkan hasil karya seni, pengunjung pun diajarkan beragam seni yang dipamerkan.

Center Director SSQPark, Willy Effendy mengatakan mengusung tema #ArtForAll, terdapat 50 seniman yang akan membagikan ilmu dan pengalamannya dalam dunia seni. Seperti Live Demo Painting pada 21 April, dan khusus anak-anak menghadirkan art corner, t-shirt sablon, pillow painting, kite decorating, dan beberapa kegiatan yang mampu menambah pengetahuan anak-anak. Tak ketinggalan, pengunjung dapat mengikuti kompetisi, seperti plein air, decoupage, dan sospeso. 



Willy menambahkan, untuk mengisi waktu libur bersama keluarga, Scientia Art Fest menyiapkan berbagai kegiatan. Seperti, picnic at the park, free family art ivity, mural show on VW, chalk art at the park, tape art at the park, rainbow wall, dan bubble art.

"Kita berharap, kegiatan ini bisa menjadi wadah bagi para pengunjung yang ingin mengeskplor lebih tentang seni, dan dapat mengapresiasikan semua karya seni dalam satu tempat", katanya.

(korantangsel.com,dini)

HARI INI, WINGS AIR BUKA RUTE MEDAN-MELAKA MALAYSIA

Written By redaksi2 Ktangsel on Friday, April 20, 2018 | 2:03 PM



NASIONAL,korantangsel.com- Sebagai bentuk eksistensi dan memudahkan masyarakat yang ingin berwisata atau berbisnis, Wings Air membuka rute baru Medan melalui Bandara Internasional Kualanamu menuju Melaka Malaysia dengan pesawat tipe ATR 72-500/600 yang dapat mengangkut sekitar 72 penumpang, Jumat (20/4). 

Direktur Operasi Wings Air Capt Redi Irawan mengatakan, penerbangan tersebut menjadi rute internasional ketiga setelah ke Kota Kuching dan Kota Miri di Sarawak, Malaysia pada Januari dan Maret 2018.

Untuk operasionalnya sendiri, Capt Redi menambahkan penerbangan ini dilakukan satu kali per hari. Dimana dari Kualanamu, Wings Air akan dijadwalkan berangkat pukul 15.30 WIB, tiba di Melaka pukul 18.00 waktu setempat, sekitar 90 menit menggunakan nomor penerbangan IW 1136. Sementata dari Melaka akan terbang pukul 18.25 waktu setempat, sampai di Kualanamu pukul 18.55 WIB dengan nomor penerbangan IW 1137.

"Dengan biaya sekitar Rp 800 ribu, kini warga Medan maupun Melaka dapat terhubung dengan transportasi udara yang menyediakan perjalanan lebih efektif secara durasi dan efisien dari biaya", katanya.

Capt Redi berharap, akses ini bisa membantu mengembangkan pertumbuhan di masing-masing daerah, baik dari industri utama logistik dan pariwisata. 

(korantangsel.com,dini/foto:potretsumut.com)

JANGAN SEPELEKAN OBAT PENGENCER DARAH, HARUS SESUAI DOSIS




KESEHATAN,korantangsel.com- Bagi penderita pasien serangan jantung atau stroke, obat pengencer darah merupakan salah satu solusi pencegah terjadinya pembekuan darah mendadak.  Walaupun penting untuk dikonsumsi, pasien tidak boleh sembarangan mengkonsumsi obat ini tanpa dosis.  Sebab obat-obat pengencer darah ini mengandung zat aktif Aspirin, Clopidogrel atau Ticlopidin yang umum  digunakan dalam jangka waktu yang panjang, bahkan seumur hidup. 

Menurut pengakuan Dr. Jeffrey Wirianta, SpJP, Dokter Spesialis dan Pembuluh Darah RS Jantung Diagram Siloam Cinere penggunaan obat tersebut pada periode tertentu, diharuskan melakukan pemeriksaan fungsi platelet terlebih dahulu, guna mengetahui efek terapi dari obat pengencer darah yang telah dikonsumsi pasien. 

"Semua harus disesuaikan oleh dosis. Pasalnya, jika efek terapinya tidak cukup maka terapi yang sudah dijalankan akan menjadi sia-sia. Namun jika efek terapinya terlalu kuat juga, maka akan mengakibatkan pendarahan serius", katanya saat mengisi acara media gathering, kemarin.

