RANSEL
Headlines News :

BERITA TERKINI

LPKA BEBASKAN 35 WARGA BINAAN

Written By korantangsel.com on Friday, April 3, 2020 | 6:15 PM


TANGERANG RAYA,korantangsel.com-Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) kelas 1 Tangerang. membebaskan sebanyak 35 anak Binaanya, pembebasan percepatan warga binaan di LPKA kelas 1Tangerang ini berdasarkan keputusan Menteri Hukum dan Ham (Kemenkumham) yang Ketentuan itu diatur dalam Keputusan Menteri Hukum dan HAM bernomor M.HH-19.PK/01.04.04 tentang Pengeluaran dan Pembebasan Narapidana dan Anak Melalui Asimilasi dan Integrasi dalam Rangka Pencegahan dan Penanggulangan Penyebaran Covid-19.

"Pembebasan percepatan warga binaan ini kami lakukan berdasarkan persyaratan yang telah di tentukan, jadi kami tidak membebaskan warga binaan begitu saja, untuk yang bebas hari ini, mereka yang sudah menjalankan 1/3 masa hukumannya dan mereka sudah masuk masa asimilasi di rumah". tutur Hesti Kepala LPKA saat di temui di kantornya. Kamis, (2/4/20).

Pembebasan di atas hanya berlaku pada narapidana dan anak yang tidak terkait Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 99 Tahun 2012 tentang Syarat dan Tata Cara Pelaksanaan Hak Warga Binaan Pemasyarakatan, tidak sedang menjalani subsider, dan bukan warga negara asing.

Hesti menegaskan untuk narapidana yang terkait dengan Peraturan Pemerintah (PP) nomer 99 tahun 2012 tidak akan diusulkan untuk asimilasi dan hak integrasi tersebut, termasuk kasus terorisme dan korupsi. (Dens).

MELEMAHNYA RUPIAH DIHADAPAN DOLAR AKIBAT COVID 19

Written By korantangsel.com on Monday, March 30, 2020 | 5:37 PM


NASIONAL,korantangsel.com- Sebuah permasalahan dari perekonomian Indonesia, dimana ketika dolar naik sangat berdampak terhadap perekonomian Indonesia.

 Faktor melemahnya rupiah di Indonesia saat ini dikarenakan adanya perekonomian di Amerika yang semakin meningkat. Dimana dampak tersebut adalah faktor pertama yang sangat mempengaruhi melemahnya rupiah, salah satu Bank Sentral di Amerika yaitu The Fed mempunyai rencana untuk melakukan bagaimana sebuah sistem yang disebut dengan tappering off atau adanya pengurangan quantitative easing, yang sering biasa disebut sebagai stimulus ekonomi yang mengakibatkan mata uang dolar Amerika semakin menguat di kanca global. Sehingga suplai uang dolar pun berkurang dan rencana tersebut dilakukan pada tahun 2013 dan dampaknya berbanding terbalik terhadap perekonomian Indonesia. Dimana Indonesia sebagai negara berkembang yang mudah sekali terdepresiasi akibat mata uang asing yang terus menekannya.

Terlebih mata uang rupiah itu sendiri sangat sensitif dengan perekonomian Internasional, karena pada dasarnya mata uang rupiah memiliki karakter tersendiri yaitu soft currency yaitu adanya ketidakstabilan dalam perekonomian Internasional maupun krisis finansial sangat berdampak terhadap melemahnya mata uang rupiah.

Setelah itu terdapat faktor lain yang mengakibatkan melemahnya mata uang rupiah yaitu terus tertekan oleh The  Fed. Karena kenaikan The Fed sebagai Bank Sentral di Amerika Serikat memiliki rencana guna memotong dan membatasi pembelian obligasi pada tahun 2013 silam, nilai tukar dari rupiah serta IHSG yang sering disebut dengan indeks saham gabungan saling berfluktuasi sangat tajam yang mengakibatkan melemahnya mata uang rupiah dan akan terus merosot jauh dengan peningkatan yang tak seberapa dan nantinya akan menganggu lalu lintas jalur keuangan dunia.

Akhir-akhir ini banyak isu yang beranggapan bahwa naiknya mata uang dolar yang diakibatkan oleh virus corona, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terus bergerak hingga menyentuh Rp 16,037 per dolar AS.

