RAJA SINGA : PENYAKIT SEKSUAL BAGI KAUM PRIA - RANSEL
Headlines News :
Home » » RAJA SINGA : PENYAKIT SEKSUAL BAGI KAUM PRIA

RAJA SINGA : PENYAKIT SEKSUAL BAGI KAUM PRIA

Written By ADMIN on Tuesday, November 26, 2013 | 3:22 AM

raja singa
KESEHATAN, korantangsel.com- Pernakah Anda mendengar penyakit Sifilis atau raja singa? Penyakit kelamin yang banyak menyerang kaum pria ini, merupakan infeksi menular seksual (IMS) yang disebabkan oleh Treponema Pallidum.

“Sifilis lebih banyak ditemukan pada laki-laki, dengan perbandingan 3,5:1. Bahkan ironisnya, prevalensi sifilis di kalangan laki suka laki (LSL) atau “men who have sex with men” (MSM) kini semakin meningkat,” kata dr. Syifa Komalasari SpKK.

Dokter Spesialis Kulit RS Awal Bros, Klinik Kulit dan Kecantikan Harmonia Tangerang ini mengatakan, walaupun penyakit ini bisa menular melalui hubungan seksual, baik vaginal, rektum, anal maupun oral. Namun, banyak dari penderita sifilis tidak menyadari jika mereka terkena gejala penyakit tersebut.

Syifa menjelaskan, penderita tidak akan menyadari gejala tersebut, sebab sifilis mempunyai beberapa stadium infeksi dan berlanjut pada masa inkubasi, yaitu masa sampai timbulnya gejala luka terbuka yang disebut ‘chancre’ yang terjadi sekitar sembilan sampai 90 hari sudah mulai terlihat.

Pada stadium pertama, luka akan terbuka di daerah genital, rektal, atau mulut dan tidak terasa sakit, bahkan biasanya luka ini akan sembuh dengan sendirinya dalam waktu empat sampai enam minggu. Stadium kedua dari gejala sifilis akan muncul sekitar satu sampai enam bulan setelah infeksi pertama. Penderita akan mengalami ruam kemerahan yang timbul tanpa disertai rasa gatal di bagian-bagian tertentu, seperti telapak tangan dan kaki, atau area lembab seperti skrotum dan bibir vagina.

Selain ruam, Syifa meneruskan, timbul gejala lain akan tampak, seperti demam, pembesaran kelenjar getah bening, sakit tenggorokan, sakit kepala, kehilangan berat badan, nyeri otot, dan perlu diketahui bahwa gejala dan tanda dari infeksi kedua sifilis ini juga akan bisa hilang dengan sendirinya. Namun perlu diingat, bukan berarti sifilis hilang dari tubuh Anda, tapi infeksinya berlanjut hingga stadium laten.

Sifilis tersier yang muncul pada 1/3 dari penderita yang tidak ditangani dengan baik, biasanya timbul satu sampai 10 tahun setelah infeksi awal, tetapi pada beberapa kasus bisa sampai 50 tahun baru timbul. Stadium ini bisa dilihat dengan gejala penyakit sifilis berupa timbulnya benjolan seperti tumor yang lunak. Pada stadium ini, banyak kerusakan organ yang bisa terjadi, mulai dari kerusakan tulang, saraf, otak, otot, mata, jantung, dan organ lainnya.

Syifa menyarankan, berhenti melakukan kontak seksual dengan seseorang yang telah positif dinyatakan memiliki keluhan penyakit raja singa, memiliki satu pasangan hidup dan berusahalah untuk tetap setia, jangan sampai bergonta-ganti pasangan terlebih lagi melakukan hubungan seksual. Hindari alkohol dan konsumsi obat-obatan terlarang, membicarakan secara terbuka mengenai riwayat penyakit kelamin terutama penyakit raja singa yang dialami dengan pasangan, untuk mencari solusi dan jalan keluar penyembuhannya, serta hindari dan jangan pernah melakukan hubungan seks bebas, karena kerugian dan dampak buruknya akan menimpa anda sendiri.

(korantangsel.com-id)


Share this article :

0 comments:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Note: Only a member of this blog may post a comment.

 
Support : Editor Website
Copyright © 2011. RANSEL - All Rights Reserved
www.korantangsel.comBeranda|Info Iklan

INFORMASI SEPUTAR KOTA TANGERANG SELATAN DAN SEKITARNYA