BREAKING NEWS
Showing posts with label Pendidikan. Show all posts
Showing posts with label Pendidikan. Show all posts

Sunday, June 15, 2025

Pascasarjana Magister Manajemen Universitas Pamulang Gelar PKM di Perumahan Bukit Ravaria

Pascasarjana Magister Manajemen Universitas Pamulang Gelar PKM di Perumahan Bukit Ravaria


Nasional, Korantangsel.com - Mahasiswa/i program pascasarjana magister manajemen Universitas Pamulang melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) di Perumahan Bukit Rivaria, Kelurahan Bedahan, Kecamatan Sawangan, Kota Depok, Jawa Barat, pada Minggu (15/6/2025).

Kegiatan ini merupakan implementasi  kerjasama dan kepedulian terhadap masyarakat khususnya UMKM untuk meningkatkan daya saing di era digitalisasi. Ada 30 (Tiga Puluh) mahasiswa/i yang dibagi beberapa kelompok dengan materi yang berbeda dengan didampingi oleh 12 (dua belas) Dosen pendamping Universitas Pamulang.

Hal tersebut seperti yang di jelaskan oleh Dr. Agustina Mogi,S.Si.,M.M, Dosen Pendamping yang juga sebagai penanggung jawab kegiatan PKM, hal tersebut merupakan rangkaian dasar menuju jenjang selanjutnya.

‎" Pengabdian kepada masyarakat di mana ini adalah salah satu bagian dari Tri Dharma perguruan tinggi, yang pertama adalah pengajaran atau pendidikan di kampus, yang kedua penelitian, yang ketiga adalah pengabdian kepada masyarakat, " ujarnya, Minggu (15/6)

‎Lebih lanjut ia menyebutkan bahwa pentingnya sinergitas antara mahasiswa dan masyarakat memahami cara mengembangkan usaha,

‎" Kami sebagai akademisi mendorong sinergitas antara mahasiswa dan praktisi yang secara teori dikembangkan untuk masyarakat, semoga UMKM nya lebih berkembang lagi dengan adanya kolaborasi ini, " tandasnya.

‎Ditempat yang sama, ketua RW 13, Nana Setyo, mengapresiasi langkah UNPAM, pasalnya, melalui forum grup diskusi ini, warganya dapat menambah wawasan serta pengetahuan berbagai strategi UMKM,

‎" Kegiatan yang sangat bermanfaat , karena UMKM itu membantu memahami sesamannya. Semoga ibu-ibu yang ada di Indonesia ini semuanya semangat tidak hanya di rumah, tetapi memberdayakan menjadi pendamping bapak pada saat keruntuhan ekonomi. Teruslah menyebar kebaikan untuk mahasiswa, " katanya.

Pascasarjana Magister Manajemen Universitas Pamulang Gelar PKM di Perumahan Bukit Ravaria



‎UMKM merupakan tulang punggung perekonomian, oleh karenanya melalui sumber daya manusia, UMKM dapat di pasarkan melalui strategi digital pelaku usaha bisa memberikan inovasi, bahkan dapat menambah daya saing tinggi melalui manajemen keuangan.

‎Ketua KPM UNPAM, Ferdian mengungkapkan, pentingnya membahas tentang bagaimana cara menguasai platform digital agar bisa membangkitkan UMKM di wilayah.

‎" Tujuan kami memberikan materi ini kedepannya agar UMKM yang ada di wilayah ini bisa maju dan berkembang apalagi tujuan kami bersama UMKM ini adalah merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia yang mulai dikembangkan dan di mana-mana oleh karena itu dengan adanya acara ini tujuan kita harus bisa membangkitkan UMKM yang ada disini, " ungkapnya

‎Melalui pemberdayaan UMKM, masyarakat diminta untuk mengaplikasikan penguatan kapasitas sumber daya manusia (SDM), literasi keuangan dan strategi pemasaran guna meningkatkan daya saing tinggi.

