HARMONIA : RUAM POPOK, BERBAHAYAKAH? - RANSEL
Headlines News :
Home » » HARMONIA : RUAM POPOK, BERBAHAYAKAH?

HARMONIA : RUAM POPOK, BERBAHAYAKAH?

Written By ADMIN on Tuesday, November 19, 2013 | 1:16 AM

DOKTER RINI
KESEHATAN, korantangsel.com- Bagi Anda yang memiliki bayi, tentu tidak asing lagi dengan adanya bercak-bercak merah di kulit daerah yang terpasang popok. Bercak ini timbul terutama bila popok tidak diganti dalam waktu yang lama. Bercak ini dikenal sebagai diaper rash atau dermatitis popok, dinamakan demikian karena penyakit ini biasanya terjadi akibat penggunaan popok.

DR. Rini Rasianti Permatasari, SpKK menjelaskan, ruam popok merupakan penyakit peradangan kulit akibat kontak dengan bahan yang bersifat iritan di daerah yang tertutup popok.  Di mana, ruam popok terjadi karena keadaan kulit yang terlalu lembab, kulit basah, kontak lama dengan air kencing dan kotoran, adanya sisa sabun pada popok, diare lebih dari tiga kali, pemakaian krim atau obat oles optikal, efek samping antibiotika yang diminum, kekurangan biotin, dan penurunan kekebalan tubuh.

Rini menambahkan, kondisi kulit yang basah di daerah popok, akan membuat kulit lebih rentan terhadap pengaruhfisik, kimia , dan enzimatik. Karena, kulit yang basah akan meningkatkan penyerapan zat-zat iritan. Selain itu, jamurCandida albicans merupakan faktor lain yang akan menambah permasalahan pada dermatitis popok. 

RUAM POPOK

Mengenai gejala klinis, dokter yang berpraktik di Rumah Sakit Awal Bros Tangerang, Klinik Kulit Harmonia menuturkan, diaper rash biasanya mudah dikenali. Lokasinya khas yaitu pada area kulit yang ditutupi popok. Kulit tersebut tampak merah dan teriritasi. Biasanya muncul pada bokong bayi atau daerah genital, tetapi jarang mengenai daerah lipatan kulit.

Untuk menghidari agar tidak terjadi ruam  popok, pengobatan yang paling efektif dari kelainan kulit ini adalah dengan menghentikan penggunaan popok , gunakan popok sekali pakai dengan bahan superbsorben, cuci alat kelamin dengan air hangat dan sabun ringan, sering-seringlah mengoleskan pelembab setelah dicuci, dan terapi medis untuk dermatitis popok meliputi penggunaan pelembabantijamur, antibiotika, serta obat steroid topikal potensi rendahsesuai kebutuhan yang akan diberikan oleh dokter anda.


 “Intinya adalah mengurangi gesekan kulit dengan permukaan popok, menyerap kelembaban agar kulit di daerah pemakaian popok tetap kering, serta melindungi kulit dari urin dan tinja,” jelasnya.

Nama Dokter
Jadwal Praktek
No. Telp
dr. Rini Rasianti Permatasari, SpKKJum'at      17.00 - 19.00 WIB(021) 5575 8888
ext.2700
Sabtu  09.00 - 13.00 WIB

(korantangsel.com-id)
Share this article :

0 comments:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Note: Only a member of this blog may post a comment.

 
Support : Editor Website
Copyright © 2011. RANSEL - All Rights Reserved
www.korantangsel.comBeranda|Info Iklan

INFORMASI SEPUTAR KOTA TANGERANG SELATAN DAN SEKITARNYA