RANSEL
Headlines News :

BERITA TERKINI

HUT TANGSEL KE 11, AIRIN BUKA TURNAMEN BURUNG BERKICAU DAN LOMBA LINTAS ALAM

Written By redaksi2 Ktangsel on Monday, November 19, 2018 | 10:52 AM



TANGERANG SELATAN,korantangsel.com- Sambut hari jadi Kota Tangerang Selatan yang ke 10, Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany membuka turnamen burung berkicau di Lapangan Sunburst, Serpong, Minggu (18/11).

Walikota Tangsel, Airin mengatakan kegiatan ini diharapkan bisa mengajak masyarakat Tangsel untuk mencintai kotanya dengan melakukan kegiatan yang positif, salah satunya dengan kegiatan lomba burung ini.

“Selamat datang di Kota Tangsel bagi masyarakat atau peserta lomba dari daerah lainnya, inilah Tangsel. Kami terus berupaya menyelesaikan persoalan yang ada, dan melakukan proses pembangunan untuk kepentingan masyarakat Tangsel,” ungkapnya.

Airin menambahkan, lomba burung yang melibatkan komunitas ini diharapkan menjadi ajang untuk meningkatkan silatuhrami. Jangan sampai dirinya mendengar keributan terkait pemberian hadiah. 

“Saya berpesan kepada penyelenggara, panitia serta juri bahkan peserta dijaga kekompakan, hingga berjalan dengan lancar. Karena saya tidak ingin ada ribut-ribut di media sosial, saya yakin lomba kali ini bisa tertib tanpa adanya keributan,”pesannya.

Sementara Kepala Dinas Pariwisata Kota Tangsel, Judianto menjelaskan 2000 peserta yang mengikuti lomba burung berkicau ini, melibatkan dua operator besar yakni rajawali Nusantara dan rajawali Indonesia. 

Untuk lombanya sendiri, Judianto memaparkan ada 70 macam cabang lomba. Seperti murai batu, kenari standar umum A, kenari standar umum b, kenari standar kecil, branjangan A, branjangan B. Dan pesertanya datang dari berbagai daerah, yakni Banjarmasin, Palembang, Jawa Timur, dan Medan.

 Bahkan fasilitas hotel yang ada di Tangsel pun penuh, karena para peserta menginap di hotel-hotel yang ada di Tangsel. “Alhamdulillah, berkat acara ini hotel yang ada di Tangsel ikut penuh. Bahka  panitianya pun sulit mendapatkan hotel, karena penuh,” jelasnya.



1700 PESERTA IKUTI LOMBA LARI LINTAS ALAM 


TANGERANG SELATAN,korantangsel.com- Tak hanya turnamen burung berkicau, untuk memeriahkan HUT Tangsel ke 10, Kecamatan Setu gelar lomba lintas alam atau cross country dan gerak jalan sepanjang 4,5 kilometer yang diikuti oleh 1700 peserta tepatnya di depan Kecamatan Setu, Minggu (18/11/18).


Sekretaris Kecamatan Setu, Saefudin mengatakan peserta 1700 terdiri dari 200 peserta cross country dan 1500 peserta gerak jalan santai. Dimana pelaksanaan kegiatan ini, melibatkan sekber jeletreng atau sebuah komunitas pemuda pecinta lingkungan khususnya terhadap pelestarian kali jeletreng.

"Salah satu rangkaian acara ini, semua peserta akan turun menyusuri kali jeletreng," kata Saefudin.

 (korantangsel.com,dini/humas_kominfo)



11 MUSISI LEGENDA BERHASIL BIUS PENGUNJUNG DI ACARA REUNI 80'S & 90' LEGENDS

Written By redaksi2 Ktangsel on Sunday, November 18, 2018 | 6:29 PM


HIBURAN,korantangsel.com- Bertepatan dengan ulang tahun ke 11, Summarecon Mal Serpong kembali menggelar sebelas program dan sebelas artis untuk menghibur dan bernostalgia dengan para penggunjung dalam acara Reuni 80's & 90's Legends, Sabtu malam (17/11/18).

Willy Effendy, Center Director Summarecon Mal Serpong menjelaskan mengusung tema Marve11ous : Eleven Escape Experience, musisi legendaris seperti Memes, Oddie Agam, Irianti Erningpraja, Mus Mijiono, Ikang Fawzi, Yana Yulio, Ritta Efendy, Agus Wisman, Adjie Soetama, Ratu Ira, dan Deddy Dhukun berhasil mengajak pengunjung kembali ke era 80-90 an melalui tembang-tembang lawasnya. 

