RANSEL
Headlines News :

BERITA TERKINI

LAFERRARI APERTA, MOBIL SUPER MAHAL LAHIR DIHARI JADINYA

Written By redaksi2 Ktangsel on Saturday, April 22, 2017 | 12:09 AM

LAFERRARI APERTA (ransel-dini)
BISNIS,korantangsel.com- Pabrikan asal Italia, Ferrari, resmi meluncurkan mobil spesial tepat di hari jadinya yang ke-70. Mobil yang diberi nama LaFerrari Aperta itu diperlihatkan untuk pertama kali di International Convention Center, BSD, Tangerang Selatan, kemarin.

Chief Marketing Officer Ferrari, Enrico Galliera mengatakan kehadiran LaFerrari Aperta sebagai brand supercar terkemuka di dunia.

Mengapa tidak, lanjut Enrico, LaFerrari Aperta merupakan model spesial terbaru dengan edisi terbatas yang didedikasikan untuk pembeli tertentu. Dimana, LaFerrari Aperta memiliki tenaga V12 800CV dengan rasio kompresi 13,5:1.

"Meski diperkenalkan di Indonesia, mobil ini tak akan dijual di Tanah Air," katanya.

Sementara itu, Presiden Ferrari Jakarta, Ari Christopher menyebutkan karena hanya mengeluarkan 209 unit, LaFerrari Aperta dijual terbatas di beberapa negara saja.

"Meskipun di Indonesia sudah ada beberapa orang yang mencoba untuk membeli mobil ini, tapi mobil tipe ini diperuntukkan hanya pelanggan yang paling loyal saja. Jadi pihak Ferarri menolaknya," ujarnya.


GEDUNG BARU, SEMANGAT BARU BAGI KELUARGA POLRES KOTA TANGSEL

resmi polres tangsel (ransel-mulyadi)
TANGERANG SELATAN,korantangsel.com- Kepolisian Polres Tangerang Selatan yang bertugas di Ruko selama satu tahun delapan bulan, akhirnya memiliki gedung sendiri yang berlokasi di Jalan Promoter nomor 1 Serpong Tangerang Selatan, dan diresmikan dengan bertepatan di hari Kartini yaitu pada 21/04 dan dihadiri oleh Walikota Tangerang Selatan Airin Rahmi Diani, Bupati Kabupaten Tangerang Ahmad Zaki Iskandar, Kapolda Metro Jaya Irjen Muhamad Iriawan beserta jajarannya, Brigjen Alfon dari Mabes Polri, Wakil DPRD Kota Tangerang Selatan Saleh Asnawi, dan Wakil Walikota Depok.

“Saya sangat bangga dengan kepolisian Polres Tangerang Selatan, dan masyarakatpun dapat merasakannya walaupun bertugas di Ruko selama 1,8 Tahun,dapat bertugas sangat luar biasa, dan sekarang akhirnya saya dapat menyelesaikan PR dan janji saya untuk mendirikan gedung diatas tanah yang luasnya 1,3 Hektar dan memberikannya kepada Polres Kota Tangerang Selatan”.kata Airin Rahmi Diani.

“Saya berharap dengan adanya gedung baru dapat menambah spirit dan semangat baru bagi keluarga Polres Kota Tangerang Selatan, untuk bersama-sama berkoraborasi dengan Pemerintah  untuk menjaga keamanan, karena ada istilah “keamnan itu mahal” hal ini terasa saat terjadi kerusuhan kita baru dapat merasakan bahwa aman itu mahal, dan keamanan tersebut perlu proses, seperti penataan dan pembangunan di Kota Tangerang Selatan yang baru saja menginjak usia 8 Tahun ini”. Tambah Walikota Tangsel.

(korantangsel.com, mulyadi)


HARI KARTINI JADIKAN KAUM PEREMPUAN LEBIH MAJU DAN SUKSES

kartini sdn p10 (ransel-mulyadi)
NASIONAL,korantangsel.com- Di Indonesia tepat pada tanggal 21 April selalu di peringati sebagai hari Kartini, figur wanita yang di daulat paling berjasa bagi kaum wanita di Indonesia, untuk kiranya lebih maju.

Mengingat apa yang Kartini perjuangkan kala itu dimasanya adalah dimana kaum wanita begitu tertinggal dibandingkan  apa yang didapat oleh kaum pria sehingga ia mempelopori para kaum wanita agar mendapatkan hak yang setara dengan kaum pria dapatkan, khususnya hak mendapatkan pendidikan.

Kiranya sudah berpuluh-puluh tahun lewat, apa yang Kartini dahulu perjuangkan bisa kita bersama lihat bahwa kaum wanita saat ini berkembang menjadi sosok maupun  figur yang tidak lagi dianggap sebelah mata, kaum wanita saat ini menunjukan bahwa kemampuan yang mereka miliki tidaklah kalah dan mampuh bersaing dengan para kaum pria.

