RANSEL
Headlines News :

BERITA TERKINI

KAMPANYEKAN HIDUP SEHAT, SILOAM HOSPITALS BAGIKAN PULUHAN HAND WASH

Written By ADMIN on Monday, December 26, 2016 | 8:17 PM

siloam
NASIONAL, korantangsel.comSebagai rumah sakit yang peduli terhadap kesehatan, bertepatan hari Natal, Siloam Hospitals Lippo Karawaci membagikan puluhan hand wash dan kartu ucapan berbentuk pohon natal kepada pasien yang merayakan Natal. 

Kamaljeet Singh Gill, Managing Director Network Reach Development mengatakan melalui tim customer centric initiative (CCI) secara serentak di 22 unit rumah sakit Siloam Hospitals,
 memberi kejutan manis bagi pasien rawat inap dan keluarga di hari Natal.

"Mencuci tangan merupakan langkah penting dilingkungan operasional Siloam. Untuk itulah pada kesempatan ini, kami membagikan sabun cair sebagai hadiah Natal", ungkap Kamaljeet. 

Menurut Gill, sebelumnya kegiatan CCI ini pernah dilakukan dengan pembagian jeruk Mandarin pada Tahun Baru Imlek, Februari lalu. Dilanjutkan dengan pembagian lembar mewarnai bertema Telur Paskah pada bulan Maret, pembagian buku aktivitas mewarnai bertepatan dengan Hari Anak Nasional.

Sementara itu, Alexander Mutak Head of Division Bussines Development Siloam Hospitals Lippo Karawaci menambahkan, tidak hanya di hari Natal, pembagian sabun tangan pun dilakukan di hari Idul Fitri yaitu berupa 
miniatur ketupat yang berisi kurma.

"Kita bersyukur respon dari pasien cukup bagus. Kita berharap tidak hanya sekedar memberikan,tetapi bisa dijadikan kenangan saat mereka berada di rumah sakit," ucapnya.


JELANG TAHUN BARU, POLSEK PAGEDANGAN AMANKAN RIBUAN PETASAN

petasan
NASIONAL,korantangsel.com- Jelang tahun baru, Polisi Sektor Pagedangan bersama Polisi Resort Tangerang Selatan mengamankan 14.700 buah petasan siap jual, dan kurang lebih 16.000 buah petasan setengah jadi, kemarin. 

Menurut Kapolres Tangsel, AKBP Ayi Supardan mengungkapkan usaha rumahan pembuatan petasan ini, terungkap berdasarkan laporan masyarakat yang berada di Desa Jatake, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang. 

Setelah ditelusuri, lanjut Ayi petugas kepolisian berhasil menangkap pelaku berinisial R (41), S (27), dan RU (29), dan  
barang bukti diantaranya petasan sebanyak 14.700 buah siap jual, kurang lebih 16.000 petasan setengah jadi, 49 buah dus warna coklat berisi petasan gulung ukuran dua meter yang setiap dusnya berisikan lima renceng petasan gulung, 18 buah karung putih berisikan petasan pesta, satu buah karung putih berisikan peralatan pembuat petasan, dan dua kilogram koran bekas.

"Berdasarkan pengakuan pelaku, usaha ini sudah dijalankan selama kurang lebih 17 tahun, dan merupakan usaha turun menurun," katanya.

Ia menambahkan, akibat perbuatannya tersebut, sesuai Pasal 1 Ayat (1) Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 Tentang Bahan Peledak, pelaku diancam hukuman mati atau hukuman penjara seumur hidup atau hukuman penjara selama 20 tahun, Jo Pasal 187 Ayat (1) KUHP ancaman hukuman Minimal 1 (satu) tahun dan Maksimal 8 (delapan) tahun kurungan penjara. 


JELANG NATAL DAN TAHUN BARU, HARGA BAHAN POKOK MERANGKAK NAIK

Written By ADMIN on Wednesday, December 21, 2016 | 10:25 PM

cabai
TANGERANG SELATAN,korantangsel.com-Jelang Natal dan Tahun Baru harga kebutuhan pokok disejumlah pasar di Tangerang Selatan mulai merangkak naik. 

