HARI PERTAMA KBM DI SMPN 21 KOTA TANGERANG, SISWA HARUS KENAKAN MASKER - RANSEL
Headlines News :
Home » » HARI PERTAMA KBM DI SMPN 21 KOTA TANGERANG, SISWA HARUS KENAKAN MASKER

HARI PERTAMA KBM DI SMPN 21 KOTA TANGERANG, SISWA HARUS KENAKAN MASKER

Written By korantangsel.com on Tuesday, July 16, 2019 | 2:50 PM


                                             

TANGERANG RAYA,korantangsel.com- Sejumlah siswa di SMPN 21 Kota Tangerang berbenah pada hari pertama sekolah, Senin (15/7/2019). Gedung sekolah yang terjepit proyek tol Bandara Soetta-Kunciran tersebut diselimuti debu imbas pengerjaan proyek.
Pelaksana Harian (Plh) Kepala Sekolah SMPN 21 Kota Tangerang, Sarnoto mengatakan, gangguan debu di sekolahnya sempat mengotori sejumlah ruang di sekolah itu. Para siswa yang sedianya berkegiatan Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS) harus bekerja ekstra membenahin ruangan.
Gangguan debu imbas pengerjaan proyek tol di Jalan Halim Perdana Kusuma, Kelurahan Pajang itu diprediksi berlangsung lama. Lantaran itu Sarnoto mengkhawatirkan kesehatan siswa dan guru terganggu. Ia bakal meminta bantuan masker untuk siswa, pegawai, dan guru SMP tersebut ke Puskesmas ataupun Dinas Kesehatan.

"Kita minta masker, kalau memang nanti diperlukan, ini buat siswa supaya proses belajar mengajar juga lancar," katanya.

Aktivitas membersihkan ruangan sebelumnya dilakukan sejak Jumat lalu. Pihak sekolah bahkan harus mesin penyemprot bertekanan tinggi guna membersihkan sekolah.

"Pakai alat steam punya guru, Jumat, Sabtu, Minggu. Bakal rutin selama ada proyek, kerja ekstra lah," kata Sarnoto.

Sejumlah siswa tampak sudah menggunakan masker di hari pertama masuk sekolah. Salah satu siswa kelas Farida kelas 8 mengaku, gangguan debu membuat matanya gatal. Ia berharap gangguan itu tak berlangsung lama.

"Iya, saya terganggu. Ini juga bawa masker, cuma mata aja," katanya.

Tak hanya itu, imbas dari pembangunan tol ini pun terlihat dari batalnya SMP N 21 untuk mengikuti program Sekolah Adiwiyata, yaitu sebuah program predikat bagi sekolah yang mampu menciptakan lingkungan sehat dan hijau. Pasalnya, SMPN 21 telah mendapatkan predikat itu sejak 2017 lalu. Namun tahun ini SMP urung mengajujan lantaran proyek pembangunan tol tersebut.

"Harusnya tahun ini tingkat nasional. Tahun ini berbenah dulu. Kalau nggak ada proyek tol kita sudah ajukan," keluh Sarnoto.

(korantangsel.com,dens)
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Note: Only a member of this blog may post a comment.

 
Support : Editor Website
Copyright © 2011. RANSEL - All Rights Reserved
www.korantangsel.comBeranda|Info Iklan

INFORMASI SEPUTAR KOTA TANGERANG SELATAN DAN SEKITARNYA