TANGERANG SELATAN,korantangsel.com- Tangerang
selatan sebentar lagi Akan memasuki pesta rakyat pasalnya daerah yang merupakan
bagian dari provinsi Banten tersebut akan mengadakan pemilihan walikota baru
pada bulan Desember 2015.
Masyarakat Tangsel tentunya harus bersiap dan benar-benar mencermati siapa pemimpin yang akan duduk dikursi Walikota Tangerang Selatan tersebut, tentunya pemimpin yang bisa mendengar suara-suara rakyatnya.
Masyarakat Tangsel tentunya harus bersiap dan benar-benar mencermati siapa pemimpin yang akan duduk dikursi Walikota Tangerang Selatan tersebut, tentunya pemimpin yang bisa mendengar suara-suara rakyatnya.
Pada saat acara forum rembug warga Tangsel "Mengenal
Kandidat Walikota" Heri Gegarin menegaskan bahwa fokusnya dalam daerah
Tangsel tersebut adalah KORUPSI dimana yang Kita ketahui Negara Indonesia
menduduki Urutan naik dari 114 ke 107 Indeks korupsi yang dikeluarkan
Transparency International yang dilansir dari Corruption Perseptions Index
(CPI) 2014 hari Rabu (03/12/14) di Berlin, Jerman.
Heri gegarin yang merupakan jurnalistik mengatakan,"Hal yang paling penting adalah menghilangan KORUPSI karena kenapa percuma saja Kita membangun fasilitas umum, Ada trotoar Ada jembatan, Kita bangun jalan, klo uangnya dikorup juga Ngak lama bangunan tersebut hancur, jadi hal yang paling utama menurut saya pmberantasan itu dulu setelah itu Kita bisa fokus kepada yang lain,” katanya dengan tegas.
Sementara itu Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany, terkesan tidak mendengarkan aspirasi rakyat, karena sampai saat ini, Tangsel pun masih banyak negatifnya di mata masyarakat, seperti Markas Teroris, Kota Korupsi, dan masih banyak lainnya.
Heri gegarin yang merupakan jurnalistik mengatakan,"Hal yang paling penting adalah menghilangan KORUPSI karena kenapa percuma saja Kita membangun fasilitas umum, Ada trotoar Ada jembatan, Kita bangun jalan, klo uangnya dikorup juga Ngak lama bangunan tersebut hancur, jadi hal yang paling utama menurut saya pmberantasan itu dulu setelah itu Kita bisa fokus kepada yang lain,” katanya dengan tegas.
Sementara itu Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany, terkesan tidak mendengarkan aspirasi rakyat, karena sampai saat ini, Tangsel pun masih banyak negatifnya di mata masyarakat, seperti Markas Teroris, Kota Korupsi, dan masih banyak lainnya.
(korantangsel.com, hafiz)