Wednesday, May 14, 2025

Rencana Pembatasan Medsos Anak Dapat Dukungan Psikolog

 


PENDIDIKAN, korantangsel.com- Psikolog Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) Kota Tangerang, mendukung rencana pemerintah yang akan membatasi penggunaan media sosial bagi anak. Menurut Arsyita Sri Wulandari, mendukung tetapi tidak melarang dalam penggunaan media sosial.

Pasalnya, lanjut dia, dilihat dari tahap perkembangan anak. Usia di bawah 16 tahun atau remaja ke bawah, tingkat kematangan emosional belum stabil. Sehingga, perlu diperkenalkan dengan gadget atau media sosial agar tidak ketinggalan teknologi. Namun, diperlukan pengawasan, aturan dan pembatasan dalam penggunaan gadget atau media sosial dari orangtua.

“Orangtua harus membuat aturan dalam penggunaan gadget, dua jam dalam satu hari. Itu harus dibuat kesepakatan, dan orangtua harus memberikan contoh positif agar aturan itu berjalan,” katanya.

Ia menambahkan pembatasan usia ini bertujuan untuk melindungi anak dari dampak negatif yang muncul akibat penggunaan medsos, masih perlu dukungan stimulasi untuk perkembangan kognitif, bahasa dan emosi, serta berisiko terpapar konten yang tidak sesuai usia.

“Intinya adalah orangtua harus aktif mendampingi anak, edukasi tentang positif dan negatif dari medsos, serta memulihkan jenis konten yang sesuai. Sebaliknya, anak pun harus paham saat mereka ingin memposting,” ungkapnya.

Ia menyarankan penting untuk diingat bahwa komunikasi terbuka, aturan yang jelas dan contoh yang baik dari orangtua adalah kunci untuk membangun kebiasaan penggunaan media sosial yang positif pada anak-anak.

“Harapan dengan adanya pembatasan ini, anak akan mendapatkan dampak yang baik terutama dalam pertumbuhan dan kesehatan mental mereka,” tutupnya. (korantangsel.com, dini)


Sunday, May 11, 2025

193 Siswa Binus School Serpong di Wisuda, 75 Persen Lulusan Kuliah di Luar Negeri

 

PENDIDIKAN, korantangsel.com- Sebagai bentuk komitmen dalam mencetak lulusan terbaik, Binus School Serpong mewisuda 193 siswa dalam proses kelulusan yang dilaksanakan pada Sabtu (10/5/2025) Sjuman Hall, Tangerang Selatan. 

School Director Binus School Serpong Gerald Donovan mengaku, tahun ini menjadi pencapaian tersendiri. Karena 75 persen atau 754 siswa Binus berhasil diterima diberbagai universitas ternama di dunia. Diantaranya University of Melbourne, University of Toronto, University of Manchester, Kyoto Uiversity dan University of Amsterdam. 

Tak hanya diluar negeri, ia menambahkan, siswa lulusan Binus pun diterima di perguruan tinggi unggulan di Indonesia. Seperti Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Gadjah Mada (UGM), dan BINUS International. 

"Prestasi ini merefleksikan efektivitas sistem pembelajaran inovatif yang diterapkan di BINUS SCHOOL Serpong, yang didukung oleh pendampingan intensif dari para pendidik dalam mempersiapkan siswa. Mulai dari proses pendaftaran, seleksi, hingga pengembangan karakter," katanya.

Ia menyampaikan rasa hormat dapat menyaksikan siswa Binus dapat berkembang menjadi individu yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter dan kepemimpinan yang kuat. Karena proses pembelajaran di BINUS SCHOOL Serpong bertumpu pada tiga pilar utama, yaitu Wellbeing, Personalised Learning, dan Digital Excellence

"Saya berharap, ara lulusan BINUS SCHOOL Serpong terus memberikan dampak positif bagi masyarakat global," tutupnya. (korantangsel.com-dini)

Friday, May 2, 2025

Gubernur Banten Apresiasi Program Angkutan Gratis Bagi Pelajar

 


PENDIDIKAN,korantangsel.com- Gubernur Provinsi Banten Andra Soni mengapresiasi program angkutan sekolah gratis bagi pelajar milik Pemerintah Kota Tangerang, yang diluncurkan saat Hari Pendidikan Nasional (Hardinkas), tepatnya di Stadion Benteng Reborn, Jumat (2/5/2025).