 Dikutip dari liputan6.com pada situasi seperti ini, Direktur PT TRFX Garuda Berjangkan Ibrahim Assuaibi mengatakan bahwa kurs rupiah akan terus berada di posisi yang rentan karena adanya kepanikan pasar global yang disebabkan oleh penyebaran wabah virus corona.

"Ini level kunci dan akan terus melemah sambil menunggu informasi virus corona. Pasar panik," ujar Ibrahim, Jumat (20/3/2020).

Dari yang dikatakan oleh Ibrahim selaku Direktur PT TRFX Garuda, itu memang benar dan adanya kepanikan pasar merupakan indikator utama pelemahan tersebut serta Ibrahim juga beranggapan bahwa fundamental ekonomi Indonesia masih kuat dalam menghadapi level nilai tukar rupiah saat ini.

 Naiknya harga dolar mengakibatkan melonjaknya harga pasar yang terjadi di Indnesia saat ini. Dimana pada saat ini melonjaknya semua harga bahan pokok yang mengakibatkan resahnya para masyarakat Indonesia dan akibatnya terjadi panic buying sehingga semakin memperburuk keadaan saat ini.

Seperti dikutip dari Liputan6.com, permasalahan penyebaran covid ini secara masif, membuat instrumen USD Amerika Serikat merupakan salah satu intrumen safe heaven, maka dari itu rupiah belum ada katalis positifnya," ucap Nafan, Rabu (18/3/2020).

 Pada situasi seperti ini pernah terjadi sebelumnya pada krisis ekonomi tahun 2008-2009. Dimana Bank Sentral di Amerika Serikat alias The Fed juga melakukan quantitave easing seperti saat ini yakni salah satu kebijakan moneter guna untuk meningkatkan jumlah uang beredar yang sangat mempengaruhi ekspetasi pasar terhadap ekonomi global.

Akibat dari virus corona ini mengakibatkan antisipasi dari pemerintah yang melakukan sistem lockdown serta pembatasan akses juga sangat berdampak buruk terhadap perekonomian Indonesia. Karena pada dasarnya kondisi surplus perdagangan di nilai semu dan impor bahan baku pada saat ini turun cukup tajam di banding dengan bulan-bulan sebelumnya yang belum adanya virus corona ini terjadi.

 “Biasanya tiga sampai lima bulan setelah impor bahan baku turun, produksi manufaktur ikut turun. Investor asing secara persisten lakukan aksi jual di bursa saham. Dalam sepekan terakhir nett sell di bursa menembus Rp780 miliar,” jelas dia.

Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo akan terus memantau kondisi perekonomian Internasional saat ini akibat dari penyebaran virus corona. Serta dampak dari penyebaran virus corona sendiri sangat mempengaruhi akses pariwisata di Indonesia sehingga memperburuk perekonomian Indoensia saat ini, Dikutip dari Indozone TV Perry menambahkan, strategi moneter perlu dilakukan untuk menjaga kecukupan likuiditas di pergantian tahun.

Selain itu hal tersebut juga dilakukan untuk  mendukung transmisi bauran kebijakan yang akomodatif. "Kebijakan makroprudensial tetap akomodatif untuk mendorong penyaluran kredit perbankan dan memperluas pembiayaan bagi perekonomian," kata Perry.

Sehingga, pemerintah Indonesia saat ini meminimalisir melakukan kegiatan impor untuk sementara waktu hingga perekonomian dunia kembali stabil.

Terakhir, yang perlu dilakukan pada saat ini adalah dimana pemerintah harus menegaskan para masyarakat nya untuk mengurangi pembelanjaan secara impor dan mengurangi ketergantungan terhadap barang luar negri karena pada dasarnya Indonesia sendiri sangat memiliki kekayaan yang cukup berlimpah serta Indonesia sendiri pun mampu untuk mendiversifikasi sumber energi nya sendiri, dan untuk masyarakat yang masih ingin berinvestasi, sebaiknya berinvestasi yang tidak begitu terlalu berpengaruh terhadap dengan kenaikan dolar seperti halnya, investasi emas dan surat utang negara.

 Namun pada aspek ini tidak semua masyarakat Indonesia rugi karena hal ini. Terdapat beberapa pihak yang diuntungkan seperti halnya eksportir yang target pasarnya yaitu konsumen dari luar negeri.

Meskipun beberapa pihak yang diuntungkan menjual barang dengan harga yang sama namun selisih dolar terhadap rupiah bisa menjadi sebuah keuntungan itu sendiri. Terlebih karena pengurangan penggunaan impor di Indonesia mengakibatkan berjaya nya produk lokal itu sendiri, dan sepatutnya Pemerintah Indonesia itu sendiri harus melakukan hal seperti itu.

