TEGARNYA, ARI WIBOWO SANG MANUSIA BERKULIT ULAR - RANSEL
Headlines News :
Home » » TEGARNYA, ARI WIBOWO SANG MANUSIA BERKULIT ULAR

TEGARNYA, ARI WIBOWO SANG MANUSIA BERKULIT ULAR

Written By ADMIN on Saturday, October 4, 2014 | 8:02 PM

manusia ular
TANGERANG SELATAN,korantangsel.com- Ari Wibowo, remaja 16 tahun ini hanya bisa pasrah dengan kondisi tubuhnya, sejak kecil kulitnya selalu mengelupas serta ditumbuhi sisik seperti ular.

Untuk mencegah kulitnya mengering, Ari harus menyiram setiap jam, baik siang maupun bangun tidur serta mengolesi tubuhnya dengan lotion atau salep setiap tiga jam, jika tidak maka kulitnya akan mengeras hingga sulit bergerak. Sedangkan untuk menjaga kelembaban kulitnya saat tidur, dirinya terpaksa harus tidur dilantai.

Menurut sang nenek, kelainan tubuh pada cucunya ini, sejak ia berumur satu tahun, awalnya timbul kemerahan disekujur tubuh lalu keluar bintik-bintik seperti sisik ular hingga remaja, dari kecil dari umur setahun, udah begityu, awalnya bintik-bintik trus jadi bersisik,” kata Masnah sang nenek.

Saat umur 6 tahun, Ari Wibowo berkeinginan sekolah, namun tak satupun sekolah yang mau menerima, umumnya pihak sekolah khawatir bila Ari masuk disekolahnya akan di tinggalkan murid lain yang tidak menghendaki. Walau tidak mengenyam bangku sekolah, namun Ari gemar menggambar, salah satu kesukaannya yaitu mengambar naga.

Selama 16 tahun, remaja ini hanya diasuh oleh sang kakek dan neneknya yang tinggal di Kampung Pondok Pucung, Pondok Aren Kota Tangerang Selatan Banten.

Bersama Kakek Sarpan dan Neneknya Masnah inilah Ari Wibowo tinggal, sedangkan bapak kandungnya, Mutali sudah bercerai dari ibunya Ernawati sejak ia masih bayi. Meski beraktifitas normal kadang teman-temannya ada yang menjauhi karena kondisi ari yang berbeda dengan anak lain.

Tiap hari Ari Wibowo remaja berkulit ular ini hanya membantu menjaga warnet milik orang lain yang kebetulan dekat dengan tempat tinggalnya, selain bersisik seperti ular, penglihatan harus tetap terjaga kelembabannya dengan teratur, lantaran kelopak matanya tidak bisa tertutup.

Keluarga sangat berharap ada donatur atau sukarelawan yang mau membantu pengobatannya agar ari bisa sembuh seperti anak remaja pada umumnya.

(korantangsel.com, milhan wahyudi)


Share this article :

0 comments:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Note: Only a member of this blog may post a comment.

 
Support : Editor Website
Copyright © 2011. RANSEL - All Rights Reserved
www.korantangsel.comBeranda|Info Iklan

INFORMASI SEPUTAR KOTA TANGERANG SELATAN DAN SEKITARNYA