Seorang Kake Masuk Bui, Usai Mencabuli Empat Bocah di Tangerang - RANSEL
Headlines News :
Home » » Seorang Kake Masuk Bui, Usai Mencabuli Empat Bocah di Tangerang

Seorang Kake Masuk Bui, Usai Mencabuli Empat Bocah di Tangerang

Written By korantangsel.com on Wednesday, August 26, 2020 | 3:56 PM

 

 


Tangerang Raya, Korantangsel.com-  Seorang kakek, warga Kecamatan Cibodas berinisial AKD alias K(59) terpaksa harus berurusan dengan pihak Kepolisian Sektor Jatiuwung lantaran diketahui mencabuli empat anak di rumahnya saat istrinya tengah bekerja.

Dengan modus mengajak bermain dan memberikan uang jajan Rp 5-10 ribu rupiah dilakukan sang kakek agar anak-anak tersebut pada datang untuk memuluskan niat jahatnya.

Hal tersebut diungkapkan Kapolsek Jatiuwung Kompol Aditya Pratama Simanggara Sambiring
saat ditemui di kantornya, Sabtu (22/8/2020) malam.

“Diamankan atas laporan orang tua korban tanggal 16 Agustus 2020 kemarin, yang curiga saat salah satu anak mengajak anak lainnya untuk datang ke rumah sang kakek,” ujar Aditya.

Lanjut Kapolsek, saat diinterogasi di rumahnya oleh anggota, tersangka mengakui melakukan pencabulan tersebut dan sudah berlangsung lama dengan total korban 4 orang anak.

“Saat korban yang merupakan anak tetangga masuk ke rumahnya, tersangka memasukkan jarinya dan alat kelamin ke anus dan bagian kemaluan (alat vital) dan setelahnya diberikan uang jajan. Korban rata-rata berumur 5-10 tahun,” jelas Kapolsek.

Untuk diketahui, baru empat orang karena masih dalam penyelidikan dan sudah melakukan visum ke rumah sakit dan telah berkoordinasi ke bagian PPA dan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

“Karena kasus ini berhubungan dengan anak dan menghilangkan trauma healing. Kita lakukan koordinasi dengan pihak PPA Polres dan KPAI,” jelasnya.

Saat ini tersangka telah diamankan di Polsek Jatiuwung dengan menyita barang bukti untuk perlengkapan penyidikan.

“Tersangka telah diamankan dan dijerat dengan pasal 76D Jo 81 dan atau 76E Jo 82 Undang-undang (UU) Nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara,” tukasnya.

(Korantangsel.com , Hasan)

 

Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Note: Only a member of this blog may post a comment.

 
Support : Editor Website
Copyright © 2011. RANSEL - All Rights Reserved
www.korantangsel.comBeranda|Info Iklan

INFORMASI SEPUTAR KOTA TANGERANG SELATAN DAN SEKITARNYA