Willy menambahkan, kembalinya musisi legendaris di atas panggung, tentu akan menjadi pemandangan apik yang bisa mengobati kerinduan pengunjung akan nostalgia masa indah tahun 80 dan 90-an.

"Kita berharap, event ini bisa menghidupkan kembali nuansa lawas era 80 dan 90-an di tengah-tengah pengunjung Summarecon Mal Serpong," tutupnya.

(korantangsel.com,dini)

RAZIA MIRAS, SATPOL PP AMANKAN RATUSAN MIRAS

Written By redaksi2 Ktangsel on Friday, November 16, 2018 | 3:45 PM

TANGERANG SELATAN,korantangsel.com- Ratusan miras dari berbagai merek, berhasil disita oleh petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Tangerang Selatan saat menggelar razia disejumlah pedagang jamu yang berada di Tangsel, Kamis dini hari. 

Taufik Wahidin, Kepala Seksi Penertiban Umum Satpol PP Tangsel mengatakan pedagang jamu menjadi target razia, karena tak hanya jamu yang dijual tetapi diduga menjual minuman berkadar alkohol.

"Razia kami fokuskan di wilayah Pamulang, Ciputat, dan Pondok Aren. Dan kegiatan ini akan terus dilakukan, demi terciptanya kenyamanan khususnya di malam hari," katanya.

(korantangsel.com, milhan)




GANDAKAN KUNCI KOTAK AMAL, ANAK MARBUT GONDOL UANG AMAL DAN LAPTOP

TANGERANG SELATAN,korantangsel.com- Kepolisian Sektor Pondok Aren berhasil menangkap empat pemuda berinisial MR (18), SN (19), DAP (19), dan FI (19) yang diduga menjadi pelaku pencurian kotak amal dan barang berharga lainnya di Masjid Immanudin, Pondok Aren, Kamis (15/11/18).

Kapolsek Pondok Aren, Kompol Yudho Huntoro mengatakan salah satu tersangka berinisial MR, merupakan anak dari seorang marbut (pengurus) masjid tersebut. Dengan mengajak ketiga temannya, MR menggasak kotak amal dan membawa laptop, modem dan printer.

"Kotak amal berhasil terbuka dengan menggunakan duplikat kunci, yang telah tersangka gandakan," katanya.

Lanjut Yudho, untuk masuk ke dalam kantor sekretariat masjid, MR memanjat ventilasi masjid, sedangkan temannya mengamankan situasi. "Dari hasil CCTV, pelaku menggunakan tutup wajah, sarung tangan, jaket, dan membawa tas gendong serta langkah kaki yang mudah dikenali," tuturnya.

Yudho menuturkan, berdasarkan pengakuan tersangka, hasil curian tersebut digunakan untuk uang jajan membeli rokok. "Untuk jumlah pasti berapa uang yang telah mereka gunakan, tersangka tidak mengetahui pasti," ucapnya.

Selain mengamankan pelaku, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa modem, laptop, printer, obeng, linggis, lunci duplikat kotak amal, dan satu unit motor.

"Tersangka kita jerat denga Pasal 363 KUHP dengan ancaman tujuh tahun penjara," tutupnya.

(korantangsel.com,milhan)




MENGANDALKAN JIMAT BATANG SINGKONG, PELAKU BEGAL SADIS TERTANGKAP

Written By redaksi2 Ktangsel on Tuesday, November 13, 2018 | 10:27 PM

TANGERANG SELATAN,korantangsel.com- Delapan pelaku begal sadis yang biasa melancarkan aksinya dengan menggunakan senjata api (senpi) kepada korbannya, akhirnya ditangkap oleh Polres Tangsel, Senin (12/11). Tak hanya senjata api, pelaku menggunakan batang pohon singkong sebagai jimat saat melakukan aksi pembegalan. 

Kapolres Tangsel, AKBP Ferdy Irawan mengatakan berdasarkan pengakuan pelaku, batang singkong itu diyakini membawa keberuntungan dan sebagai pelindung saat mereka melakukan aksinya. 

"Batang singkong kering berukuran 20-30 sentimeter yang dibungkus dengan menggunakan kertas bertuliskan mantra berbahasa Indonesia itu, oleh mereka diikatkan di tubuh," papar Ferdy. 


Foto:istimewa/net

Dari delapan pelaku bernama Hendra, Mulyawan, Saad, Atma, Riyana, Ahmad Solegar, Saminan dan Mamat, polisi terpaksa menembak mati salah seorang pelaku, dan enam tersangka lainnya ditembak pada bagian kakinya karena berusaha melawan.

