JENGKOL LANGKA, PEDAGANG MENGELUH - RANSEL
Headlines News :
Home » » JENGKOL LANGKA, PEDAGANG MENGELUH

JENGKOL LANGKA, PEDAGANG MENGELUH

Written By ADMIN on Wednesday, June 5, 2013 | 12:26 AM

Jengkol
TANGERANG SELATAN,korantangsel.com- Bahan pokok lauk pauk yang berjenis “jengkol” yang sering di konsumsi masyarakat khususnya daerah Kota Tangerang Selatan, selama 2 bulan lamanya menjadi bahan lauk pauk yang langka dan susah di dapat di pasar tradisional maupun modern (03/06).

Lauk pauk Jengkol memang banyak di benci orang dikarnakan baunya yang sangat mengganggu penciuman tapi bagi yang hobi lauk pauk jengkol sangat dibutuhkan, saat ini jengkol memang susah di dapat di pasar-pasar karna langka dan nilai harganya pun sangat tinggi.

Alex (35) salah satu pedagang jengkol di Pasar Serpong mengatakan, selama 2 bulan lamanya dirinya sangat bingung dengan kelangkaan jengkol, sampai saat ini diapun tidak pernah dagang jengkol lagi hanya bisa nongkrong dan membantu rekannya berdagang karna memang jengkol saat ini susah didapat untuk di jual di pasar dan banyak pedagang jengkol lainnya yang berpindah propesi yang tadinya dagang jengkol sekarang dagang sayuran dan dagang bumbu dapur.”saya yang sudah 5 tahun lebih dagang jengkol di pasar serpong, baru kali ini saya mogok dagang jengkol selama 2 bulan lamanya dikarenakan jengkolnya susah didapat dipasar induk Tangerang”. ungkapnya saat diwawancari tim reporter korantangsel.com

Nenek Imah (72) padagang nasi uduk di pinggir jalan saat diwawancari tim reporter korantangsel.com mengatakan, “sudah 2 bulan ini saya dagang nasi uduk hanya memakai lauk tempe sama tahu aja yang biasanya memakai lauk jengkol’.

Pasar tradisional

”saya berharap kelangkaan jengkol tidak mamanjang karena banyak pelanggan saya yang menyukai nasi uduk dengan lauk pauk jengkol”.tambahnya”.

Secara terpisah, tim reporter korantangsel.com mendatangi Pasar Induk Tanah Tinggi yang berlokasi di Jalan Jendral Sudirman Kota Tangerang, memang saat ini sudah tidak ada lagi yang berdagang jengkol dikarenakan kelangkaanya.

Sementara itu, pedagang jengkol di Pasar Serpong yang berjumlah dua puluh dua orang ini sangat berharap, dengan kelangkaan jengkol agar Pemerintah Kota Tangerang Selatan, atau Pemerintah Pusat agar segera dapat mengatasi kelangkaan “jengkol”.


(korantangsel.com-ahmad baihaqi)
Share this article :

0 comments:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Note: Only a member of this blog may post a comment.

 
Support : Editor Website
Copyright © 2011. RANSEL - All Rights Reserved
www.korantangsel.comBeranda|Info Iklan

INFORMASI SEPUTAR KOTA TANGERANG SELATAN DAN SEKITARNYA