WORLD PURPLE DAY, EPILEPSI BUKANLAH PENYAKIT KUTUKAN - RANSEL
Headlines News :
Home » » WORLD PURPLE DAY, EPILEPSI BUKANLAH PENYAKIT KUTUKAN

WORLD PURPLE DAY, EPILEPSI BUKANLAH PENYAKIT KUTUKAN

Written By redaksi2 Ktangsel on Saturday, April 21, 2018 | 9:10 PM



KESEHATAN,korantangsel.com- Apakah Anda berfikir bahwa penyakit epilepsi merupakan penyakit menular dan penyakit kutukan? Melalui seminar awam "Mari Peduli Epilepsi"yang digagas oleh Siloam Hospitals Lippo Village ini, bisa menghilangkan mitos yang beredar di masyarakat tentang epilepsi bukanlah penyakit aneh, Sabtu (21/4).

Dokter Jeffry Oeswadi, MARS, Vice CEO SHLV mengatakan epilepsi bukanlah termasuk penyakit menular dan penyakit kutukan. Karena sebenarnya, epilepsi adalah penyakit neurologis atau terjadi gangguan pada otak. Namun sayangnya, serangan epilepsi seperti kejang terkadang dianggap bukanlah suatu penyakit.

"Kurangnya pengetahuan masyarakat, membuat penderita epilepsi terlambat ditangani dan mendapat stigma negatif di masyarakat", katanya.

Ia menambahkan,  epilepsi dapat dikontrol dengan minum obat secara teratur, dan rutin kontrol pengobatan yang baik sesuai kondisi pasien. Bahkan, penderita epilepsi juga dapat hidup dan bekerja lakyaknya manusia normal.     

Sementara itu, Dokter Spesialis Saraf Siloam Hospitals Lippo Village, dr. Retno Jayantri Ketaren, SpS mengatakan serangan epilepsi berbeda-beda pada setiap kasus, tergantung otak mana yang terganggu. Selain berupa kejang-kejang, serangan epilepsi dapat berupa hilang kesadaran sesaat seperti 'bengong', sampai tiba-tiba menjatuhkan atau melempar benda yang dipegang.

"Untuk penangannya sendiri, pentingnya orang terdekat seperti orang tua, anak dan kerabat dekat, dapat membantu penyandang epilepsi agar tidak panik setiap kali ada serangan", ucapnya.

Retno menuturkan, berdasarkan data, hampir diseluruh dunia diperkirakan terdapat 4-10 penyandang epilepsi per 1.000 penduduk per-tahun. Sedangkan di Indonesia dari sekitar 250 juta penduduk, diperkirakan 1,5-2,4 juta penyandang epilepsi yang memerlukan pengobatan. "Jadi, hilangkan stigma negatif bahwa penyakit epilepsi itu adalah penyakit kutukan", jelasnya

(korantangsel.com,dini)











Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Note: Only a member of this blog may post a comment.

 
Support : Editor Website
Copyright © 2011. RANSEL - All Rights Reserved
www.korantangsel.comBeranda|Info Iklan

INFORMASI SEPUTAR KOTA TANGERANG SELATAN DAN SEKITARNYA