Ferdy menjelaskan, mereka merupakan pelaku begal sadis asal Lebak, dan biasa menggunakan senjata tajam untuk melukai korban. Dari tangan pelaku, kami berhasil mengamankan barang bukti berupa jimat batang singkong, dua pucuk senjata api modifikasi jenis FN, proyektil peluru, kunci leter T, telpon genggam, pakaian korban yang berlumuran darah, dan lima unit motor.

"Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya itu, pelaku dijerat Pasal 365 dan 363 tentang pencurian dengan kekerasan dan pemberatan, dan terancam hukuman sembilan tahun penjara." tutupnya.

(korantangsel.com,milhan)

THAI LION AIR RAIH PENGHARGAAN MASKAPAI LCC TERBAIK DI ASIA PASIFIK

NASIONAL,korantangsel.com- Sebagai salah satu maskapai berbiaya rendah, Thai Lion Air dinobatkan sebagai perusahaan berbiaya rendah terbaik se- Asia Pasifik dalam acara CAPA (Centre for Aviation) Asia Aviation & Corporate Travel Summit 2018,  dengan kriteria Thai Lion Air maskapai yang menonjol secara strategis, telah memantapkan sebagai pemimpin pasar, paling inovatif dan memberikan patokan bagi industri yang lain.


Chairman of The Board Thai Lion Air,Capt. Darsito Hendro Seputro mengatakan Thai Lion Air awalnya berfokus pada jaringan domestik. Dimana sekarang memiliki lebih dari 20 persen pangsa pasar. Selama setahun terakhir ini,Thai Lion Air telah mengejar ekspansi yang cepat dan sukses di pasar internasional, dengan fokus pada segmen Tiongkok, Asia Selatan, Asia Tenggara serta akan memperluas ke Jepang.

Sementara di pasar Tiongkok, Darsito menuturkan Thai Lion Air baru mulai melayani pada 2016 dan menjadi maskapai penerbangan terbesar dari Thailand, yang telah menjembatani Asia Tenggara dengan kota-kota favorit di Tiongkok.

Bahkan, per 1 Oktober lalu, Thai Lion Air memulai penerbangan perdananya dari Bangkok (Don Mueang) ke Dhaka, Bangladesh. Sehingga diharapkan, tujuan baru ke Dhaka akan menarik wisatawan yang menyukai arsitektur unik dan tradisional. "Kami berharap orang-orang dari Dhaka yang ingin mengunjungi Thailand, serta kota tujuan lainnya akan lebih mudah menggunakan Thai Lion Air," tuturnya

Tak hanya harga murah, Darsito menjelaskan Thai Lion Air menawarkan pelanggan dengan bagasi cuma-cuma 20 kilogram setiap penerbangan internasional dan gratis 10 kilogram di penerbangan domestik, serta 15 kilogram untuk peralatan olahraga. Saat ini Thai Lion Air memiliki layanan baru yang dinamakan Lion Seat Selection. Dimana penumpang dapat memilih kursi dengan tarif mulai dari 60 Baht. Bagi penumpang yang tidak memilih kursi, sistem akan menentukan kursi secara otomatis.

Berdasarkan informasi, Thai Lion Air baru berusia lima tahun di bulan November ini. Eksistensi Thai Lion Air ini,diperkuat dengan 35 armada dan telah membawa lebih dari 10 juta penumpang setiap tahun. Thai Lion Air sejak didirikan pada 2013 lalu, mengoperasikan semua pesawat baru. Terdiri dari Boeing 737-900 ER, dengan 215 kursi, Boeing 737-800NG, dengan 189 kursi, Airbus A330-300 dengan 392 kursi serta Boeing 737 MAX 9 berkapasitas 215 kursi yang merupakan pesawat terbaru dan pertama yang terbang di dunia.

Oleh karena itu, lanjut Capt. Darsito, performa kinerja perusahaan dan kompetensi di setiap lini, Thai Lion Air harus terus ditingkatkan dan diperkuat. Upaya tersebut sejalan kesungguhan mempertahankan standar kualifikasi internasional, dalam industri penerbangan yang sangat kompetitif.

(korantangsel.com,dini)



MELALUI TRUST POSITIF, TANGKAS BERITA HOAX


TANGERANG SELATAN,korantangsel.com- Guna menangkal berita hoax yang sering terjadi di tengah masyarakat, sebanyak 100 humas perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengikuti Forum Kehumasan dengan tema "Waspada Hoax, Hindari Berita Tanpa Fakta" tepatnya di Aula Balai Kota Tangsel, Ciputat pada Senin (12/11).

Menurut Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Komunikasi dan Kehumasan pada Diskominfo Tangsel, Irfan Santoso mengatakan forum ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kehumasan kepada para perwakilan humas di setiap OPD Tangsel.