Andra Soni menilai, ini merupakan langkah dan upaya pemerintah dalam peningkatan kualitas pendidikan di Provinsi Banten. Sehingga diharapkan, Kota Tangerang menjadi percontohan dalam program-program pemerintah termasuk sekolah gratis di tingkat SD dan SMP swasta.

“Hari ini pula, kami (Andra-Dimyanti,red) meluncurkan program SD, SMP, SMA dan SKH swasta gratis di Banten dan bisa dinikmati oleh seluruh warga Banten,” katanya. (korantangsel.com-Mega)

Wednesday, March 19, 2025

Dugaan Penyelewengan Dana SPP di UPI Serang, Didi Tasidi Desak Transparansi

 

 


PENDIDIKAN,korantangsel.com- Dugaan penyelewengan dana Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) mahasiswa di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Serang, mencuat ke publik setelah Didi Tasidi mendesak agar kasus ini diusut tuntas demi transparansi.

”Sesuai program dari Pak Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, untuk semua visa harus transparan,” kata Didi Tasidi.

Wakil Direktur Sumber Daya Keuangan UPI Yulianti Fitriani menegaskan, bahwa kebijakan keuangan kampus berada di bawah kendali UPI pusat di Bandung. Sedangkan UPI Serang hanya bertindak sebagai pelaksana di tingkat unit.

"Kebijakan itu semua di UPI pusat, kami (UPI Serang,red) hanya pelaksana," ujar Yulianti.

Ia menegaskan seluruh keputusan terkait pengelolaan dana mahasiswa, termasuk legalisasi ijazah dan proses audit dikendalikan langsung oleh kantor pusat.

Lanjutnya, sistem keuangan di UPI telah memiliki mekanisme audit ketat, baik secara internal maupun eksternal melalui kantor akuntan publik.


Namun, ia tidak merinci apakah audit tersebut telah mencakup dugaan penyelewengan dana mahasiswa di UPI Serang. Ia juga menyebut adanya kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk yayasan sekolah yang turut berperan dalam pengelolaan fasilitas kampus.

Kendati demikian, ia tidak memberikan keterangan apakah dugaan penyelewengan dana SPP terkait dengan kerja sama tersebut.

Sementara itu, UPI juga memiliki program rekognisi pembelajaran lintas kampus yang melibatkan berbagai daerah, seperti Kalimantan Timur dan Papua dengan tujuan untuk memberikan pendidikan lanjutan bagi para guru dari berbagai wilayah.

Hingga berita ini diturunkan, pihak UPI pusat belum memberikan tanggapan resmi terkait dugaan penyelewengan dana SPP di UPI Serang. Publik masih menunggu klarifikasi lebih lanjut dari pihak universitas maupun otoritas terkait. (korantangsel.com,id)

Sunday, February 23, 2025

BINUS SCHOOL Serpong Buktikan Generasi Z dan Alpha Kreatif dan Tangguh lewat School Production

 

PENDIDIKAN,korantangsel.com- Untuk menghilangkan stigma generasi stroberi di kalangan masyarakat terhadap generasi alpha dan merujuk generasi z, yang dinilai dengan istilah merasa tertekan dan rapuh secara mental serta kurang mampu menghadapi kritikan. BINUS SCHOOL Serpong menghadirkan kembali School Production, tepatnya di di Sjuman Hall, BINUS SCHOOL Serpong, Sabtu 22/2/2025).