Berdasarkan pantauan korantangsel.com, kenaikan secara signifikan terjadi pada harga cabai dan bawang merah. Dimana harga cabai sebelumnya sebesar Rp 40 ribu per kilogram, naik menjadi Rp 50 ribu per kilogramnya.Sedangkan bawang merah sebelumnya Rp 45 ribu per kilogram, naik sebesar Rp 52 ribu per kilogramnya.

Andi, pedagang sembako mengatakan kenaikan harga sudah terjadi sejak dua minggu lalu. Bahkan untuk membeli cabai, pedagang membatasi penjualannya.

"Rata-rata dari setiap barang kenaikan mencapai Rp 5000 sampai Rp 10.000,namun kenaikan tersebut tidak mempengaruhi kualitas," katanya.

Sementara itu Mumun, pembeli menuturkan, akibat kenaikan kebutuhan bahan pokok khususnya cabai dan bawang merah, dirinya merasa keberatan apalagi pembeliannya pun ikut dibatasi. 

"Kami berharap pemerintah segera memperbaiki harga kebutuhan bahan pokok, sebab masyarakat lah yang merasakan dampaknya," harapnya.

(korantangsel.com,milhan) 


TABUNG GAS BOCOR, RUMAH MEWAH DI GRAHA TAMAN BINTARO TERBAKAR

gas
TANGERANG SELATAN,korantangsel.com- Diduga akibat tabung gas yang bocor, sebuah rumah mewah di Perumahan Graha Taman Bintaro,Pondok Aren, Tangsel beberapa waktu lalu terbakar. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut, namun kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Widada, petugas pemadam kebakaran mengatakan kebakaran terjadi pada pagi hari. Dimana seorang pembantu sedang memasak didapur. 

"Saat kami datang, api sudah melalap bagian dapur dan kondisinya sudah hancur. Beruntung seorang pembantu berhasil menyelamatkan diri," katanya.

Untuk memadamkan api tersebut, Widada menambahkan empat unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan dan dibantu warga perumahan tersebut, dan beberapa menit kemudian api berhasil dipadamkan.

(korantangsel.com,milhan) 


ATASI PENYEBARAN NYAMUK DBD, BATAN BUAT TEKNIK SERANGGA MANDUL

DBD
NASIONAL,korantangsel.com- Guna mengurangi jumlah kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di kawasan ASEAN, Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) mencoba membuat teknik Serangga Mandul (TSM) atau sebuah teknik yang digunakan untuk memandulkan nyamuk jantan dengan menggunakan radiasi sinar gamma.

Menurut Kepala Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN), Djarot Sulistio Wisnubroto teknik serangga mandul bertujuan untuk menurunkan jumlah populasi nyamuk, dengan cara menyebarkan nyamuk jantan pada habitatnya. Meskipun terjadi perkawinan antara nyumuk jantan dan betina, namun dari perkawinan tersebut tidak akan terjadi pembuahan.

Ia menambahkan, teknik serangga mandul memiliki beberapa keunggulan dibandingkan dengan teknik lainnya, diantaranya lebih murah, ramah lingkungan dan lebih mudah digunakan.

 Terbukti, ektivitas penurunan populasi bisa mencapai 96,35 persen pada penyebaran nyamuk jantan minggu ke empat, dapat menahan munculnya kasus baru di atas 7 bulan, dan dapat menghilangkan keberadaan virus yang dianalisis pada tubuh nyamuk setelah pelepasan kedua. 

Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) melalui Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi (PAIR) sudah melakukan penelitian TSM sejak tahun 2005. Pada tahun 2011 sampai dengan tahun 2015, BATAN telah mengaplikasikan teknik tersebut di wilayah Jakarta, Salatiga, Tangerang dan Bangka Barat, dan hasilnya berhasil menurunkan populasi nyamuk secara signifikan. Dengan memanfaatkan TSM, diharapkan jumlah populasi nyamuk Aedes aegypti dapat diturunkan, serta dapat menekan biaya dan terhindar dari bahan kimia berbaya sebagai bahan baku. 