"Kita menyampaikan kepada para peserta bagaimana cara penanggulangan hoax. Dimana, sebelum berita disebarkan ke masyarakat, harus di cek terlebih dahulu apakah hoax atau berita asli," kata Irfan.

Menurutnya, untuk menanggulangi hoax tersebut, saat ini Kementrian Kominfo memiliki satu wadah untuk memberikan informasi mengenai berita hoax atau benar, yakni melalui Trust Positif. Dimana, ada tim khusus yang dibentuk untuk bisa ditanyakan terkait berita yang sering bermunculan di tengah masyarakat.

"Disetiap OPD telah dibentuk humas, dan keberadaan humas ini bertujuan untuk membantu kita di bidang humas untuk menangani dan memecahkan masalah terkait publikasi dan menanggulangi penyebaran berita hoax," ungkap Irfan.

Lanjutnya, adanya humas di setiap OPD juga untuk membantu pihaknya dalam menyampaikan prestasi-prestasi OPD ketika untuk dipublikasikan, sehingga datanya benar dan lengkap.

Sementara itu, Wakil Ketua Komite Edukasi Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) Heni Mulyati mengungkapkan saat ini ada aplikasi android bernama "Hoax Buster Tools" yang bisa di download masyarakat untuk mengecek berita hoax.

"Di dalam aplikasi tersebut, terdapat rujukan media kredibel. Sehingga yang bersifat hoax akan cepat diketahui. Siapa pun bisa menggunakan aplikasi tersebut," katanya.

Kepala Diskominfo Tangsel Ismunandar menyampaikan bahwa Forum Kehumasan sudah dibentuk sejak 2017. Masing-masing OPD mempersiapkan bahan-bahan data yang terkait dengan kegiatan OPD dan perlu di publikasikan ke media.

 "Forum Kehumasan merupakan kegiatan rutin tahunan Humas pada Diskominfo, dalam rangka memberikan pengetahuan kepada Petugas Kehumasan pada OPD se-Tangsel," jelasnya.

Hoax adalah berita bohong yang bertujuan mendiskreditkan individu atau kelompok. Hoax jelas tidak bisa dibiarkan berkembang liar di tengah masyarakat, karena berbahaya bagi kehidupan berbangsa yang aman dan damai.

"Dampak negatif hoax yang dianggap kebenaran oleh individu atau kelompok tidak saja berskala retaknya hubungan individu, komunitas, bangsa, tetapi bahkan bisa menimbulkan perang antar bangsa. Hoax menimbulkan konflik horizontal, yaitu individu atau kelompok dengan individu atau kelompok lain," bebernya.

Dengan kegiatan Forum Kehumasan, diharapkan sebagai salah satu sarana pendidikan anti-hoax kepada para petugas kehumasan di OPD, agar tidak mudah percaya dengan berita bohong dan menyebarkannya di media sosial.

"Kegiatan ini juga salah satu usaha untuk memerangi dan menangkal isu Hoax yang marak beredar akhir-akhir ini," papar Ismunandar.

Dilokasi yang sama, Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany mengatakan bahwa salah satu kewajiban pemerintah yaitu menyampaikan apa yang sedang, akan dan sudah dilakukan kepada masyarakat.

"Fungsi humas sebagai komunikasi disetiap OPD. Tugas humas yaitu membuat semua program prioritas didalam OPD masing-masing. Jangan sampai humas tidak punya bahan untuk disampaikan kepada masyarakat," kata Walikota Airin.

Menurutnya, masyarakat Tangsel ini adalah masyarakat dinamis. Sudah tidak ada lagi sekat antara satu dengan lainnya. Karena ketidaktahuan mereka, mereka bisa menyebut bahwa pegawai pemkot tidak bekerja.

"Padahal kita kerja keras untuk memberikan pelayanan, ini harus disampaikan kepada masyarakat. Kita harus bisa menerima kritik dan saran. Jangan sampai kita anti pada kritik, sepanjang itu benar dan tidak hoax maka kita harus terima," jelasnya

Lanjutnya, tugas dan kewajiban pegawai adalah menyampaikan kepada masyarakat apa adanya, bukan pencitraan. Sehingga masyarakat akan menilai siapa kita dan apa kita.

"Saya harap forum kehumasan ini bisa aktif, komunikasi dan menyampaikan. Inilah fungsi forum kehumasan untuk memfeeding informasi. Sampaikan apa adanya program yang sudah, sedang dan akan dilakukan," bebernya.

 (korantangsel.com,dini/humas-kominfo tangsel)

 
Support : Editor Website
Copyright © 2011. RANSEL - All Rights Reserved
www.korantangsel.comBeranda|Info Iklan

INFORMASI SEPUTAR KOTA TANGERANG SELATAN DAN SEKITARNYA