RANSEL
Headlines News :

BERITA TERKINI

RSIA SOEROSO, GELAR PERLOMBAAN DAN DONOR DARAH

Written By ADMIN on Sunday, February 14, 2016 | 10:19 AM

RS soeroso
TANGERANG SELATAN,korantangsel.com- Memasuki usia ke-4 RSIA RP Soeroso, Ciputat, Tangerang Selatan menggelar serangkaian kegiatan untuk memeriahkan HUT. Selain itu juga digelar kegiatan pengobatan gratis ,lomba bayi sehat,edukasi kesehatan kemasyarakat sekitar ,donor darah serta senam jantung sehat.

Selain itu ada beberapa Perlombaan yang digelar diantaranya lomba bayi sehat, poto jenik balita, lomba mewarnai dan lomba dance cuci tangan untuk mensosialisasikan cara mencuci tangan yang baik dan benar guna mencegah infeksi nososkemial dirumah sakit.  Wakil Direktur umum yang juga membawahi mutu dan  pengembangan bisnis Hening Handayani, AMK,SE,MPM mengatakan perayaan HUT ke-4 ini, RS RP Soeroso sengaja melibatkan warga sekitar RS RSIA Soeroso agar masyarakat lebih dekat mengenal pelayanan yang ada dirumah sakit  serta ini merupakan upaya RS untuk berperan aktif dalam upaya meningkatkan kwalitas kesehatan masyakat yang tinggal disekitar Rsia RP Soeroso dan  wilayah Tangsel.

Wanita cantik ini mengungkapkan untuk donor darah selain partisipasi warga seluruh staff dan pegawai serta para dokter ikut berparisipasi menyumbangkan darahnya. Sementara pengobatan gratis diberikan  pada masyarakat dengan standar pelayanan terbaik,keramahan para perugas dan dokter  demi kenyamanan dan kepuasan  pasien dan warga yang berada di sekitar RS RSIA Soeroso.

"Di HUT ke-4 ini RSIA RP Soeroso diharapkan, lebih akan mengoptimalisasi pelayanan terbaik untuk wujudkan kepuasan dan keselamatan pasien yang selama ini sudah dilakukan dengan baik," ungkapnya.
Wanita yang murah senyum ini juga bersyukur dengan kepercayaan masyarakat  terhadap pelayanan RS sehingga  pihak Rumah Sakit juga selalu berusaha menjaga komitment utuk memberikan standar pelayanan terbaik. Sehingga RSIA RP Soeroso telah meraih akreditasi dengan cepat dari Komite Akreditasi Rumah Sakit Nasional (KARS)."Inilah bentuk keseriusan kami untuk mengembangkan rumah sakit dengan berpedoman pada standar akreditasi nasional dalam memberikan pelayan terbaik bagi pasien ," terangnya.

Hening berkomitmen RSIA RP SOEROSO Selalu mengutamakan keselamatan pasien ,menghargai hak-hak pasien dan berusaha selalu memberikan pelayanan yang profesional dengan standar kompetensi petugas kesehatan yang memadai dalam bertugas."Kami bertekad kedepan terus memegang komitmen menjaga komitmen kami," tandasnya.       


(korantangsel.com, mulyadi)

AKREDITASI PERDANA UNTUK RSIA RP SOEROSO TANGSEL

RS SOEROSO
TANGERANG SELATAN,korantangsel.com- RSIA RP Soeroso, Pamulang, Tangerang Selatan berhasil meraih akreditasi Perdana tanpa remedial dari Komite Akreditasi Rumah Sakit (KARS) di 2015. 

Akreditasi ini diraih oleh RSIA RP Soeroso dalam waktu sangat singkat selama persiapan  empat bulan.

Direktur RSIA RP Soeroso Pamulang, Dr. drg. Prita P. Paramita, MARS mengatakan penilai dari KARS, RS ini meraih waktu singkat dalam persiapan dan maju untuk ujian akreditasi, untuk kelas program khusus yang dibuat oleh KARS. Kami berharap dalam waktu satu tahun kedepan pada saat revisitasi , kami dapat meningkatkan  menyelesaikan program regular dengan tingkat akreditasi paripurna  yang memiliki  unsur yang setara sesuai dengan JCI standard (Join Commissinig International).
Prita mengungkapkan penghargaan akreditasi ini sangat perlu mengingat semakin tingginya kesadaran masyarakat dalam memilih rumah sakit yang berkualitas dan terjamin. Sehingga pemerintah melalui Dinas Kesehatan Tangsel mendorong rumah sakit melakukan sertifikasi atau akreditasi agar standar dan kualitas pelayanan pada masyarakat semakin meningkat.

