BREAKING NEWS

Sunday, November 1, 2026

Imbas Gelombang Boikot RANS Carnival, Raffi Ahmad Angkat Bicara dan Sampaikan Permohonan Maaf


NASIONAL, korantangsel.com - (DKI Jakarta) Selebritas sekaligus pengusaha Raffi Ahmad akhirnya angkat bicara serta menyampaikan permohonan maaf atas kegaduhan publik yang berdampak langsung pada penyelenggaraan festival hiburan miliknya, RANS Carnival, di Sleman, Yogyakarta 31 Oktober – 1 November 2026..

Gelombang boikot dan kritik tajam masyarakat mengemuka setelah kehadiran Raffi Ahmad dalam acara deklarasi Sumpah Pemuda di Jakarta (28/10)  menuai kontroversi. Polemik semakin memanas usai muncul dugaan penggunaan almamater kampus oleh massa yang disinyalir bukan mahasiswa asli. Sentimen negatif publik di media sosial tersebut dengan cepat berdampak pada gelaran RANS Carnival di Lapangan Maguwoharjo, Sleman (1/11). 

 Akibat aksi boikot tersebut, sejumlah musisi besar yang dijadwalkan mengisi acara—seperti Tipe-X, Guyon Waton, OM Wawes, dan Masdddho—secara bergelombang menyatakan mundur demi menjaga kondusivitas, kenyamanan, serta kepekaan terhadap isu sosial di masyarakat.  Tak hanya itu, deretan tenant UMKM kuliner juga memilih membatalkan partisipasi mereka, sehingga hari pertama pelaksanaan festival tampak sepi penonton.

Merespons iklim yang kurang kondusif tersebut, Raffi Ahmad menyampaikan klarifikasi sekaligus permohonan maaf terbuka atas keresahan yang timbul. Raffi menegaskan bahwa dirinya hanya hadir sebagai undangan dalam agenda deklarasi Sumpah Pemuda tersebut dan tidak memiliki keterlibatan dalam perencanaan maupun susunan kepanitiaan acara.  

"Saya memohon maaf atas kegaduhan yang terjadi hingga berdampak pada kenyamanan masyarakat dan pihak-pihak yang terlibat," ujar Raffi Ahmad dalam keterangannya. "Saya hadir semata-mata atas undangan dan tidak mengetahui detail teknis acara tersebut. Kendati demikian, saya sangat terbuka menerima masukan dan kritik masyarakat selama didasarkan pada fakta."   Ucap rafi

Meski diterpa aksi pengunduran diri massal dari para pengisi acara dan pelaku usaha, pihak manajemen RANS tetap berupaya menyelesaikan rangkaian acara sambil melakukan evaluasi internal guna memulihkan kepercayaan publik dan para mitra usaha yang terdampak.  (korantangsel.com – ian )

Share this:

 
Copyright © 2014 RANSEL. Designed by OddThemes