Tak hanya itu, beberapa lembaga domestik dan internasional telah membuat proyeksi terhadap perekonomian Indonesia saat ini. Dan Bank Indonesia (BI) sendiri memproyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2020 mencapai 5,1 persen sampai 5,5 persen, dimana titik tengahnya terdapat di titik 5,3 persen sebagai telah tertuang dalam asumsi makro Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2020.

Sehingga harapannya ke depan Indonesia bisa berdikari terhadap ekonominya dan masyarakat Indonesia ke depannya bisa lebih sejahtera jika pemerintah mampu mengurangi impor dari luar negeri dan bisa berdikari terhadap ekonominya.

(korantangsel.com,mg-ahmad julkifli sodima/201810050311)

PEMUDA CIHUNI, SEMPROTKAN DISINFEKTAN KE SELURUH JALAN DESA

Written By korantangsel.com on Saturday, March 28, 2020 | 12:36 AM


NASIONAL,korantangsel.com- Merebaknya wabah pandemik virus corona atau Covid-19 di tanah air membuat berbagai elemen masyarakat bahu membahu melawan penyebaran virus mematikan asal negeri Wuhan ini dengan berbagai cara.

Seperti yang dilakukan puluhan pemuda asal Desa Cihuni, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, melakukan kegiatan penyemprotan cairan disinfektan ke seluruh jalan desa, Sabtu (28/3).

Inisiatif kelompok penyemprotan disinfektan sekeliling desa lantaran ketidapedulian aparat desa untuk mengatasi penyebaran virus mematikan tersebut. Sebelumnya, Jumat, (27/3) salah seorang warga meninggal dunia diduga positif corona.

Koordinator Kegiatan Denny Tri Permana, menerangkan, penyemprotan cairan disinfektan tersebut merupakan bagian dari gerakan para pemuda guna menangkal dan mencegah masuknya Covid-19 di wilayah Desa Cihuni.

"Target penyemprotan cairan disinfektan ini adalah jalan utama, saluran air, serta halaman rumah warga. Dan kegiatan ini akan terus kita lakukan, tidak hanya sekali saja," kata pria yang biasa disapa Denny Dhellu ini.

"Untuk kegiatan ini kita memakai dana swadaya dari para pemuda di Desa Cihuni. Mudah-mudahan langkah ini dapat mencegah penularan virus corona," ujanya.

Denny juga mengimbau masyarakat, khususnya warga Desa Cihuni, untuk tetap memperhatikan pola hidup sehat (PHBS) dan sebisa mungkin membatasi dari pusat keramaian (social distancing) serta mematuhi maklumat Kapolri dan imbauan pemerintah.

"Jadi dengan adanya penyebaran virus corona (Covid-19) masyarakat tidak usah panik tapi waspada. Jaga kesehatan tubuh agar dijauhi dari wabah virus tersebut," ucap Denny.

Untuk diketahui, hingga saat ini per 28 Maret 2020, kasus terkonfirmasi Covid-19 di Banten tercatat ada 67 kasus positif, 59 dirawat, 1 sembuh dan 7 meninggal dunia.



(korantangsel.com, japra)

RSUD KOTA TANGERANG TERIMA BILIK DISINFEKTAN

Written By korantangsel.com on Thursday, March 26, 2020 | 7:39 AM


TANGERANG RAYA,korantangsel.com-mah Sakit Umum Daerah Kota Tangerang (RSUD). mendapat seperangkat alat pencegah penularan Covid -19, berupa Bilik Disinfektan, alat tersebut digunakan untuk membersihkan tubuh pengunjung maupun pegawai RSUD Kota Tangerang yang akan memasuki Rumah sakit.

Bilik Disinfektan yang dibuat oleh pemerintah Kota Tangerang sebanyak  50 buah ini nantinya akan di pasang di seluruh fasilitas umum, keberadaan bilik disinfektan yang baru dipasang  hari ini menjadi satu upaya pemerintah Kota Tangerang dalam memutus mata rantai penyebaran Virus Covid-19 di Kota Tangerang. " Iya Kami sudah menerima Bilik Disinfektan dari pemerintah sebanyak 2 buah dan itu nantinya akan kita pasang di pintu masuk Loby dan Pintu Samping (keluar)". Tutur Heni Herlina.Direktur Utama RSUD Kota Tangerang saat di hubungi melalui Telpon selular. Rabu,(25/3/20).