BINUS SCHOOL Serpong Director, Gerald Donovan mengatakan School production atau drama musikal bertajuk “The Rise of the Houses” menjadi pertunjukkan tahunan dan diadakan rutin yang diikuti oleh siswa Early Years, Primary, Secondary, guru, staf dan orang tua.

"Tahun ini mengangkat cerita tentang konflik empat elemen yang harus bekerja sama demi mencapai tujuan bersama," katanya.

Ia menegaskan dengan adanya School Production ini, dapat mematahkan stigma generasi stroberi. Terbukti selama prosesnya, siswa dari tingkat early years hingga secondary telah membuktikan memiliki mental yang kuat selama satu tahun persiapan. Pasalnya, berbagai tantangan, kesulitan, dan rasa letih berhasil di lalui untuk menyuguhkan pertunjukan terbaik.

Gerald berharap kegiatan ini  dapat mematahkan stigma tentang generasi stroberi di masyarakat dan meningkatkan keterampilan mereka dalam mengerjakan projek kreatif. Terlebih kegiatan ini diikuti oleh siswa dari tingkat early years sampai secondary yang termasuk dalam generasi Z dan Alpha.

"Hari ini kita buktikan, bahwa siswa-siswi BINUSIAN memiliki kemampuan untuk mengatur konsep awal hingga keseluruhan. Mulai dari latihan ber jam-jam, mencoba berbagai hal baru, gagal dan bangkit lagi. Hal tersebut membuat kami sangat bangga dengan generasi muda BINUSIAN,” ujar Gerald.

Ia menjelaskan tema “The Rise of the Houses” juga terinspirasi dari sistem “Houses” yang di adakan oleh BINUS SCHOOL Serpong. Dimana terdiri dari Bear, Tiger, Shark, dan Eagle dengan tujuan sesuai dengan value dari BINUSIAN untuk semakin mempererat rasa solidaritas dan kebersamaan di antara para siswa.

Ketua produksi “The Rise of the Houses”, Shivangi menyampaikan pengalaman selama satu tahun dalam mempersiapkan produksi ini, telah membentuk sebuah tim yang solid. Untuk memberikan pengalaman dan pembelajaran baru, bekal berharga, keterampilan leadership dan problem solving yang semakin terasah.

“Melalui pertunjukan ini, kami belajar banyak sekali. Tidak hanya kreativitas saja yang kita dapatkan tetapi juga keterampilan dalam leadership dan teamwork. Yang di implementasikan dalam drama musikal ini,” ungkap Shivangi.

Dengan di gelarnya School Production ini, BINUS SCHOOL Serpong tidak hanya memberikan ruang bagi siswa untuk mengasah kreativitas. Tetapi juga membekali mereka dengan keterampilan bisnis dan ketahanan mental yang penting di dunia nyata. Hal ini selaras dengan tujuan dari BINUS SCHOOL Serpong, dalam menghadirkan pendidikan yang menyeluruh. Mengasah jiwa kewirausahaan, serta membangun karakter tangguh dan adaptif bagi para siswanya. (Rls/Dini)

Friday, October 25, 2024

15 Persen Pembelajaran di Binus School Serpong Padukan Teknologi AI

 


PENDIDIKAN,korantangsel.com- Seiring dengan kemajuan Artificial Intelligence (AI), Binus School Serpong menyambut perubahan tersebut dengan menggabungkan 15 persen pembelajaran AI dan wellbeing disekolah.

Direktur baru Binus School Serpong, Gerald Donavan mengaku dengan lebih 30 tutor AI yang diintegrasikan ke dalam lingkungan belajar, Binus School Serpong mempelopori pembelajaran yang dipersonalisasi dan terus memposisikan diri sebagai pemimpin dalam inovasi pendidikan di Indonesia.

“Di kelas-kelas konvensional pengajaran sering difokuskan pada siswa yang menyebabkan beberapa siswa bosan, sementara yang lain kewalahan. AI memungkinkan kami menantang setiap siswa sedikit di atas kemampuan mereka saat ini, sehingga mendorong pertumbuhan dan keterlibatan yang lebih efektif,” kata Donavan saat menghadiri acara Media Gathring.

