BREAKING NEWS

Wednesday, September 30, 2020

MELIRIK USAHA HIASAN LAMPU PARALON, TIGA MINGGU TEMBUS 100 PESANAN


BISNIS,koratangsel.com-
Biasanya, orang menggunakan pipa paralon atau yang kerap dikenal dengan pipa PVC untuk membuat sistem perairan bawah tanah. Namun tidak bagi Denny Hasan, Manager Operasional hijART Workshop. Bersama pemuda yang berada di Kampung Sawah Dalam RT 07/04, Kelurahan Panunggangan Utara, Kecamatan Pinang, menjajal usaha lampu hias berbahan dasar paralon.


Dengan kreatifitas para pemuda, Denny mengaku mereka mampu menyulap pipa-pipa paralon menjadi lampu hias yang cantik dengan variasi gambar. Seperti wayang, kartun, kaligrafi, cafe atau dinas pemerintahan yang memesan lampu hias ke hijART workshop. 



"Fungsi utamanya memang sebagai lampu hias, tapi bisa juga sebagai pajangan atau dekorasi ruangan," katanya.

Walaupun usaha lampu hias paralon baru berjalan tiga minggu, Denny mengaku pesanannya sudah berada di angka 100 lampu dan sudah tersebar ke berbagai daerah, seperti Jakarta, Bogor dan Pulau Jawa. 

"Mengenai harga, hijART mematok harga mulai dari Rp 100Ribu untuk logo, karakter biasa Rp 110Ribu, karakter timbul Rp 120Ribu, karakter kaligrafi Rp 140Ribu dan karakter wajah atau wayah Rp 150Ribu," tutupnya. 

(korantangsel.com,dini)

Share this:

 
Copyright © 2014 RANSEL. Designed by OddThemes