TANGERANG SELATAN,korantangsel.com- Pesta Rakyat menyambut Pemilihan Presiden Indonesia yang baru telah usai digelar.
Bukan bermaksud latah, Pesta Rakyat Situ Bungur 2014 digelar menutup pekan ini.
Sekitar 3.000 pengunjung hadir dan memadati pesta tersebut.
Tampak anak-anak hingga orang tua tumplek blek di Situ Bungur.
Dalam dua hari gelaran pesta, pengunjung disuguhkan dengan
berbagai acara yang telah dipersiapkan oleh panitia sejak beberapa bulan lalu.
Mulai dari fun boat race, khitanan massal, pengobatan gratis, pembagian
kacamata baca gratis, lomba mulung sampah, parade kesenian, bazaar, orkes
dangdut, parade music, atraksi offroad, fun remote control boat race, hingga
lomba mulung sampah.
Pesta Rakyat Situ Bungur 2014 digelar untuk mengajak warga agar
lebih peduli terhadap lingkungan hidup.
“Menjaga kelestarian lingkungan hidup bukan hanya tanggung jawab
pemerintah, masyarakat sebagai pihak yang langsung bersinggungan dengan
lingkungan hidup di sekitarnya juga dituntut untuk berinisiatif dalam menjaga
kelestarian lingkungan hidup. Itulah mengapa kami menggelar pesta rakyat ini,
sebagai medium untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat akan
pentingnya menjaga kelestarian ekosistem Situ Bungur,” papar Heru Setiawan,
Ketua Pelaksana acara tersebut.
Ya, pelestarian situ bukan hanya tanggung jawab pemerintah saja.
Namun, peran penyadartahuan masyarakat akan pentingnya melestarikan situ juga
membutuhkan dukungan pemerintah, sebagai penanggung jawab pengelolaan situ.
Inisiatif-inisiatif pemuda yang tumbuh dan berkembang di
masyarakat sudah sepatutnya diapresiasi dan dibina, sehingga mampu bersinergi
dengan program-program pengelolaan situ yang telah dan akan dianggarkan dalam
APBD ataupun APBN.
Menurut informasi dari panitia, Pesta Rakyat Situ Bungur 2014
akan berlanjut pada Sabtu (15/11) dengan gelaran utama Festival Palang Pintu
se-Tangerang Selatan. Jadi, bagi pembaca yang tidak sempat menikmati pesta
akhir pekan lalu, dapat meluangkan waktu untuk hadir di November ini.
(korantangsel.com, muhammad ridwan &
berbagai sumber)