RANSEL
Headlines News :

BERITA TERKINI

DUA ORANG MENINGGAL AKIBAT DBD

Written By ADMIN on Saturday, February 28, 2015 | 2:53 AM

DBD
TANGERANG SELATAN,korantangsel.com- Berdasarkan  data dari Dinas Kesehatan jumlah penderita demam berdarah pada bulan Januari 2014 sampai  Januari 2015 ada 412 kasus untuk rawat inap sebanyak 657 kasus untuk rawat jalan, dua di antaranya meninggal dunia akibat DBD.

Menurut dokter Alwan kasi Pengendalian Penyakit Menular dan PTM, berkait dengan musim hujan maka tidak menutup kemungkinan  ada peningkatan  penderita DBD. Untuk saat ini sudah ada korban meninggal sebanyak 2 orang yang meninggal akibat DBD korban tersebut berad  a diwilayah Pamulang Barat dan Kampung Sawah Korban Berinisal AF umur 11 Tahun domisili pamulang barat dan Ny. T umur 48 Tahun domisili kampung sawah keduanya meninggal dirumah sakit.”Ungkapnya

Pasien meninggal setelah melakukan perawatan selama 5 hari pasien mengalami Dengue Shock Syndrome (DSS) yang sangat berbahaya yang ada dimasyakat yanh mengalaminya tetapi kebanyakan pasien tidak mengalami Dengue Shock Syndrome (DSS) dalam DBD ada 3 fase yaitu Demam selama 1 s/d 5 hari, lalu fase Kritis itu selama 6 s/d 7 hari itu yang mengakibatkan bakaya yang mengakibatkan Shock dan semua pasin demam berdarah harus dalam perawatan dan fase konfalsen penyembuhan”Tambahnya  .

Awalnya  ciri ciri DBD yakni demam di sertai panas tinggi namu pada hari ke empat biasanya  panas turun namun itu merupakan jebakan padahal itu sudah  mulai puncaknya DBD.


TANGSEL AKAN TERTIBKAN MIRAS

miras
TANGERANG SELATAN,korantangsel.com- Sosialisasi larangan penjualan minuman keras kepada swalayan, Mini Market, dan Tempat Hiburan yang dikeluarkan pemerintah Kota Tangerang Selatan, diduga belum banyak diketahui oleh pengusaha swalayan yang ada di diwilayah Tangsel.

Dalam hal ini masih banyak pengusaha swalayan Mini Market, dan Tempat Hiburan yang menjual miras di wilayah Tangsel, tapi masih banyak diprotes oleh pihak perusahaan khususnya pengusaha hotel yang berbintang.karena ini sangat betentangan dengan motto Kota Tangerang Selatan (Cerdas, Modern dan Religius) dan adanya penolakan dari warga yang mengakibatkan sering terjadi tindakan kriminal.

Menurut Muhammad kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) pihaknya akan bekerja sama dengan Dinas Satpol PP, Dinas Kesehatan dan Pihak Kepolisian dalam pengawasan untuk melakukan sidak untuk menertibkan miras diwiyalah Tangsel dan akan segera membuat tim Khusus untuk menangani tentang peredaran minuman keras yang ada di swalayan Mini Market, dan Tempat Hiburan apabila terdapat miras maka akan langsung melakukan menyitaan barang haram tersebut,” Ungkap Kadis

Pada Pasal 122 Perda Kota Tangerang Selatan No. 4 Tahun 2014 tentang Pemerintah daerah tidak menerbitkan IUI izin Impor, izin edar dan SIUP bagi pelaku usaha Minuman beralkohol, setiap orang atau badan dilarang memproduksi, mengedarkan serta memperdagangkan minuman beralkohol dan sejenisnya didaerah. Untuk semua jenis minuman beralkohol dengan kategori Golongan A 0 % s/d 5% golongan B 5% s/d 20% golongan C lebih dari 20%.” Tambahnya

Jika memang masih ada pengusaha swalayan yang menjual miras, maka pihaknya akan turun langsung ke lapangan untuk melakukan tindakan sanksi tegas dan sampai penyegelan apabila perusahaan tersebut masih membandel.


SAMBUT HUT KOTA TANGERANG, HMI UNRAS DEPAN PEMKOT

demo
TANGERANG RAYA,korantangsel.com- Satu tahun lebih sudah kepemimpinan walikota Tangerang H Arief R Wismansyah, namun sampai saat ini masyarakat belum merasakan perkembangan dan kemajuan di Kota Tangerang, hanya kegiatan kegiatan festival yang banyak dilakukan oleh walikota.

