BREAKING NEWS

TANGERANG SELATAN

NASIONAL

TANGERANG RAYA

Friday, October 22, 2021

Tingkatkan Kemampuan, 33 Tendik UNJ Ikuti Pelatihan Desain Grafis

 

Tingkatkan Kemampuan, 33 Tendik UNJ Ikuti Pelatihan Desain Grafis

Nasional, Korantangsel.com- Tim dosen dari Program Studi Pendidikan Seni Rupa Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) menggelar Pelatihan Desain Grafis bagi Tenaga Kependidikan (tendik) di lingkungan Universitas Negeri Jakarta (UNJ) pada 5-7 Juli 2021 secara daring melalui zoom meeting. 


Dosen Pendidikan Seni Rupa, FBS, UNJ, Ririn Despriliani mengatakan, bahwa kegiatan ini merupakan rangkaian dari Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P2M). 


"P2M merupakan salah satu agenda rutin kegiatan yang dilaksanakan Dosen dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi," jelas Ririn, Kamis (21/10/2021).


Kegiatan tersebut di desain lamgsung oleh Ketua P2M, Ririn Despriliani, S.Pd., M.Si. dan anggota tim dosen, M.C. Wara Candrasari, S.Sn., M.Ds. serta dibantu oleh tim mahasiswa, Hasbi Hawali, Devi Fauziah, Muhammad Hamzah, Sarah, Putri, dan Sheyla. 


"Pelatihan diikuti oleh 33 peserta yang terdiri dari 23 tendik FBS dan 10 tendik dari unit kerja lain, yaitu UPT TIK, UPT Perpustakaan, Biro Keuangan, Biro Umum dan Kepegawaian, Fakultas Ekonomi, Fakultas Olah Raga, Fakultas Ilmu Sosial, dan Fakultas Pendidikan Psikologi," ungkapnya.

Tingkatkan Kemampuan, 33 Tendik UNJ Ikuti Pelatihan Desain Grafis

Tim Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Pendidikan Seni Rupa, FBS, UNJ

Sumber : Tim P2M Prodi Pendidikan Seni Rupa, 2021.


Sebagaimana diketahui bahwa tujuan pelatihan adalah untuk memberikan wawasan, pengetahuan, dan keterampilan bagi tendik di bidang desain grafis, yang dalam era digital saat ini sangat dibutuhkan dan memiliki andil signifikan terhadap kesuksesan pelaksanaan suatu kegiatan. 


"Keterampilan desain grafis umumnya digunakan dalam rancangan poster, flyer, pamphlet, dan lain-lain, yang menjadi media publikasi utama dalam perencanaan sebuah even, terlebih even yang dilaksanakan secara daring. Sehingga, melalui penguasaan desain grafis yang mumpuni, akan tercipta media publikasi otentik yang apik untuk dijadikan dokumentasi kegiatan," jelas dia.


Bagi tendik, lanjut Ririn, bagaimana mendesain media publikasi yang kreatif dan informatif, acapkali menjadi tantangan tersendiri. 


"Oleh sebab itu, di sinilah para tendik dapat memainkan peran utama melalui kepiawaiannya di bidang desain grafis, yang dapat mereka tuangkan dalam mendesain poster, flyer, pamphlet, leaflet, ataupun media publikasi lainnya," ujarnya.

Tingkatkan Kemampuan, 33 Tendik UNJ Ikuti Pelatihan Desain Grafis

 Tim P2M dan Peserta Pelatihan, Sumber : Tim P2M Prodi Pendidikan Seni Rupa, 2021.

Pelatihan Desain Grafis kali ini memperkenalkan teknik dasar mendesain melalui tool Adobe Illustrator yang sebelumnya telah diinstal pada laptop kerja masing-masing peserta, dengan mengusung Ririn Despriliani untuk menjadi narasumber dan MC.


Selain itu, Wara Candrasari memaparkan materi dasar tentang cara mengoperasikan aplikasi Adobe Illustrator, mengajarkan tata letak layout dalam mendesain, penggunaan jenis huruf untuk desain komersil dan tidak komersil, serta tips mendesain. 


"Kegiatan pelatihan selanjutnya lebih bertumpu pada praktik langsung sehingga peserta benar-benar mendapatkan hands-on-experience yang aplikatif," tambah Wara.

Tingkatkan Kemampuan, 33 Tendik UNJ Ikuti Pelatihan Desain Grafis

Pengenalan Software Adobe Illustrator Kepada Peserta Pelatihan,Sumber : Tim P2M Prodi Pendidikan Seni Rupa, 2021.

Hari pertama, peserta mulai membuka lembar kerja dan membuat gambar. Kegiatan ini meliputi :


1. Membuat obyek sederhana, 

2. Menyeleksi bagian tertentu dari obyek, 

3. Menentukan ukuran, 

4. Posisi dan pilihan warna, 

5. Memperbaiki kualitas gambar, hingga menyisipkan teks dan memberikan efek pada gambar.


Pada hari kedua, peserta berlatih mendesain flyer, menentukan layout, memilih gambar sesuai konsep, dan menyimpan hasil pekerjaannya. 


Hari ketiga dan keempat, pelatihan berfokus pada pengembangan keterampilan peserta dalam mengintegrasikan Adobe Illustrator dengan aplikasi lain untuk melahirkan output flyer yang estetik. 


Narasumber dan trainer juga berinteraksi positif terkait penyelesaian tugas dan evaluasi desain karya peserta. Diharapkan setelah kegiatan ini, para peserta dapat mengembangkan kreatifitas dalam membuat desain menggunakan aplikasi Adobe Illustrator untuk menunjang pekerjaan. 


