BREAKING NEWS

Monday, March 6, 2017

PEMBINAAN DAN PENYULUHAN KESELAMATAN BERLALU LINTAS

NASIONAL,korantangsel.com- Workshop bertema Pembinaan dan Penyuluhan Keselamatan Lalu Lintas Jalan di ikuti oleh mahasiswa/i se-Banten. Acara dimulai pukul 09.00 wib ini diselenggarakan di Hotel Yasmin, Binong, Karawaci, Kabupaten Tangerang.

Adapun penyelenggara workshop ini oleh ILed (Institute of Leader) Universitas Indonesia berkerja sama dengan Dishub (Dinas Perhubungan) Pemerintah Provinsi Banten.

Diantaranya mahasiswa/i berasal dari delegasi dari kampus UMN, UNIS, UMT, STPI PPI, STIE Cendikia, UIN dan UNPRI. Sekitar 80 oran lebih mahasiswa/i memenuhi ruangan workshop.

Menurut Sucipto MT, Dishub Pemprov Banten, mengatakan bahwasanya pemuda/i tingkat mahasiswa/i adalah bagian dari pelopor keselamatan berkendara.

"Faktanya, hampir 2 orang per hari meninggal akibat kecelakaan lalin (lalu lintas) ditingkat provinsi Banten," ujarnya.

Ini merupakan gambaran akibat kurangnya pemahaman dilapangan tentang keselamatan berkendara.

Menurut Momon SM, ISDC (Indonesia Smart Drive-Vehice Consulting Mangement), masyarakat harus cerdas berfikir dan bijak saat berkendara.

"Berkendara adalah aktivitas yang membahayakan. Namun ada 3 poin yang harus diketahui yakni defensive riding, safety riding & eco-riding/driving," ungkapnya.

Berdasarkan riset, ditahun 2015 angka kecelakaan mencapai 38.279 jiwa. Melalui inpres No.4 Tahun 2013 Tentang Program Dekade Aksi Keselamatan Jalan, serta Resolusi United Nation (UN) No.64 / 255 Tanggal 10 Maret 2010 Tentang Improving Global Safety Riding. Maka pihak pemerintahan dan aparatur negara mulai sadar melaksanakan penyuluhan agar masyarakat Indonesia tidak melalaikan aspek keamanan berkendara dan menggunakan kebutuhan untuk keselamatan berkendara dan sadar bahaya berkendara melanggar lalu lintas. Karena dampak dari terjadinya kecelakaan sekitar 60,2% nya menyebabkan angka kemiskinan juga meningkat.         



Share this:

 
Copyright © 2014 RANSEL. Designed by OddThemes