Ia menambahkan penggunaan AI di Binus School Serpong, sudah dimulai dari jenjang kelas 4 SD. Namun, AI yang digunakan adalah AI khusus yang disediakan oleh sekolah dan sudah diatur keamanannya sesuai usia siswa di kelas.

“Ini bukan AI bebas, tapi AI khusus untuk umur tersebut. Sehingga, benar-benar aman,” ungkapnya.

Pada semester ini, lanjutnya, akan meluncurkan program Bring Your Own Device untuk siswa kelas 4 dan di atasnya. Di mana, program ini mengintegrasikan teknologi ke setiap ruang kelas. Artinya, siswa diminta membawa laptop bukan smartphone untuk di seting program AI.

Tidak hanya teknologi, Binus School Serpong memiliki program kesejahteraan siswa atau wellbeing. Program ini merupakan sistem manajemen perilaku bertingkat, yang menawarkan berbagai tingkat dukungan sesuai kebutuhan individu siswa. Tentunya, ini bisa membantu siswa mengembangkan perilaku positif dan keterampilan hidup. Seperti manajemen waktu, kontrol emosi, dan komunikasi melalui lokakarya pengelolaan diri sendiri. (Dini)

Tuesday, August 27, 2024

Siswa Korea Selatan Ikut Pertukaran Budaya Internasional di Youth Exchange Binus School

 

PENDIDIKAN,korantangsel.com- Sebanyak 20 siswa-siswi Korea Selatan mengikuti pertukaran budaya di Youth Exchange Programme BINUS SCHOOL Serpong pada tanggal 27-28 Agustus 2024. Ini merupakan bentuk kerja sama dengan Jeollanamdo Office of Education International Education Institute.

Director of Multicultural Education Department di Jeollanamdo Office of Education International Institute, Yang Jin mengatakan, acara ini memberikan kesempatan bagi siswa-siswi untuk memperkaya pemahaman mereka tentang keragaman budaya di dunia.

"Saya berharap, para siswa dapat menikmati pengalaman budaya Korea dan mengenal satu sama lain dengan baik di masa depan," ujarnya.

 Kepala Sekolah Binus School Serpong, Corey Allison mengungkapkan dengan adanya program pertukaran pelajar  ini juga mempersiapkan calon pemimpin yang berpikiran global tapi tetap melestarikan. nilai-nilai budaya nusantara.

"Ini merupakan kesempatan siswa Binus untuk mengenalkan kekayaan budaya Indonesia, dan kami sangat bahagia bisa menjadi tuan rumah," jelas Corey.

Selain memperkenalkan budaya masing-masing negara, lanjutnya, ini merupakan pengembangan kompetensi budaya dan empati di antara para siswa.

"Saya rasa kegiatan ini akan sangat menyenangkan, karena murid-murid disini sangat antusias. Saya berharap bisa belajar lebih banyak tentang makanan khas Indonesia, atau semacam budaya pop di Indonesia," ucap Ju Yeseul,  pelajar asal Korea Selatan.

Perwakilan Binus School Serpong, Syerafina Audley Yulianto mengaku senang dengan kesempatan yang sudah diberikan untuk terlibat langsung dalam program ini. "Saya sangat bersemangat untuk berbagi cerita tentang budaya Indonesia dan bagaimana Binus School di Indonesia. Kita bisa saling bertukar fakta budaya, mengenal lebih jauh, dan menjaga koneksi global dalam kehidupan sehari hari," tutur Syerafi

Di kegiatan ini, siswa-siswi juga menggelar diskusi mengenai isu-isu lingkungan. Mereka bersama-sama mencari solusi untuk masalah-masalah lingkungan yang dihadapi oleh kedua negara, serta berkampanye untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan. (Dini)

 

 
Copyright © 2014 RANSEL. Designed by OddThemes