KESEHATAN,korantangsel.com- Universitas Pelita Harapan (UPH) bersama UMKM Duo Inang Indonesia, berkolaborasi melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) untuk meningkatkan daya saing produk herbal lokal.
Dosen Fakultas Farmasi UPH Apt. Riskianto, M.S.Farm mengatakan program yang didukung oleh Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Sanintekdikti) ini, berfokus pada pelatihan pembuatan sediaan herbal jamu serbuk instan dan teh herbal sesuai standar Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik (CPOTB).
Lanjutnya, di mana peserta dilatih mulai dari proses pembuatan simplisia, pengolahan bahan hingga pengemasan produk dengan SOP yang terstruktur serta teknologi modern. Seperti, mesin kristalisasi dan oven pengering diterapkan untuk meningkatkan efisiensi serta mutu produk.
Selain pelatihan produksi, ia menjelaskan tim PkM memberikan pendampingan intensif terkait pemasaran digital. Selain itu, mitra dilatih memanfaatkan media sosial, membuat konten kreatif dan mengintegrasikan toko online dengan marketplace.
"Strategi ini mencakup penggunaan Instagram, TikTok, dan Facebook serta optimalisasi SEO dan iklan berbayar untuk menjangkau konsumen lebih luas," katanya.
"Sinergi ini tidak hanya memberikan manfaat ekonomi bagi mitra, tetapi juga membuka peluang pemberdayaan masyarakat sekitar melalui usaha berbasis bahan alam. Dengan dukungan teknologi dan inovasi dari Sanintekdikti, UMKM Duo Inang Indonesia siap menjadi contoh pengembangan usaha herbal yang berkelanjutan," ungkap Ketua Mitra Tina Maretina. (korangtangsel.com-Dini)




