BREAKING NEWS

Thursday, April 23, 2015

PASCA GREBEK TAHU FORMALIN, PARA PEDAGANG MERUGI

tahu
TANGERANG SELATAN,korantangsel.com- Pedagang tahu di Pasar Tradisional Ciputat Kota Tangerang Selatan Banten, mengalami penurunan omzet penjualan hingga 50 % perhari, pasca di grebeknya pabrik tahu performalin di daerah Parung Bogor Jawa Barat oleh Satreskrim Polsek Serpong, beberapa hari lalu.

Lesu terlihat di wajah pedagang tahu tak seperti biasanya dalam beberapa hari ini untuk penjualan tahu dari berbagai jenis dan yang utama tahu kotak putih sedikit yang terjual, bahkan pedagang yang biasanya mampu meraup untung 1 juta rupiah perhari, kini hanya mencapai 400 ribu rupiah. Sementara konsumen yang akan membeli tahu, acapkali menanyakan soal pemakaian bahan formalin kepada pedagang dan konsumen lebih memilih tahu yang tidak memakai formalin.

Menurut keterangan Luna, salah satu konsumen, mengatakan bahwa‎ dirinya mengetahui jika tahu yang berformalin itu rasanya agak kenyal dan jika di masak rasanya akan asam, “kalo yg pake formalin biasanya agak kenyal, ga mudah ancur, trus kalo klamaan blm dimasak baunya asam,” ujarnya.

Namun menurut Joepardi, pedagang tahu, “pasca adanya penggrebekan pabrik tahu, penjualan jadi turun gara-gara dikira tahu yang di jualnya memakai formalin, sampe 50 % dari yang biasanya, pusing saya mas….,” katanya saat diwawancarai tim reporter korantangsel.com

Sebelumnya, petugas Satreskrim Polsek Serpong, bersama petugas YLKI Tangerang, menggrebek sebuah pabrik pembuat tahu berformalin di daerah Parung Bogor Jawa Barat dan berhasil mengamankan 2 truk tahu siap edar dan dirigen cairan formalin, serta 7 pegawainya.


(korantangsel.com, milhan wahyudi)

Share this:

 
Copyright © 2014 RANSEL. Designed by OddThemes