"Dorongan ini yang kami jadikan acuan untuk meraih akreditasi ini, ternyata kami mampu meraih dengan waktu yang sangat singkat," ungkapnya.

Dijelaskan Prita , KARS adalah Komite Akreditasi Rumah Sakit Nasional yang bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mewajibkan dilaksanakannya akreditasi rumah sakit dengan tujuan untuk meningkatkan pelayanan rumah sakit di Indonesia. Hal ini disesuaikan Dengan dasar hukum pelaksanaan akreditasi di rumah sakit  adalah UU No. 36 tahun 2009 tentang kesehatan, UU No. 44 tahun 2009 tentang rumah sakit dan Permenkes 1144/ Menkes/ Per/ VIII/ 2010 tentang organisasi dan tata kerja kementerian kesehatan.

"Akreditasi akan sangat berguna dalam menghadapi persaingan bebas Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), karena kompetisi akan semakin ketat, sehingga menuntut rumah sakit untuk terus meningkatkan standar pelayanannya", jelasnya.

Ditambahkannya, dalam menyongsong MEA, salah satu persiapan dunia kesehatan di Tangsel adalah dengan meningkatkan kualitas pelayanan dan akreditasi yang merupakan satu-satunya pembuktian secara legal bahwa standar dan kualitas pelayanan yang diterapkan sudah teruji dan diakui.

“Akreditasi ini menunjukkan standar pelayanan serta mutu RSIA RP Soeroso sudah teruji, sehingga konsumen bisa tenang dan merasa aman terlayani karena rumah sakit berusaha melindungi  keselamatan pasien selama perawatan , pelayanan yang sesuai standard dan menghormati hak- hak pasien untuk mendapatkan perlakuan yang sama  serta pelayanan yang baik dari petugas-petugas kesehatan yang kompeten dibidangnya,” tandasnya.       


(korantangsel.com, mulyadi)



HUMANIKA NILAI AYOMA MEMBOHONGI PUBLIK, BISA DIPIDANAKAN

ayoma
TANGERANG SELATAN,korantangsel.com- Karena belum mengantongi perizinan amdal dan IMB, lembaga pemerhati masalah hukum,demokrasi dan good goverment, Nasional, Humanika, menuding managemen apartemen The Ayoma yang berlokasi di Kelurahan Ciater dan Rawa Buntu, jalan raya Serpong, Kota Tangerang Selatan, telah melakukan pembohongan publik.

“Sehingga dapat dikenakan ancaman KUHP pasal 378 KHUP tentang penipuan. Karena Apartemennya belum memiliki IMB dan  lolos Amdalnya, tapi sudah melakukan aktifitas penjualan,” ujarnya.

Menurutnya negara Indonesia  adalah negara hukum. Segala hal haruslah taat dan patuh kepada aturan hukum yang berlaku. Managemen The Ayoma belum memiliki legalitas hukum seperti IMB dan Amdal, tetapi sudah berani menjual dan bertransaksi menjual unit apartemennya.

“Maka tindakan tersebut dapat dikategorikan membohongi publik,ilegal dan melawan hukum,” tegasnya.       



FIX, AIRIN-BENYAMIN DILANTIK 20 APRIL DI SERANG

airin
TANGERANG SELATAN,korantangsel.com- Simpang siur ihwal jadwal pelantikan calon walikota-wakil walikota Tangsel terpilih periode 2016-2021, Airin Rachmi Diany-Benyamin Davnie terjawab sudah.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) memastikan pelantikan pasangan petahanan ini bakal dilaksaksanakan pada 20 April 2016 nanti.
Demikian hasil konsultasi KPU ke Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Soal jadwal pelantikan sudah kita konsultasikan dengan Kemendagri,” kata Sekretaris KPU Kota Tangsel, Wahyu.

Kenapa 20 April? Menurut Wahyu, hal itu lantaran masa jabatan Airin-Benyamin pada periode 2011-2016 bakal berakhir pada 20 April 2016 nanti.