Faridal Arkam Machus selaku ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) MPO Cabang Tangerang Raya menuturkan, bahwa Pemuda dan mahasiswa Kota Tangerang menginginkan Walikota Tangerang untuk dapat membuktikan dan atau merealisasikan janji janji yang telah diberikan kepada kami.

" Jangan hanya bisa mengotak atikan pegawai Dinas kesana kesini saja. Masih banyak permasalahan kota Tangerang seperti masyarakat yang menganggur dan banjir yang melanda di Kota Tangerang, namun belum juga ada solusinya," kata Faridal saat unras depan Pemkot Tangerang.

Menurutnya, selain itu, Kota Tangerang memiliki silva yang membumbung tinggi sampai 700 miliar rupiah. Ini artinya pemerintah atau kepemimpinan Arief tidak bisa menyerap APBD untuk pembangunan kota Tangerang.

Banyak proyek proyek yang tidak selesai dan menyebabkan APBD semakin besar sehingga menjadi silva. Jelas ini membuktikan sistem perencanaan dan pengendalian untuk pembangunan kota Tangerang yang tidak beres. " Berarti kota Tangerang untuk mendapatkan WTP sangat mustahail dengan silva kota Tangerang yang sebesar 700 M, sekalipun mendapatkan itu aneh bin ajaib, " ujarnya.

Selanjutnya tutur Faridal, HMI MPO mencurigai penyediaan anggaran narasumber untuk seluruh anggota DPRD adalah bentuk gratifikasi dari pemkot terhadap anggota DPRD kota Tangerang. Ini salah satu bentuk kongkolingkong antara eksekutif dan legislatif.
  

PEMILIK PT JABATEK, MANGKIR DARI PANGGILAN DPRD KOTA TANGERANG

jabatek
TANGERANG RAYA,korantangsel.com- Terkait pemanggilan yang dilakukan oleh  Komisi II DPRD Kota Tangerang terhadap pemilik perusahaan PT.Jabatek Cibodas Yakni Hendra Gunawan, ternyata pemilik  perusahaan tidak mau hadir alias mangkir .

" Saya berharap dipanggilan yang kedua nanti, pemilik perusahaan mau hadir dan memecahkan persoalan yang terjadi saat ini, tentunya kami dari komisi II akan terus berkoordinasi dengan Disnaker Kota Tangerang agar bersinergi " ujar Sumarti.

Sumarti anggota komisi II menuturkan , saya bersama teman teman lainnya  sudah  menunggu hingga sore hari pada hari ini, namun sepertinya saudara Hendra Gunawan selaku pemilik perusahaan tidak mau hadir untuk memberikan jawaban dan mengklarifikasi permasalahan menyangkut 700 buruh yang telah bekerja dan sudah dirumahkan.

Maka dari itu,pihaknya akan melakukan pemanggilan yang kedua. Namun tentunya kami dari komisi II akan melaporkan terlebih dulu hasil hari ini kepada pimpinan, untuk kemudian selanjutnya ditindaklanjuti kembali.


PERUMAHAN CLASTER TIDAK DILENGKAPI IJIN PEMERINTAH TUTUP MATA

IMB
TANGERANG SELATAN,korantangsel.com- Beberapa warga perumahan  Blok P melakukan aksi blockade didepan perum Melati Point Kota Tangerang Selatan merepa menuntut agar proses pembangunan rumah Claster yang berada didepan perum melati point agar segera dihentikan dikarenakan tidak sesuai dengan Site Plan Awal No. 648.3/59.DPU/1993 Tanggal 18 Februari 1993 (1 Kav untuk 1 rumah) yang mungkin telah diaggap melanggar aturan serta tidak dilengkapi ijin.

Dalam aksi tersebut warga sangat kecewa kepada pemerintah karena proses pembangunan tersebut tidak pernah dihentikan atau ditutup,dikarenakan sangat mengganggu warga sekitar sehingga akibat dari pembanguna tersebut terjadi penyempitan jalan untuk akses masuk dan keluarnya para penghuni yang ada diperumahan tersebut.

Menurut Jurianto Warga perumahan “Pembangunan tersebut belum memiliki IMB banguna tersebut sudah ada pada bulan agustus 2014 dan sempat berhenti selama 4 bulan dan melakukan aktifitas lagi sampai sekarang sehingga warga sangat merasa terganggu.dan warga tetap meminta 1 kavling untuk 1 rumah sebagai tuntutannya tidak ada yang lainnya.”Tegasnya

Karena selama ini mereka sudah merasa sangat terganggu dikarenakan pembangunan rumah claster tersebut dikarenakan tidak pernah ada kordinasi kepada instansi terkait yang menangai masalah tersebut. Dengan anggapan pemerintah selama ini telah tutup mata dalam persoalan tersebut.