Dengan adanya Bilik Disinfektan yang sudah di pasang, bagi para pengunjung dan pegawai rumah sakit mereka diwajibkan untuk melakukan penyemprotan tubuh sebelum masuk kedalam ruangan, selain itu pula mereka wajib di periksa suhu tubuhnya dengan Thermo gun yang sudah di siapkan oleh keamanan (satpam) yang berjaga di depan pintu.

Dalam menggunakan Bilik Disinfektan RSUD bekerja sama dengan PDAM Tirta Benteng (TB) dalam penggunaan air bersih sebagai campuran Clorine. " Untuk bahan penyemprotan tubuh kali ini kami menggunakan Clorine yang di campurdengan air bersih, untuk itu RSUD bekerja sama dengan PDAM Tirta Benteng dalam penyediaan air bersihnya". Kata Heni.

Pemasangan Bilik Disinfektan di RSUD baru akan di fungsikan besok hari. "Alat ini baru akan difungsikan besok, karna kita baru terima tadi siang dan tadi langsung kita tes." tambahnya .(dens).

ZONA MERAH COVID 19, KODIM 0506/BS SIAP BANTU PEMERINTAH

Written By korantangsel.com on Tuesday, March 24, 2020 | 7:56 AM


TANGERANG RAYA,korantangesel.com-Penyebaran Covid-19 di Kota Tangerang sudah semakin meresahkan warga, banyaknya penderita yang semakin hari semakin banyak dan sudah dinyatakan Zona Merah (berbahaya) oleh pemerintah pusat, maka dari itu Pemerintah Kota Tangerang bekerja sama dengan TNI dan Polri menyiapkan bangunan untuk Isolasi bagi penderita yang dinyatakan ODP (Orang Dalam Pemantauan) Covid-19.

Pembangunan ruang isolasi tersebut digunakan sebagai tempat Isolasi para penderita yang sudah dinyatakan ODP oleh Dokter. " Iya kami bersama Pemerintah Kota Tangerang bersama-sama mempersiapkan ruangan khusus bagi mereka yang  telah dinyatakan ODP oleh dokter, juga untuk memisahkan pasien biasa dengan pesien khusus yang terkena Covid -19, agar kita bisa memutus mata rantai penyebarannya," kata Kolonel. Inf. Wisnu Kurniawan Komandan Kodim 0506/BS Tangerang.


Wisnu mengatakan bahwa pihaknya akan selalu siap jika pemerintah kota membutuhkan tenaga medis dari TNI, namun harus tetap berkoordinasi dengan Pusat.

 "Kami dari TNI akan selalu siap jika di butuhkan oleh pemerintah Kota Tangerang, baik itu keamanan juga tenaga medis dari TNI," tutupnya.


(korantangsel.com,dens/red)

WALIKOTA PIMPIN PENYEMPROTAN DISINFEKTAN DI 12 TITIK

Written By korantangsel.com on Saturday, March 21, 2020 | 7:18 PM


TANGERANG RAYA,korantangsel.com- Mengurangi penyebaran virus Corona di wilayah Kota Tangerang, Walikota Tangerang Arief R Wismansyah bersama  TNI Kodim 0506/BS melakukan penyemprotan bersama di 12 titik yang ada di Kota Tangerang.

Semakin banyaknya korban yang terjangkit virus Corona Walikota Tangerang menginstruksikan seluruh jajaranya dan bekerja sama dengan TNI dan Polri untuk ikut bersama melakukan penyemprotan serentak di Kota Tangerang.

Walikota Tangerang, Arief R Wismansyah menghimbau, agar seluruh jajaran melakukan penyemprotan baik di lingkungan kerja maupun dilingkungan rumah masing-masing, dengan membuat disinfektan sendiri dengan menggunakan cairan pembersih lantai.

"Saya menghimbau kepada seluruh masyarakat Kota Tangerang untuk melakukan penyemprotan disinfektan baik di kantor, sekolah dan rumah. Kalau perlu  cairan disinfektani kita buat sendiri, hanya menggunakan air dan cairan pembersih lantai dengan perbandingan satu banding sepuluh", kata Arif saat di temui usai memimpin apel penyemprotan serentak di Halaman Depan Gedung Pemerintahan Kota Tangerang, Jumat (20/3/20).