Sesuai dengan Undang-undang Nomor 8 Tahun 2015 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2015 Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014 Tentang  Pemilihan Gubernur, Bupati, Dan Walikota  Menjadi Undang-Undang, sebagai landasan Pemilihan Gubernur,Bupati dan Walikota secara langsung tahun 2015.

“Dalam Undang-undang, dijelaskan bahwa tidak ada pemotongan dan penambahan masa jabatan dalam hal pelantikan pasangan calon terpilih pada Pilkada serentak 2015 ini,” Wahyu menambahkan.Masih berdasarkan regulasi itu, menurutnya pelantikan Airin-Benyamin akan dilakukan di Ibukota Provinsi Banten, Serang oleh Gubernur Banten.

“Dilantik di Provinsi,” kata dia.Bahkan soal pelantikan itu, rencanannya akan dilakukan serentak di Provinsi Banten, dengan tiga kabupaten/kota lainnya yang juga melaksanakan Pilkada serentak 2015, yakni Pandeglang, Lebak dan Kabupaten Serang.

“Kalau memang akan dilakukan serentak maka harus menunggu Tangsel. Soalnya Tangsel yang masa jabatan pemimpin yang saat ini terakhir.

Seperti di Pandeglang kan sudah diisi Plt. Tetapi itu tergantung bagaimana nantinya kebijakan Gubernur,” pungkasnya.     

(korantangsel.com, ahmad fauzi)


MAJIKAN PENGANIAYAAN SOPIR TERNYATA BANYAK DILAPORAN

penganiayaan
TANGERANG SELATAN,korantangsel.com- Setelah tersangkut kasus penganiayaan dan pencurian mobil sang majikan Lily Elisabeth Marlie kembali menuai kasus setelah dilaporkan tindak pidana memasuki pekarangan orang lain tanpa ijin di Sentral Pelayanan Kepolisian (SPK) Polres Tangsel.

Pelapor adalah Sudarwito yang melaporkan tindakan sang majikan penganiayaan sopir dan pencurian mobil setelah dengan seenaknya memasuki perkarangan orang lain tanpa ijin di Kencana Loka Blok K-1 No 30 BSD, Serpong, Tangsel. Menurut laporan tersebut, Lily Elisabeth Marlie terkena pasal 168 KHUP dengan nomor laporan polisi nomor : LP/4217/X/2015/PMJ/Dit.Reskrim, tanggal 16 Oktober 2015.

"Surat ini sudah dilimpahkan dengan laporan polisi nomor :B /8962/X/2015/Ditreskrimun, tanggal 16 Oktober 2015. Dan surat perintah penyidikan nomor : Sp.sidik/  /X/2015/reskrim oktober 2015," kata Sudarwito kepada wartawan saat dikonfirmasi.

Sudarwito mengungkapkan kasus ini sendiri sudah ditangani oleh unit 2 Reskrim Polres Tangsel dengan penyidik Ipda Darsono Iskandar dan Bripda Sigit Arif Nugroho yang merupakan penyidik pembantu. Dalan keterangan yang didapat perkara ini sudah dalam proses penyidikan dan perkembangan dan hasil penyidik sendiri sudah dilaporkan ke pihak pelapor.

"Tapi hingga kini tidak ada tindaklanjutnya, untuk itu bdengan muncul kasus penganiayaan dan pencurian saya berharap kasus saya juga dapat diproses agar Lily Elisabeth Marlie ditahan," tegasnya.

Saat ditanya mengenai kebenaran laporan kepihak polres Tangsel, membenarkan adanya laporan tersebut, hasilnya masih dalam perkembangan kasus.     



KOMISI 1 DPRD TANGSEL SAMBUT BAIK ASPIRASI WARGA DELATINOS

DPRD TANGSEL
TANGERANG SELATAN,korantangsel.com- Warga delatinos dan MAN Insan Cendikia mendatangi Kantor DPRD yang berkantor sementara di gedung IFA, kedatangan warga delatinos dan MAN insan cendikia untuk menyampaikan aspirasi dan penolakan nya atas pembangunan apartemen ayoma,kedatangan para warga delatinos dan insan cendikia disambut baik oleh  anggota dewan komisi 1 yang berkaitan tentang perizinan dan pemerintahan.

Dalam pertemuan itu dari pihak warga delatinos diwakili ole RT dan RW serta warga yang bisa hadir,insan cendikia dihadiri oleh oleh ibu persahini(peni) selaku kepala sekolah dari komisi satu yaitu Taufik selaku Ketua Komisi satu serta sekretaris dan anggota komisi 1.