Tidak sedikit bermunculan sosok wanita-wanita yang berprestasi dan mengharumkan nama bangsa layaknya tidak kalah dengan apa yang kartini lakukan, bahkan saat ini penulis pandanmg kaum wanita menjadi sentralis dimana lebih mendominasi dalam dunia pekerjaan.

Sebagai rasa keterharuan dan untuk mengenang jasa pahlawan bagi kaum perempuan, SDN Panunggangan 10 Kota Tangerang merayakan hari Karini yang jatuh setiap tanggal 21 April, dengan mengadakan bermacam-macam perlombaan, seperti lomba pesion show, membuat nasi  tumpeng, paduan suara, yang diarahkan kepada para siswa dan orang tua.

“Tujuan kami mengadakan acara ini adalah untuk mengenang dan memberitahukan kepada para murid bahwasanya setiap tahun di tanggal 21 April kita slalu memperingati hari Kartini, dan untuk mempererat tali silaturahmi kami adakan perlomnbaan untuk murid dan orang tua siswa, dan saya berharap dengan peringatan hari Kartini ini, para kaum wanita semakin maju dan sukses sehingga di  20 Tahun mendatang akan tumbuh kartini-kartini baru”.kata yayat Ruhiyat selaku kepala SDN Panunggangan 10.

Azizah Najiyah kelas VB mengatakan“Saya sangat senang sekali karena dapat memperingati hari Kartini, bahkan ini lebih meriah dari sebelumnya, karena dengan peringatan ini kita dapat mengenang jasa-jasa para pahlawan terutama ibu kita kartini yang merupakan pejuang dan menjadi suritauladan bagi kaum perempuan”. Tuturnya sambil tersenyum.


(korantangsel.com, mulyadi)

DUA BANGUNAN PABRIK LUDES TERBAKAR

Written By redaksi2 Ktangsel on Wednesday, April 19, 2017 | 3:06 AM

kebakaran (ransel-sumber)
NASIONAL,korantangsel.com- Api berkobar dari dua bangunan pabrik yang memproduksi gypsum dan keramik di Kawasan Industri Manis Kabupaten Tangerang.

Diduga kebakaran berawal dari hubungan arus pendek listrik di pabrik gypsum.

Api dengan cepat membesar karena banyaknya bahan kimia didalam pabrik tersebut dan merembet ke pabrik keramik di sebelahnya. Petugas pemadam kebakaran yang berusaha berjibaku memadamkan api mengalami kesulitan karena terbatasnya pasokan air. Hingga malam kobaran api masih membakar seisi bangunan pabrik.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut meski pada saat kejadian pabrik sedang beroperasi. Sedikitnya tujuh unit mobil pemadam kebakaran dari BPBD Kabupaten dan Kota Tangerang dikerahkan untuk membantu memadamkan api


(korantangsel.com, abe)

REMAJA DITEMUKAN TEWAS DISUNGAI

pembunuhan (ransel-sumber)
NASIONAL,korantangsel.com- Warga dibantaran Sungai Cimanceri Pagedangan Kabupaten Tangerang Banten digegerkan dengan penemuan jasad remaja tanpa identitas ditengah sungai.


Saat ditemukan warga kondisi jasad remaja yang diperkirakan berusia sembilan belas tahun ini dalam kondisi tertelungkup ditengah sungai yang dangkal.


jasad remaja yang sebelumnya dikira sebuah boneka dalam kondisi tertelengkup ini tanpa mengenakan pakaian dan terdapat luka gores dibagian kaki.

Menurut salah satu warga, Arif mengatakan jasad remaja ini pertama kali ditemukan oleh seorang warga yang kebetulan melintas saat akan menuju perkebunan dekat pemukiman setelah dilihat mayat tersebut bukan warga sekitar sini.

Petugas kepolsian Polsek Pagedangan yang tiba dilokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara dilokasi penemuan jasad remaja malang ini

Diduga remaja yang ditemukan tewas tanpa mengenakan pakaian ini merupakan korban kekerasan dan pembunuhan yang jasadnya dibuang kesungai cimanceri. Usai di indentifikasi jasad remaja ini langsung dievakuasi untuk dibawa kerumah sakit umum tangerang guna keperluan otopsi dan penyelidikan

(korantangsel.com, abe)


21.830 PELAJAR SMP TANGSEL IKUTI USBN

usbn (ransel-sumber)
TANGERANG SELATAN,korantangsel.com- Sebanyak  21.830  pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) sederajat di Kota Tangerang Selatan mengikuti Ujian Sekolah Berbasis Nasional (USBN) Selama 7 hari dari tanggal 17 April 2017 sampai dengan 22 April 2017

Menurut Muslim Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang Selatan saat di temui. Mengatakan bahwa Ujian kali ini tidak di temui kendala yang berarti di kertas Materi soal yang di ujikan maupun kendala lain. 

