BREAKING NEWS

Monday, January 25, 2016

KESBANGPOL KABUPATEN TANGERANG ANTISIPASI BERKEMBANGNYA GAFATAR

kesbangpol
TANGERANG RAYA,korantangsel.com- Pemerintah Kabupaten Tangerang melalu Kesatuan Bangsa Dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Tangerang terus berupaya mencegah bekembangnya Organisasi-organisasi yang dianggap menyimpang seperti Gafatar (Gerakan Fajar Nusantara) di wilayah Kabupaten Tangerang.

Osman Jayani Selaku Kepala Badan Kesatuan Bangsa Dan Politik mengatakan organisasi Gafatar ini Bahwa pernah datang pada tanggal 23 April 2015 untuk menganjurkan izin Surat Keterangan Terdaftar (SKT) di Kesbangpol. Kita tahu bahwa memang Gafatar ini sudah menjadi isu yang hangat di Pemerintah pusat, Gafatar ini memang ada sedikit yang menyimpang dari ajaran agama. memang mereka berdalih bagus untuk menarik masyarakat dengan iming-iming peningkatan taraf hidup bahkan mengadakan bakti sosial, donor darah, dan berobat gratis. Akhirnya banyak masyarakat yang tertarik dan ingin bergabung bahkan bukan hanya dari kalangan kebawah tetapi dari kalangan intelektualpun terjerat seperti PNS, dan Dokter.

"Berdasarkan hasil rapat dengan MUI dan FKUB serta unsur lainnya kami sepakat bahwa Gafatar ini memang ada sedikit menyimpang dari ajaran Agama, dan kami terus berkoordinasi dan berupaya supaya Gafatar tersebut tidak tumbuh dan berkembang di Kabupaten Tangerang, makanya sampai saat ini Kami (Kesbangpol) tidak menerbitkan SKT untuk Organisasi Gafatar ini," Kata Osman Jayani ketika diwawancarai oleh Tim Pemberitaan Humas Kabupaten Tangerang di Kantornya.

Osman menambahkan, secara internal bahwa Gafatar membentuk tim yang bisa mencuci otak (Brain wash) orang yang suka galau, suasana pikiran kosong gampang sekali terpincut dan mudah diberikan pencerahan-pencerahan oleh Gafatar untuk ikut gabung bersamanya dengan cara mengiming-imingi mampu meningkatkan taraf hidup. Gafatar ini cikal bakal embrio dari NII sejarahnya. Salah satu pimpinannya diduga adalah Ahmad Musadek yang sudah pernah di vonis 4 tahun akibat pernah melakukan penistaan agama dan berikrar akan insaf tidak akan melakukan perbuatan serupa lagi tetapi sekarang mereka kembali lagi dan membentuk organisasi baru dengan melakukan kegiatan yang mengarah pada perbaikan ekonomi, ketahanan pangan, serta aksis sosial lainnya dia menganggap di daerah Jawa itu pasti akan kekurangan pangan, dan mereka eksodus ke daerah Kalimantan dan telah memiliki lahan kurang lebih 21 hektar. Dan kita sudah deteksi keberadaan Kantor sekretariat Gafatar yang sudah terlacak terletak Kabupaten Tangerang yaitu di Perum Binong Permai Blok R-1 No. 12 Rt. 001/010 Kelurahan Binong Kecamatan Curug Kabupaten Tangerang, dalam waktu dekat kita akan langsung cek kelokasi tersebut.

"Dalam waktu dekat-dekat ini kita akan terjun langsung untuk mencari tahu ke lokasi yang di maksud dan mengecek siapa tahu masih ada dokumen-dokumen terkait Gafatar, Kita berharap gafatar ini tidak berkembang di wilayah Kabupaten Tangerang dengan seluruh jajaran kapusdin, Bravo, Polres, Kodim, Korem dan seluruh unsur masyarakat bergerak bahu membahu untuk kerjasama agar Gafatar tidak berkembang di Kabupaten Tangerang, mari kita jaga wilayah Kabupaten Tangerang agar tetap aman dan kondusif," Tutup Osman.

Bambang Lastiono Kasi Kewaspadaan Pada Kesbangpol Kabupaten Tangerang menambahkan, Pada tanggal 23 April 2015 kita mendapatkan surat dari Gafatar untuk permohonan Rekomendasi (SKT) namun kita tidak serta-merta langsung menerbitkan SKT tersebut kita lakukan verifikasi dan kroscek terlebih dahulu, dan sampai saat ini Gafatar tidak pernah mendapatkan SKT dari Kesbangpol Kabupaten Tangerang karena pada saat itu kami masih mencurigai keberadaan organisasi Gafatar tersebut, dan ternyata sekarang Gafatar telah dianggang menyimpang.

"Semua unsur bahu membahu supaya Gafatar tidak menyebar dan berkembang di Kabupaten Tangerang, Kesbangpol terus berkoordinasi dan berupaya dengan berbagai unsur FORKOMINDA, selain itu Kesbangpol terus  mengadakan upaya antisipasi seperti melakukan sosialisasi hingga ke tinggat Desa," Kata Bambang.

Sementara itu Dwi Chandra Budiman selaku Kasubag Pemberitaan pada Bagian Humas dan Protokol mengatakan, kita turut antisipasi bersama terkait ormas ini karena saat ini sudah menjadi issue Nasional dan telah meresahkan karena ada beberapa warga yang diduga menghilang, malah di Jawa Tengah ada juga PNS yang masih diduga hilang bersama Gafatar semoga hal itu semua tidak terjadi di kabupaten Tangerang Gemilang ini.




Share this:

 
Copyright © 2014 RANSEL. Designed by OddThemes