Taufik selaku Ketua Komisi 1 DPRD Kota Tangerang Selatan mengatakan, "kami anggota dewan, khususnya komisi 1 akan menampung aspirasi dari warga delatinos dan insan cendikia,atas penolakannya terhadap pembangunan apartemen ayoma,kami juga komisi 1 akan segera membahas dan mewacanakan permasalahan ayoma ini dalam rapat komisi dan anggota dewan yang memang menangani dan berkaitan dengan ayoma ini,khususnya komisi 1 dan 4 yang mengurusi masalah izin dan pembangunan," pungkasnya

Siti khadijah selaku sekretaris komisi 1"memang dalam untuk masalah pembangunan ditangsel,khususnya mengenai RTRW dan RDTR sedang dikaji di DPRD dan sedang sidangkan untuk mendapatkan perda pembangunan yang akan kedepannya di pakai oleh tangsel,untuk persoalan ayoma sendiri kami dari komisi sudah tahu,dan akan segera kami pelajari tentang izinnya itu sendiri dan kami juga sudah menyiapkan team ahli bangunan gedung untuk terjun memantau setiap pembangunan gedung gedung ditangsel." tambahnya

Ir.H.gacho sunarso selaku anggota"kami dari komisi satu akan segera memanggil skpd yang terkait dengan pembangunan ayoma,dan yang komisi satu ketahui,ayoma itu belum memiliki izin,ya kami dari komisi satu juga tidak menolak pembangunan,kami setuju dengan banyak nya pembangunan di kota tangsel yang baru berkembang,tapi setiap pembangunan harus mengikuti aturan yang berlaku sesuai dengan perda dan UUD yang ada," tegasnya.     



BAMUS DAN WARGA DELATINOS SEPAKAT PEMBANGUNAN SESUAI ATURAN

delatinos
TANGERANG SELATAN,korantangsel.com- Konsultasi publik yang di fasilitasi oleh Badan Lingkungan Hidup Daerah(BLHD) Tangerang Selatan,yang bertempat di salah satu restoran di Tangsel, yang membahas tentang pembangunan apartemen ayoma oleh PT.PP property Tbk, konsultasi publik yang dihadiri oleh skpd yang terkait tentang pembangunan ayoma secara teknis, warga yang terkena dampak pembanguna  ayoma dan PT.PP property sebagai pemrakarsa pembangunan apartemen ayoma serta para lurah, camat dan Bamus.

Rahmat Salam selaku kepala BLHD "kegiatan konsultasi ini diadakan agar menemukan titik temu dan kendala serta dampak apa yang akan terjadi jika adanya pembangunan ayoma,dan dalam konsultasi publik ini kita beri waktu dari pihak ayoma untuk menjelaskan dan dri semua skpd dan khususnya warga yang terkena dampak atas pembangunan apartemen ayoma tersebut,kita dalam acara ini sifatnya duduk bareng dan berdialog agar menemukan titik temu,saya yakin disetiap permasalahn itu pasti ada jalan keluarnya," pungkasnya

Agung Dewo selaku juru bicara delatinos "kami warga delatinos dalam konsultasi publik, sudah menjelaskan panjang lebar tentang keberatan kami, dan kami warga delatinos bukannya menolak tanpa dasar, tapi kami mengacu pada perda, UU berlaku yang mengatur tentang tata ruang dalam pembangunan, sekali lagi kami tegaskan kami bukan anti pembangunan,tapi kami mendukung pembangunan tapi yang sesuai dengan aturan yang berlaku,dan untuk presentasi yang menurut saya mengalami perubahan,kami akan mempelajari dan akan kami kaji lagi," tegasnya

Firdaus Sekjen Bamus mengatakan, "semua masalah akan selesaikan jika diselesaikan secara musyawarah,dan kami dari bamus juga berharap agar warga delatinos juga memikirkan warga sekitar yang menganggur,jika adanya apartemen ayoma juga akan membuka lapangan pekerjaan bagi warga sekitar ayoma,bamus juga mendukung segala pembangunan ditangsel dan juga harus mengikuti aturan," tambahnya.     



 
Support : Editor Website
Copyright © 2011. RANSEL - All Rights Reserved
www.korantangsel.comBeranda|Info Iklan

INFORMASI SEPUTAR KOTA TANGERANG SELATAN DAN SEKITARNYA