"Para peserta pelatihan yang memenuhi syarat dan berhasil menyelesaikan karya desain dengan baik akan mendapatkan sertifikat kegiatan pelatihan," lanjut Ririn menandaskan. (Red)

Tuesday, October 19, 2021

Terkait Intake dan IPA Milik Lippo Group Masih Menuai Polemik, Ini Kata Pengamat Mirza !!

 

Terkait Intake dan IPA Milik Lippo Group Masih Menuai Polemik, Ini Kata Pengamat Mirza !!

Tangerang Raya,  Korantangsel.com- Izin intake dan Instalasi Pengolahan Air (IPA) yang menjadi mitra perusahaan Lippo Group masih menuai polemik.


Meski sudah satu tahun disegel, intake milik PT Villa Permata Cibodas yang berada di Kawasan Panunggangan Barat, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang hingga Oktober 2021 kini belum juga dilakukan pembongkaran. Meskipun diketahui masyarakat sekitar intake sangat dirugikan karena menjadi salahsatu dampak penyebab banjir.


Seperti diketahui, pada Juni 2020 lalu, tiga titik intake sempat dilakukan penyegelan, yakni, pintu masuk reseforing disegel dengan rantai, panel listrik dimatikan dan di Pol PP Line, hingga bangunan yang di Pol PP Line.

Terkait Intake dan IPA Milik Lippo Group Masih Menuai Polemik, Ini Kata Pengamat Mirza !!


Oleh karena itu, Pengamat Korporat Komunikasi Mochammad Mirza mengatakan  langkah penyegelan sudah tepat, namun disayangkan, hingga kini belum ada lagi upaya tindak lanjut yang seakan dibiarkan oleh Pemerintah daerah.


"Langkah penyegelan oleh pemerintah tahun lalu sudah tepat, tapi saat ini yang dibutuhkan adalah upaya tindak lanjut. Kasus ini akhirnya mau kemana?," imbuhnya, Selasa (19/10/2021).


Tak hanya itu IPA milik PT Sentra Asritama yang ada didalam naungan Lippo Group hingga kini belum juga ditindaklanjuti. Meskipun diketahui sudah ada perjanjian dari dua BUMD Kabupaten/Kota untuk pengalihan penjualan suplai air bersih kepada warga perumahan.


"Upaya peralihan dari Kabupaten dan Kota kalau diatas kertas saya liat efektif, dan warga sebagai konsumen mendapatkan penanganan yang lebih cepat. Dan bagi perusahaan air akan lebih fokus dalam menghadapi keluhan konsumen dimana ada perkerjaan rumah yaitu masalah lebih dari setengah warga Tangerang belum menikmati air bersih," jelasnya.


Lebih lanjut, Pemerintah daerah kata Mirza, terkesan mengabaikan langkah yang mereka ambil pada tahun 2021 lalu, karena ada hak bagi warga untuk mendapatkan air bersih.


"Pembenahan manajemen air bersih betul-betul ditingkatkan lagi oleh Pemda, selain itu membangun komunikasi dengan warga juga butuh ditingkatkan, kalau tidak mau disalip (ditikung) dengan perusahaan air bersih dari pihak swasta," pungkasnya. 

(Hasan/TIM)

Sunday, October 17, 2021

BPOM Provinsi dan Tim Gabungan Tindak Distributor Jamu Ilegal Tanpa Izin Edar di Ciputat Tangsel


Tangerang Selatan, Korantangsel.com
 – Balai Besar POM Provinsi Banten sidak salah satu toko atau distributor jamu ilegal, yang tidak terdftar di BPOM. Toko jamu tersebut berada di belakang pasar ciputat, Jalan haji usman 1A

, Rt 003/09, Kelurahan Ciputat, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan. (15/10/2021)

Sidak tersebut di pimpin langsung Kabid Farida Ayu W di hadiri Kepala Balai Besar POM Serang Dra. Trikoranti Mustika Wati, Apt. dan di dampingi Korwas PPNS Polda Metro Jaya, BNN Tangerang Selatan dan Dinkes Tangerang Selatan. Dalam pantauan awak media dari keterangan pedagang sekitar toko jamu tersebut merupakan toko terbesar dan selalu ramai pembeli dari berbagai daerah.

“Dia kaya distributor mas, yang beli dari mana mana malah tutupnya aja suka sampe malem yang saya tau”. Ujar salah satu pedagang pasar yang tidak mau disebutkan namanya.

Kepala Balai Besar POM Serang Dra. Trikoranti Mustika Wati, Apt. mengatakan, Sarana Distribusi yang dilakukan penindakan berupa toko yang melakukan distribusi produk Jamu TIE.



Diketahui bahwa penanggungjawab sarana Distribusi berinisial AMS, modus yang dilakukan adalah mengedarkan produk – produk Jamu TIE Tanpa Ijin Edar secara eceran dan dus dusan melalui datang ke toko secara langsung.

“Barang bukti yang ditemukan di sarana Distribusi adalah Jamu Tanpa Ijin Edar dengan beberapa merek antara lain Madu Klanceng, Wantong, Cobra X, Kopi Cleng, dll, sebanyak 85 item dengan total pcs produk jamu Tanpa Ijin Edar sebanyak 16169 pcs yang terdiri dari 6012 botol jamu TIE dan 10167 pcs Obat Tradisional”. Jelas Trikoranti

Adapun saat ini, seluruh barang – bukti yang dilakukan pengamanan oleh PPNS BBPOM di Serang dan akan disimpan di Gudang Barang Bukti BBPOM di Serang.

Pasal yang dilanggar adalah Pasal 196 dan atau Pasal 197 Undang – Undang No.36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, dengan ancaman maksimal adalah 15 tahun penjara dan denda maksimal 1,5 milyar rupiah.

(Hasan, Korantangsel.com)
 
Copyright © 2014 RANSEL. Designed by OddThemes