"Tidak ada kendala dalam persoalan soal,hanya ada perbedaan tanggal ditiga mata pelajaran diantaranya pendidikan agama, IPS dan PPKN" jelas Muslim

Materi soal yang di ujikan terdiri dari 25 persen soal dari kementrian pusat dan 75 persen musyawarah Guru Mata Pelajaran se Kota Tangerang Selatan

Materi soal yang di ujikan USBN disesuaikan dengan kurikulum yang berlaku di  sekolah se kota Tangerang Selatan "berbeda dengan Ujian Nasional bedasarkan irisan dari kurikulum 2013 dengan 2006"Ucapnya

karena USBN sangat menentukan kelulusan para siswa maka dihimbau agar para siswa harus sungguh sungguh mengikutinya. Semua akan mengikuti ujian selama tiga hari dan ujian yang dilakukan ini masih menggunakan kertas atau paper test

"Sejauh ini pelaksanaan masih lancar dan diharapkan akan berjalan sukses untuk persiapan Ujian Nasional nanti," tutupnya


(korantangsel.com, abe)

GEDUNG 2 RSUD TANGSEL TERKENDALA PERSOALAN HUKUM, MEMBUAT SEJUMLAH PELAYANAN BELUM MAKSIMAL

rtsud 2 tangsel (ransel-abe)
TANGERANG SELATAN,korantangsel.com- Warga mengeluhkan buruknya pelayanan di RSUD Kota Tangerang Selatan, pelayanan rawat inap dan poliklinik masih jauh dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Tangerang Selatan untuk membangun Kota Cerdas, Modern dan Religius yang selalu digaungkan sang Walikota Tangsel, Airin Rachmi Diany. 

Saking buruknya pelayanan di RSUD Kota Tangsel, Eeng Sulaiman, Anggota Komisi II DPRD Kota Tangsel bahkan menyebut, RPJMD Airin jauh panggang dari api. 

"Prioritas RPJMD 5 tahun kemarin pasangan Airin- Ben itu pada peningkatan akses pendidikan, Kesehatan dan infrastruktur. Namun melihat kenyataan pelayanan di RSUD ini masih sangat jauh," kata dia Selasa 18 April 2017. 

Diterangkan Eeng, pihaknya beberapa kali mendapat laporan masyarakat akan buruknya kualitas pelayanan RSUD Tangsel yang berada di Jalan Raya Padjajaran, Kecamatan Pamulang, Banten itu. 

"Saya sudah lakukan sidak langsung ke RSUD pekan lalu, memang ini menjadi keluhan masyarakat dan diakui sendiri oleh managemen Rumah Sakit," ucap dia.

Dari keluhan buruknya pelayanan di RSUD itu, dia menyoroti soal keterbatasan ruang rawat inap dan belum maksimalnya pelayanan pasien rawat jalan. 

Diakui Dirut RSUD Kota Tangsel, Suhara Manulang, persoalan tersebut lantaran tidak adanya lagi ruang bagi pasien rawat inap sehingga terjadi penolakan berobat di tempat itu. 

"Kami terbatas, karena baru ada 121 tempat tidur. Sementara setiap hari ada ratusan pasien datang," cetus Suhara. 

Jika suatu penyakit sedang mewabah, seperti Demam Berdarah atau lainnya, pihaknya pun megaku terpaksa merawat pasien di atas kursi roda atau ditempatkan di luar kamar rawat inap. 

"Jadi bukan kami tidak mau melayani pasien, tapi bagaimana harus kami lakukan itu," bilangnya.

Untuk saat ini saja, pihaknya merasa beruntung karena diberikan kewenangan untuk menggunakan lantai satu dan lima di gedung yang berproses hukuum itu. 

"Kami belum bisa manfaatkan maksimal gedung 2 ini, sekarang baru lantai 1 dan 5 yang bisa dimanfaatkan dengan status pinjam pakai karena masih berproses hukum," kata dia. 

Selain pasien pemegang KTP Tangsel yang bisa menikmati layanan pengobatan dan perawatan secara cuma-cuma, pasien BPJS yang datang dari luar Kota Tangerang Selatan diterangkannya cukup membludak. 

Sehingga pihaknya sangat berharap berlanjutnya proyek pembangunan gedung 2 RSUD tersebut. 

"Kabarnya sudah bisa dilanjutkan tahun ini dan itu menjadi harapan Kami," kata Suhara. 

Dikatakannya jika proyek pembangunan gedung 2 RSU yang secara fisik hanya tinggal finishing itu, akan dapat menambah 200 tempat tidur serta tenaga medis yang otomatis juga akan bertambah.

"Sambil menunggu itu berproses kami harapkan juga gedung 3 bisa berjalan," kata Suhara.


(korantangsel.com, abe)
 
Support : Editor Website
Copyright © 2011. RANSEL - All Rights Reserved
www.korantangsel.comBeranda|Info Iklan

INFORMASI SEPUTAR KOTA TANGERANG SELATAN DAN SEKITARNYA