SENGKETA LAHAN, PT BSD TBK BLOKIR AKSES JALAN SWISS GERMAN UNIVERSITY

BSD
NASIONAL,korantangsel.com- Kasus sengketa lahan antara PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSD) dengan Swiiss German University (SGU) masih bergulir di pengadilan. Akibat kasus tersebut, pihak BSD memblokir area kampus Swiss German University (SGU) di EduTown BSD City Kav II.1, Kota Tangerang Selatan. 

Wakil Rektor II SGU, Boris Manurung mengatakan hampir seluruh area kampus SGU oleh pihak BSD sudah dipasangi pagar setinggi dua meter. Bahkan, untuk masuk ke dalam kampus hanya disiapkan pintu masuk dengan ukuran empat sampai lima meter.

Lanjut Boris, pihaknya selama ini sudah secara kooperatif melakukan mediasi secara baik-baik,tetapi mereka tetap memasang blok pagar.

"Lebih ekstrim lagi, mereka mendatangkan sejumlah preman dan security untuk mengawasi pemasangan pagar di sekitaran SGU sejak Sabtu lalu," katanya.

Sementara itu Rektor SGU, Dr. rer. nat. Filiana Santoso mengungkapkan, dirinya merasa kecewa atas aksi yang dilakukan PT BSD ini. Pasalnya,  saat ini mahasiswa SGU tengah persiapan berangkat ke Jerman dan Swiss untuk melaksanakan program magang, pengajuan skripsi, bimbingan skripsi atau tugas akhir ditambah seluruh dosen-dosen SGU yang perlu tetap melakukan pelayanan belajar mengajar kepada para mahasiswa.

"Kami segenap dosen, karyawan, mahasiswa  dan orang tua SGU akan berjuang menghadapi aksi pemberhentian kegiatan belajar mengajar oleh pihak tak bertanggung jawab ini,” kata Filiana.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan pihak PT BSD belum memberikan keterangan.



DUKUNG HARI MENANAM POHON, PT ALAM SUTERA TANAM 25 POHON SELAMA HIDUP

Written By ADMIN on Friday, December 16, 2016 | 11:17 PM

walikota tangerang
NASIONAL,korantangsel.com- Bertepatan dengan Hari Menanam Pohon Indonesia, PT Alam Sutera Realty Tbk (Alam Sutera Group) hbekerjasama dengan Pemerintah Kota Tangerang melakukan kegiatan Tanam 25 Pohon Selama Hidup, tepatnya di area Danau Downtown Alam Sutera, Kota Tangerang, kemarin.

Menurut Haryanto Tirtohadiguno, Komisaris PT Alam Sutera Tbk, demi memperhatikan aspek lingkungan dan alam dalam mengembangkan sebuah kawasan, kami akan selalu mendukung kegiatan yang bermanfaat bagi kehidupan yang lebih berkualitas, nyaman, aman dan sehat.

Sementara itu, Walikota Tangerang Arief R Wismansyah mengungkapkan, gerakan penanaman pohon bukan sekedar menjalankan program nasional, melainkan merupakan bagian dari sedekah kita untuk menjaga lingkungan.

“Program Tangerang Hijau harus dimulai sedari dini, dan gerakan penanaman pohon merupakan aksi nyata kita untuk menjaga kenyamanan Kota Tangerang. Supaya kota ini benar-benar menjadi kota yang layak huni dan kota layak dikunjungi,” jelas Arief.

Tak hanya itu, pihaknya memberikan apresiasi terhadap perusahan PT. Alam Sutera Realty Tbk yang mendukung kegiatan itu. Sehingga, kegiatan tersebut dapat berjalan dengan baik atas dukungan dari perusahan itu.

“Saya apresiasi terhadap PT. Alam Sutera Realty Tbk yang telah memfasilitasi kegiatan penanaman pohon ini,” ujar Walikota Tangerang.

Sekedar informasi, jenis tanaman yang ditanam pada kegiatan itu seperti Matoa, Jamblang, Jambu Air, Kecapi dnan Tanjung sebanyak 200 pohon yang ditanam pada lahan seluas 2.972,1 meter persegi.



 
Support : Editor Website
Copyright © 2011. RANSEL - All Rights Reserved
www.korantangsel.comBeranda|Info Iklan

INFORMASI SEPUTAR KOTA TANGERANG SELATAN DAN SEKITARNYA