Selain itu,Arif juga mengingatkan kepada seluruh masyarakat untuk selalu menerapkan hidup sehat dan menjaga jarak (Distancing) dengan siapapun untuk mencegah penularan.

"Disaat ini kita juga harus menjaga jarak dengan siapapun,bukan berarti kita sombong. Namun itu sudah menjadi aturan agar kita tidak tertular corona", tambahnya.

Usai memimpin apel Walikota langsung memimpin penyemprotan tepatnya di jalan Gatot Subroto depan Polres Metro Kota Tangerang.


(korantangsel.com,dens/red)

PUAN MAHARANI AJAK MASYARAKAT LAWAN VIRUS CORONA

Written By korantangsel.com on Thursday, March 19, 2020 | 11:06 AM


NASIONAL,korantangsel.com- Berantas virus Corona, Ketua DPR RI Puan Maharani meminta masyarakat mendukung upaya para dokter dan tenaga medis lain yang bekerja di garis depan dalam penanggulangan wabah virus Corona.

"Karena itu, saya meminta masyarakat ikut meringankan beban mereka dengan melakukan tindakan-tindakan pencegahan secara mandiri," kata Ketua DPR Puan Maharani di Jakarta, Rabu (18/3/20).

Puan mencontohkan seperti rajin mencuci tangan dengan sabun, menjaga kebersihan diri, keluarga dan lingkungan, makan makanan bergizi dan sehat, mengkonsumsi vitamin tambahan, dan rajin berolahraga agar tubuh tetap bugar.

"Saya juga mengimbau agar masyarakat bersikap positif dan bahu membahu,  bergotong royong mengatasi pandemi ini," ucapnya.

Sebab, menurut Puan, penanggulangan wabah Corona membutuhkan kerja bersama, gotong royong, dari seluruh pihak pemerintah, TNI, Polri, masyarakat, dan swasta.

Ia mengatakan, pemerintah bersama TNI dan Polri bersinergi melalui upaya-upaya penanganan yang terintegrasi dan terpadu dalam memberikan edukasi, sosialisai, mitigasi, serta penanganan pasien.

Masyarakat hendaknya mengambil peran dalam ikut menjaga kesehatan diri, kebersihan lingkungan, dan mendukung praktek sosial distance (menjaga jarak antar individu) dan mematuhi protokol penanganan wabah.

Pihak swasta ikut mengambil peran dengan mendukung praktik bekerja dari rumah bagi para karyawannya, serta membantu penyediaan fasilitas kesehatan bagi penanggulangan.

"Gedung-gedung milik swasta yang tidak terpakai bisa difungsikan sebagai rumah sakit sementara," paparnya.

Khusus untuk pengelola rumah sakit swasta, Puan mengimbau, sekarang ini saatnya membantu sesama dengan berpartisipasi optimal membantu pencegahan dan penanggulangan Corona.

Ia mengajak semua piha gotong royong dan fokus menanggulangi pandemi Covid -19 ini, dan meminta pemerintah fokus menyelamatkan dan menjaga  kesehatan masyarakat, karena menjaga dan menyelamatkan  kesehatan masyarakat sama artinya  menyelamatkn ekonomi nasional.

Menurut Puan, bangsa Indonesia adalah bangsa yang lahir dan besar karena selalu mengatasi tantangan dengan semangat gotong royong sebagai semangat asli Indonesia.  "Maka saya yakin pada akhirnya bangsa ini akan melewati tantangan wabah virus Corona," katanya

Sekanjutnya, jelas Puan, Indonesia akan menjadi bangsa yang lebih tangguh dan maju. Untuk itu, harus menjauhkan sikap egois, sikap mau selamat sendiri karena virus Corona hanya bisa dilawan kalau bersatu menghadapinya.

"Virus Corona akan menyerang siapa saja tanpa memandang status kita, agama kita, profesi kita, suku dan warna kulit kita," tambahnya.

Maka untuk melawannya, Puan mengatakan, harus bekerjasama, bersatu sebagai sesame anak bangsa. "Mari kita selalu waspada, tidak panik dan optimisti. Tidak lupa saya selalu mengingatkan kepada masyarakat untuk menjalankan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS)," tutupnya.

(korantangsel.com,dens/red)
 
Support : Editor Website
Copyright © 2011. RANSEL - All Rights Reserved
www.korantangsel.comBeranda|Info Iklan

INFORMASI SEPUTAR KOTA TANGERANG SELATAN DAN SEKITARNYA