MISS UNIVERSE 2014 DAN PUTRI INDONESIA 2015 BUDAYAKAN BATIK INDONESIA DI MALL LIVING WORLD

miss universe
TANGERANG SELATAN,korantangsel.com- Miss universe adalaha ajang kontes kecantikan yang diikuti oleh berbagai Negara termasuk Indonesia,yang pertama kali digelar pada tahun 1952 yang sudah menginjak ke 63 hingga 2014. Dan pada tahun 2014 gelar Ratu sejagat ini dipegang oleh Paulina Vega Asal Colombia yang kini berusia 22 tahun yang telah mengalahkan 88 finalis dari berbagai Negara termasuk Indonesia.

Dan Putri Indonesia merupakan kontes kecantikan yang selalu diselenggarakan setiap tahunnya dan pertama kali dihelat pada tahun 1992 oleh yayasan putrid Indonesia.dan pertama kali bergabung pada ajang Miss Universe pada tahun 1995, pada tahun 2014 Elvira Devinamira yang ikut pada ajang Miss Universe 2014 hanya meraih 15 besar dan mendapatkan perhargaan Khusus Best National Costume dan kini pada tahun 2015 Mahkota gelar putri Indonesia ada pada Anindya Kusuma Putri dan kali ini mereka bersama-sama mengunjungi pondopo (Rumah Batik Kerajinan Indonesia).

Meuti kumala, selaku merchandising Direktor PT. Home Center Indonesia Mengatakan “ Miss Universe dan Putri Indonesia merupakan ajang yang tepat untuk mempromosikan budaya bangsa Indonesia, kami berharap dengan kunjungan Miss Universe 2014 dan Putri Indonesia 2015 yang baru saja terpilih menjadikan salah satu cara untuk dapat mempromosikan batik sebagai budaya Indonesia.

Salah satu yang dilakukan Miss Universe dan Putri Indonesia adalah belajar membatik. Sebagai rumah batik dan kerajinan Indonesia, tentunya dari pihak pendopo adalah ingin Miss Universe dan Putri Indonesia dapat memahami tentang batik dan bagaimana caranya membatik, dengan harapan dapat menjadi corong untuk dapat menceritakan dan memperkenalkan batik kemata dunia.


SERIBU PASUTRI RAYAKAN HARI PERKAWINAN SEDUNIA

pasutri
TANGERANG SELATAN,korantangsel.com- Satu persatu pasangan suami istri yang sudah lanjut usia maupun yang muda dengan memakai pakaian seragam dengan pasangannya memasuki gedung Gereja Katolik Paroki Santa Laurensius Alam Sutera Serpong Kota Tangerang Selatan Banten. Pasutri tersebut hadir untuk mengikut Perayaan Hari Perkawinan Sedunia dengan berbagai doa yang di pimpin pemuka agama.

Mereka yang datang untuk mengikuti Perayaan Hari Perkawinan Sedunia dari daerah Jabodetabek, Bandung, bahkan Purwokerto Jawa Tengah, dan perayaan di gereja ini merupakan yang kedua kalinya di gelar dan di hadiri oleh Seribu pasangan suami istri.

Perayaan di gelar untuk mengingatkan kepada pasangan pasutri tentang komitmen tentang perkawinan yang suci dan saling mencintai dalam kondisi apapun kepada pasangannya.

Menurut keterangan Hardono, panitia penyelenggara, mengataka‎n bahwa pihaknya mengadakan ini adalah untuk memperingati komitmen seumur hidup para suami kepada istri dan menghargai kesetiaan dan pengorbanan mereka sebagai seorang istri dan mencapai kebahagian dan memilik anak anak yang sehat dan baik dan untuk para suami kendaknya harus saling setia satu sama lain sehingga akan hidup bahagia.

Selain itu, Oma Sinta, menjelaskan bahwa dirinya sudah sumpah janji kita berdua suami istri, dan harus kita mempercaya bahwa Yesus tidak bisa memisahkan dan harus bersyukur suka maupun duka dan menaikan kepada Tuhan mengatasi semua nya permasalahan dirnya sudah enam puluh empat tahun berpasangan.

Perayaan Hari Perkawinan Sedunia pertama kali di gagas pada tahun 1981, oleh sekelompok pasutri di daerah Baton Rouge Amerika Serikat dan acara di gelar bertepatan dengan valentine's day.


(korantangsel.com, milhan wahyudi & rr009) 
 
Support : Editor Website
Copyright © 2011. RANSEL - All Rights Reserved
www.korantangsel.comBeranda|Info Iklan

INFORMASI SEPUTAR KOTA TANGERANG SELATAN DAN SEKITARNYA