Ia menambahkan, keterkaitan antara terapi obat dengan kesesuaian dosis sangat penting. Oleh sebab itu, RS Jantung Diagram Siloam Cinere  memiliki layanan Platelet Function Test yang merupakan pemeriksaan cepat, sederhana dan akurat untuk mengukur respons individu terhadap obat pengencer darah, yang mengandung Aspirin dan P2Y12 (Clopidogrel / Ticlopidin / Ticagrelor / Prasugrel).

Menurut Jeffrey, ada beberapa pertanyaan mengapa Platelet Fuction Test sangat penting dilakukan ? Karena layanan ini dapat membantu pasien untuk mengetahui tingkat resistensi yang berdampak pada kematian otot jantung. Sementara angka resistensi yang tinggi, kebanyakan terhadap obat Clopidogrel dan Aspirin. Bahkan satu dari tiga pasien, tidak mendapat efek terapi yang memadai dari konsumsi obat yang diminum secara ruitin dan teratur. 


Jeffrey menjelaskan, pasien yang resisten terhadap obat Clopidogrel memiliki risiko kejadian kematian otot jantung (Myocard Infarction), stent thrombosis dan kematian lima kali lebih tinggi dibanding pasien yang respon baik terhadap obat Clopidogrel. Sementara pasien yang resisten terhadap obat Aspirin, memiliki risiko kematian jantung, serangan jantung dan stroke tiga kali lebih tinggi dibanding pasien yang respon baik terhadap obat Aspirin. 

Siapa sajakah yang harus melakukan Platelet Function Test, Jeffrey mengungkapkan pasien usia di atas 50 tahun, penderita hipertensi, penderita diabetes melitus, penderita stroke atau TIA, pasien PCI Coronary Stent, pasien pra operasi yang rutin menggunakan Aspirin, Clopidogreel, dan Prasugrel. Untuk mendapatkan hasil yang optimal, Jeffrey menyarankan sebaiknya pemeriksaan fungsi platelet dilakukan minimal satu tahun sekali. 

(korantangsel.com,dini)

GIANT PEDULI LINGKUNGAN RESMIKAN RW 'GAUL' PONDOK JAYA

Written By redaksi2 Ktangsel on Monday, April 16, 2018 | 11:00 AM


TANGERANG SELATAN,korantangsel.com- Berawal dari kepedulian Giant akan isu lingkungan di Indonesia yang semakin memprihatinkan, Giant meresmikan Warga GAUL (Giant Aksi Untuk Lingkungan) tepatnya di Halaman Masjid Nurul Iman, RW 02, Pondok Jaya, Tangerang Selatan, kemarin.

GM Corporate Affairs Giant, Tony Mampuk mengatakan program Warga Gaul ini bertujuan untuk mengajak masyarakat peduli lingkungan, mulai dari memilah sampai mengelola sampah, hingga menghasilkan uang.

Tony menambahkan, sejak program Warga Gaul pada Februari 2017 lalu hingga saat ini, sudah berhasil merubah gaya hidup warga RW 02 Pondok Jaya yang sudah menerapkan hemat sampah  hingga lebih dari 40 persen.

Di tahun pertama program Warga GAUL berjalan, Tony mengungkapkan Warga Gaul yang menjadi pelopor, diajak langsung melihat TPA Cipeucang, Tangsel kemudian melakukan tantangan 14 hari Rumah Minim Sampah yang berhasil mengubah perspektif warga akan sampah yang dihasilkan. 

"Nah di tahun kedua ini, warga sudah sampai pada tahapan memulai proses perencanaa sistem tata kelola sampah lebih dalam. Bahkan warga mengaplikasikan pola hidup minim sampah, dan juga proses pemanfaatan olahan sampah yang dihasilkan melalui rangkaian dokumentasi," ucapnya.

Sementara itu Ketua RW 02 Pondok Jaya, H. Suryadi menuturkan sejak Warga Gaul berjalan, jumlah sampah rumah tangga di lingkungan RW 02 banyak mengalami pengurangan, dan merubah pola hidup warga. Dimana awalnya dalam 1 minggu biasa diangkut oleh dua truk, sekarang per dua minggu sekali hanya satu truk. 

"Tak hanya itu, warga dengan aktif memilah sampah dan menjualnya untuk dijadikan tabungan. Bahkan setiap warga yang dagang, tidak menggunakan plastik melainkan diganti dengan daun pisang," terangnya.



Area lampiran
 
Support : Editor Website
Copyright © 2011. RANSEL - All Rights Reserved
www.korantangsel.comBeranda|Info Iklan

INFORMASI SEPUTAR KOTA TANGERANG SELATAN DAN SEKITARNYA